Warga Pamekasan Tertipu Rp500 Juta Modus “Jalur Khusus” Masuk Polri

Avatar

- Reporter

Kamis, 23 Oktober 2025 - 09:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MZ (55) berpakaian kaos tahanan. 

MZ (55) berpakaian kaos tahanan. 

PAMEKASAN, NOTICE – Harapan seorang warga Kabupaten Pamekasan untuk melihat adiknya mengenakan seragam kebanggaan Kepolisian Republik Indonesia berujung pilu. Ia justru kehilangan uang setengah miliar rupiah setelah tertipu oleh seorang pria yang mengaku staf khusus Mabes Polri.

 

Pelaku berinisial MZ (55), warga Kelurahan Bugih, Kecamatan Pamekasan, kini harus berurusan dengan pihak kepolisian. Ia ditangkap Satreskrim Polres Pamekasan setelah menipu korban ASH (35), warga Desa Lembung, Kecamatan Galis, dengan modus bisa meloloskan adik korban menjadi anggota Polri Tahun Anggaran 2025 melalui “jalur khusus”.

BACA JUGA :  Kejari Geledah PUPR Pamekasan Terkait Proyek Jalan Rp2,9 Miliar

 

“Pelaku mengaku sebagai ajudan Kapolri dan menunjukkan kartu identitas staf khusus Mabes Polri untuk meyakinkan korban,” ungkap Kasihumas Polres Pamekasan AKP Jupriadi, Kamis (23/10/2025).

 

Korban yang termakan bujuk rayu kemudian mentransfer uang sebesar Rp500 juta ke rekening pelaku melalui Bank Jatim Unit Larangan, dengan harapan adiknya bisa diterima menjadi anggota Polri. Namun hingga kini, janji manis itu tak pernah terbukti.

 

Kasus ini berawal ketika adik korban gagal dalam seleksi penerimaan Polri pada tahap peringkat daerah, Mei 2025 lalu. Dalam kekecewaannya, korban dikenalkan kepada MZ oleh seorang teman bernama ALSA, yang meyakini MZ benar-benar orang dalam Mabes Polri.

BACA JUGA :  Pelaku Penganiayaan Warga Larangan Ditangkap Polres Pamekasan, Ini Motifnya

 

Namun, semua itu hanya akal bulus. Setelah uang diserahkan, pelaku menghilang dan tidak pernah mengurus apa pun terkait seleksi Polri. Merasa ditipu, korban akhirnya melapor ke Polres Pamekasan.

 

AKP Jupriadi mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur tawaran “jalur cepat” atau “jalur khusus” dalam rekrutmen Polri.

 

“Masuk Polri itu gratis, transparan, dan tanpa calo. Siapa pun yang menjanjikan bisa meloloskan dengan membayar sejumlah uang, bisa dipastikan itu penipu,” tegasnya.

BACA JUGA :  Razia Balap Liar, Polres Pamekasan Kembali Amankan 43 Motor dan 1 Unit Mobil

 

Polisi juga mengimbau agar masyarakat lebih waspada terhadap pihak-pihak yang mengatasnamakan institusi Polri untuk mencari keuntungan pribadi.

 

Kini, tersangka MZ dijerat Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dan/atau Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan, dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara. (nal/mad).

 

Berita Terkait

Korban Investasi Bodong Eks Pegawai BRI Pamekasan Desak Uang Dikembalikan
Direktur CV Dzarrin Dijemput Paksa Soal Dugaan Pengrusakan Lahan Proyek Jalan Tlaga-Bulangan Barat
Mangkir Berulang Kali, Direktur CV Dzarrin Putra Utama Dijemput Paksa Timsus Polres Pamekasan di Gresik
Usai Geledah Setda, Kejari Pamekasan Siapkan Pemanggilan Sejumlah Pihak dalam Kasus Proyek Jalan Telaga Bulangan Barat
Penyidikan Berlanjut, Kejari Pamekasan Geledah Bagian Administrasi Perekonomian Setda
Ketua PW GP Ansor Jatim Apresiasi Gagalnya Penyelundupan Narkoba di Juanda
Kejari Geledah PUPR Pamekasan Terkait Proyek Jalan Rp2,9 Miliar
Kejari Geledah Kantor PUPR Pamekasan Selama Enam Jam

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:34 WIB

Korban Investasi Bodong Eks Pegawai BRI Pamekasan Desak Uang Dikembalikan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:32 WIB

Direktur CV Dzarrin Dijemput Paksa Soal Dugaan Pengrusakan Lahan Proyek Jalan Tlaga-Bulangan Barat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:38 WIB

Mangkir Berulang Kali, Direktur CV Dzarrin Putra Utama Dijemput Paksa Timsus Polres Pamekasan di Gresik

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:59 WIB

Usai Geledah Setda, Kejari Pamekasan Siapkan Pemanggilan Sejumlah Pihak dalam Kasus Proyek Jalan Telaga Bulangan Barat

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:54 WIB

Penyidikan Berlanjut, Kejari Pamekasan Geledah Bagian Administrasi Perekonomian Setda

Berita Terbaru