Kejari Geledah PUPR Pamekasan Terkait Proyek Jalan Rp2,9 Miliar

Avatar

- Reporter

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Kantor PUPR Pamekasan usai dilakukan Penggeledahan.

Suasana Kantor PUPR Pamekasan usai dilakukan Penggeledahan.

PAMEKASAN, NOTICENEWS.id – Laporan masyarakat mengenai dugaan penyimpangan proyek pembangunan jalan di Desa Bulangan Barat, Kecamatan Pegantenan, menjadi pintu masuk Kejaksaan Negeri (Kejari) Pamekasan mengusut dugaan tindak pidana korupsi. Penyidikan yang kini telah berjalan ditandai dengan penggeledahan di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pamekasan, Selasa (4/8/2026).

 

Tim penyidik mendatangi Kantor Dinas PUPR sejak pagi hari dan melakukan penggeledahan di Bidang Bina Marga. Langkah tersebut dilakukan untuk mencari serta mengamankan dokumen maupun perangkat elektronik yang berkaitan dengan proyek pembangunan jalan tahun anggaran 2025.

 

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Pamekasan, Ali Munip, mengatakan bahwa penggeledahan merupakan bagian dari upaya memperkuat pembuktian dalam perkara yang tengah disidik.

 

“Ini tindak lanjut dari proses penyidikan dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pembangunan jalan di Bulangan Barat tahun 2025,” ujarnya usai penggeledahan.

BACA JUGA :  Ribuan Anak Disabilitas Dipeluk dalam Satu Panggung, BIP Tebar Kepedulian Tanpa Sekat di Pamekasan

 

Ali menjelaskan, perkara tersebut bermula dari laporan masyarakat terkait proyek pembangunan jalan yang didanai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Proyek itu memiliki pagu anggaran sekitar Rp3,3 miliar dengan nilai kontrak fisik sekitar Rp2,9 miliar.

 

Seiring berjalannya penyidikan, Kejari akan memanggil sejumlah saksi dari berbagai pihak, baik pejabat di lingkungan Dinas PUPR maupun pihak swasta yang terlibat dalam pelaksanaan proyek.

BACA JUGA :  Bupati Pamekasan Sampaikan LKPJ 2025, Paparkan Capaian Ekonomi dan Kinerja Pemda

 

“Kami juga belum memastikan siapa pihak yang paling bertanggung jawab dalam perkara ini,” katanya.

 

Dari hasil penggeledahan, penyidik mengamankan satu unit komputer dan dua boks dokumen yang selanjutnya akan dianalisis untuk mengungkap dugaan penyimpangan dalam proyek tersebut.

 

“Dugaan pelanggaran masih dalam penelusuran. Kami masih mempelajari dokumen dan perangkat elektronik yang kami peroleh saat penggeledahan tadi,” pungkasnya. (Mad/Aj).

Berita Terkait

Pekan Depan, Polisi Jadwalkan Gelar Perkara Kasus Pengancaman dan Perusakan di Plakpak Pamekasan
Nenek 62 Tahun di Pamekasan Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penistaan Agama 
Kasus Dugaan Pengancaman di Plakpak Pamekasan Naik Penyidikan, Polisi Bidik Penetapan Tersangka
Desak Bea Cukai Madura Transparan, Formasi Pertanyakan Pelimpahan BB 917 Bal Rokok Ilegal
9 Kasus Diungkap dalam Operasi Sikat Semeru 2026, Curanmor Mendominasi
Penolakan Gerai Indomaret di Pamekasan Berujung Perusakan, Polisi Mulai Periksa Saksi
DPO Kasus Narkoba Proppo Diciduk di Rumah Kos, Polisi Sita BB 0,27 Gram
Lolos dari Penggerebekan di Proppo, Terduga Pengedar Narkoba Ditetapkan sebagai DPO

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 15:30 WIB

Pekan Depan, Polisi Jadwalkan Gelar Perkara Kasus Pengancaman dan Perusakan di Plakpak Pamekasan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Nenek 62 Tahun di Pamekasan Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penistaan Agama 

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Kasus Dugaan Pengancaman di Plakpak Pamekasan Naik Penyidikan, Polisi Bidik Penetapan Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Desak Bea Cukai Madura Transparan, Formasi Pertanyakan Pelimpahan BB 917 Bal Rokok Ilegal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:37 WIB

9 Kasus Diungkap dalam Operasi Sikat Semeru 2026, Curanmor Mendominasi

Berita Terbaru