Penyidikan Berlanjut, Kejari Pamekasan Geledah Bagian Administrasi Perekonomian Setda

Avatar

- Reporter

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Seksi Intelijen Kejari Pamekasan, Agus Setiyo Budi, berada di Mobil.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Pamekasan, Agus Setiyo Budi, berada di Mobil.

PAMEKASAN, NOTICENEWS.ID – Penyidikan dugaan tindak pidana korupsi proyek pembangunan jalan tahun anggaran 2025 terus bergulir. Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Pamekasan kembali melakukan penggeledahan, kali ini di Ruang Bagian Administrasi Perekonomian dan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pamekasan, Rabu (5/8/2026).

 

Pantauan di lokasi, sejumlah penyidik tampak keluar dari ruangan dengan membawa beberapa berkas yang diduga berkaitan dengan kebutuhan penyidikan.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Pamekasan, Agus Setiyo Budi, menjelaskan bahwa penggeledahan tersebut dilakukan untuk mencari dan mengamankan alat bukti berupa dokumen maupun berkas yang berkaitan dengan perkara yang sedang ditangani.

“Penggeledahan ini dilakukan untuk mencari, menyita, dan mengamankan dokumen yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi proyek jalan tahun anggaran 2025 sebagai alat bukti dalam penyidikan,” ujar Agus.

Ia menegaskan, kegiatan tersebut tidak berkaitan dengan pemeriksaan terhadap pejabat tertentu. Fokus penyidik saat ini adalah mengumpulkan alat bukti guna memperjelas konstruksi perkara.

BACA JUGA :  Sempat Tertinggal, PAD Dishub Pamekasan Meroket 21 Persen dalam Dua Bulan

“Dengan terkumpulnya alat bukti yang relevan, diharapkan proses penyidikan dapat mengungkap perkara secara lebih terang sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tambahnya.

Penggeledahan di lingkungan Setda ini merupakan lanjutan dari langkah penyidikan yang sebelumnya dilakukan Kejari Pamekasan di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pamekasan pada Selasa (4/8/2026).

Dalam penggeledahan di Dinas PUPR, tim penyidik menyita sejumlah barang bukti berupa perangkat komputer serta dokumen yang diduga berkaitan dengan proyek pembangunan jalan yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

BACA JUGA :  Shalawat Menggema, Ribuan Hati Disatukan: Tangga Seribu Hadirkan Ramadan Penuh Kepedulian di Pamekasan

Berdasarkan informasi yang dihimpun, proyek tersebut memiliki pagu anggaran sekitar Rp3,3 miliar dengan nilai kontrak pekerjaan fisik sekitar Rp2,9 miliar. Hingga kini, Kejari Pamekasan masih terus mendalami perkara tersebut dengan mengumpulkan alat bukti dan keterangan dari berbagai pihak. (Mad/Aj)

Berita Terkait

Pekan Depan, Polisi Jadwalkan Gelar Perkara Kasus Pengancaman dan Perusakan di Plakpak Pamekasan
Industri dan Demonstrasi, Karang Taruna Pamekasan Buka Ruang Uji Gagasan
Malam Kemilau Madura Meriahkan Harjad ke-496 Pamekasan, Menteri hingga Bupati se-Madura Hadir
Bukan Sekadar Relawan, 12 Tahun FRPB Pamekasan Jadi Sahabat Masyarakat di Saat Paling Sulit
Nenek 62 Tahun di Pamekasan Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penistaan Agama 
Kasus Dugaan Pengancaman di Plakpak Pamekasan Naik Penyidikan, Polisi Bidik Penetapan Tersangka
Desak Bea Cukai Madura Transparan, Formasi Pertanyakan Pelimpahan BB 917 Bal Rokok Ilegal
9 Kasus Diungkap dalam Operasi Sikat Semeru 2026, Curanmor Mendominasi

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 15:30 WIB

Pekan Depan, Polisi Jadwalkan Gelar Perkara Kasus Pengancaman dan Perusakan di Plakpak Pamekasan

Kamis, 5 November 2026 - 06:13 WIB

Industri dan Demonstrasi, Karang Taruna Pamekasan Buka Ruang Uji Gagasan

Minggu, 1 November 2026 - 14:54 WIB

Bukan Sekadar Relawan, 12 Tahun FRPB Pamekasan Jadi Sahabat Masyarakat di Saat Paling Sulit

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Nenek 62 Tahun di Pamekasan Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penistaan Agama 

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Kasus Dugaan Pengancaman di Plakpak Pamekasan Naik Penyidikan, Polisi Bidik Penetapan Tersangka

Berita Terbaru