Serapan APBD Pamekasan masih Diangka 70 Persen, Pj Bupati Masrukin Ungkap Banyak Kendala

Avatar

- Reporter

Kamis, 24 Oktober 2024 - 09:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket Foto: Pj Bupati Pamekasan, Masrukin saat diwawancarai di Gedung DPRD Kabupaten Pamekasan.

Ket Foto: Pj Bupati Pamekasan, Masrukin saat diwawancarai di Gedung DPRD Kabupaten Pamekasan.

PAMEKASAN, Noticenews.id – Serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024 di Kabupaten Pamekasan masih mencapai 70 Persen.

Hal itu disampaikan oleh Penjabat (Pj) Bupati Pamekasan, Masrukin usai menghadiri Rapat Paripurna bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, Kamis (24/10).

Pj Bupati Pamekasan, Masrukin mengatakan, bahwa serapan APBD tahun 2024 masih mencapai 70 persen. Capaian tersebut sudah masuk katagori on progres.

BACA JUGA :  Fraksi PKB Pamekasan Sepakat Galian C Ditertibkan untuk Atasi Banjir

“Jadi ada yang perlu disisi anggaran, pekerjaannya sudah selesai tapi belum dibayarkan. Nah, ini persentasenya masih berjalan. Ada serapan anggaran yang memang betul-betul istilahnya terkendala,” ucap Mantan Sekda Pamekasan itu, Kamis (24/10).

Dikatakannya, kendala tersebut bermacam-macam disamping Pemkab Pamekasan melakukan relaksasi anggaran. Relaksasi itu dilakukan dalam rangka untuk mengurangi defisit di APBD selanjutnya.

BACA JUGA :  PWI Pamekasan dan Dinas Perpustakaan Ubah Pola Literasi: Dari Rak Buku ke Layar Gawai

“Kemarin, saya rapat RFA (Realisasi Fisik Anggaran) ya, kita genjot karena kita ditargetkan sarapan anggaran sampai di atas 90 persen. Kendalanya kan banyak, kita kuliti kendalanya apa saja yang masih molor-molor, ini ternyata banyak dan disetiap OPD kendalanya beda-beda,” paparnya.

Lebih lanjut, Masrukin menjelaskan, bahwa dirinya tetap optimis untuk mencapai target serapan tersebut, meskipun tinggal dua bulan menjelang penutupan APBD 2024.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Pamekasan Dorong Makna Kemerdekaan yang Nyata: Warga Harus Bebas dari Kemiskinan

“Harus optimis, kita harus diatas 90 persen. Target minimal 90 persen. Kalau tahun kemarin mencapai 93 sampai 95 persen,” pungkasnya.

Berita Terkait

Aktivis Soroti Anggaran Kaos Rp53,6 Juta Satpol PP dan Damkar Pamekasan
Sulit Dikonfirmasi, Bupati Pamekasan Minta Kepala DKPP tidak Abaikan Fungsi Pers
Kekeringan Meluas ke 82 Desa, Kalaksa BPBD Pamekasan Beralasan Serapan BTT masih Direkap
Alokasi APBD Rp18 Miliar, PAD Sampah DLH Pamekasan Cuma Rp85 Juta
Serapan APBD Baru 60,42 Persen, DLH Pamekasan Berdalih Minim Kompetensi SDM
Sempat Ditolak, Wacana Revitalisasi Terminal Kargo Jadi Pusat UMKM Baru Kembali Diajukan
Pembaruan DTSEN Baru 30 Persen, Warga Pamekasan Terancam Kesulitan Akses Bantuan dan Layanan Kesehatan
Fraksi PKB Kritik Proyeksi APBD 2027, PAD Pamekasan Jadi Sorotan

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Aktivis Soroti Anggaran Kaos Rp53,6 Juta Satpol PP dan Damkar Pamekasan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:10 WIB

Sulit Dikonfirmasi, Bupati Pamekasan Minta Kepala DKPP tidak Abaikan Fungsi Pers

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Alokasi APBD Rp18 Miliar, PAD Sampah DLH Pamekasan Cuma Rp85 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Serapan APBD Baru 60,42 Persen, DLH Pamekasan Berdalih Minim Kompetensi SDM

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Sempat Ditolak, Wacana Revitalisasi Terminal Kargo Jadi Pusat UMKM Baru Kembali Diajukan

Berita Terbaru

Konferensi Pers tentang ungkap kasus operasi Semeru 2026.

Hukum & Kriminal

9 Kasus Diungkap dalam Operasi Sikat Semeru 2026, Curanmor Mendominasi

Jumat, 23 Okt 2026 - 15:37 WIB