PAMEKASAN, NOTICE – Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pamekasan, Almarah Sugandi, menjadi sorotan setelah upaya konfirmasi yang dilakukan wartawan Notice melalui WhatsApp maupun dengan mendatangi kantornya belum membuahkan hasil.
Padahal, konfirmasi tersebut merupakan bagian dari tugas jurnalistik untuk memperoleh informasi langsung dari pejabat yang berwenang. Sikap yang dinilai sulit dihubungi itu juga menjadi perhatian di tengah penegasan Bupati Pamekasan, Kholilurrahman, bahwa wartawan merupakan mitra strategis pemerintah.
Wartawan Notice sebelumnya telah mengirimkan sejumlah pertanyaan melalui WhatsApp pribadi Almarah Sugandi. Namun, pesan tersebut tidak kunjung mendapat respons.
Saat didatangi ke kantor DKPP Pamekasan, pejabat yang akrab disapa Gandi itu juga disebut menghindar dari wartawan.
Sebelumnya, Gandi meminta agar pertanyaan jurnalistik disampaikan melalui WhatsApp pribadinya. Wartawan Notice telah mengikuti arahan tersebut, tetapi konfirmasi yang dikirimkan tetap belum mendapat jawaban hingga berita ini ditulis.
Gandi diketahui baru dilantik sebagai Kepala DKPP Pamekasan pada 18 September 2026. Sebelum menduduki jabatan definitif tersebut, ia menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt) kepala dinas.
Terpisah, Bupati Pamekasan, Kholilurrahman, menegaskan bahwa dirinya telah mengingatkan seluruh pejabat organisasi perangkat daerah (OPD) agar menempatkan wartawan sebagai mitra pemerintah, terutama dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat.
“Saya sudah menekankan bahwa wartawan itu adalah mitra kita. Seharusnya ketika wartawan itu mitra kita dan penyampai berita kepada masyarakat, termasuk berita-berita pembangunan, maka seharusnya duduk sejajar,” ujar Kholilurrahman, Rabu (21/10/2026).
Bupati juga meminta agar wartawan yang mengalami kendala komunikasi dengan pejabat pemerintah menyampaikan laporan secara resmi melalui surat kepada dirinya agar dapat ditindaklanjuti.
“Sebaiknya dari wartawan itu kirim surat ke Bupati. Jadi mohon perhatian. Nanti berdasarkan surat itu kita tindak lanjuti. Itu akan lebih bagus, ya. Saya tunggu ya, sehingga tidak bertepuk sebelah tangan,” pungkasnya.
Hingga berita ini ditulis, Almarah Sugandi belum memberikan tanggapan atas pertanyaan yang disampaikan wartawan Notice. Ruang klarifikasi tetap terbuka bagi yang bersangkutan untuk memberikan penjelasan terkait persoalan tersebut. (znf/Aj).






