Desak Bea Cukai Madura Transparan, Formasi Pertanyakan Pelimpahan BB 917 Bal Rokok Ilegal

Avatar

- Reporter

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Formasi Iklal, saat menyerahkan Tolak angin kepada Andru, sebagai simbol agar Bea Cukai Madura tidak masuk angin.

Ketua Formasi Iklal, saat menyerahkan Tolak angin kepada Andru, sebagai simbol agar Bea Cukai Madura tidak masuk angin.

PAMEKASAN, NOTICE – Puluhan massa yang tergabung dalam Formasi menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Bea Cukai Madura, Senin (26/10/2026). Aksi ini dilakukan untuk mempertanyakan kejelasan penanganan hukum terkait kasus penyitaan 917 bal rokok ilegal yang dilimpahkan oleh pihak Polres Pamekasan kepada Bea Cukai Madura sekitar satu minggu lalu.

Korlap Aksi Iklal menilai Bea Cukai Madura terkesan lambat dan kurang transparan dalam memproses kasus hukum tersebut. Padahal, barang bukti 917 bal rokok ilegal-termasuk rokok jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) bermerek Marbol dan varian rasa lainnya-merupakan hasil penindakan di salah satu rumah warga di Desa Plakpak yang sebelumnya diamankan oleh jajaran Polres Pamekasan.

BACA JUGA :  Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

“Sampai saat ini tidak ada kejelasan berkaitan dengan proses hukum yang berkaitan dengan 917 bal ini. Yang kedua, ini adalah merupakan preseden buruk terhadap proses hukum yang ada di Kabupaten Pamekasan ini,” ujar Iklal.

Iklal menambahkan, barang bukti tersebut diserahkan langsung oleh pihak kepolisian, sehingga pihak Bea Cukai seharusnya sudah menindaklanjuti proses hukumnya secara lebih jelas dan terbuka. Massa mendesak agar penegakan hukum tidak berhenti pada tingkat kepemilikan barang atau distribusinya saja, tetapi juga mengusut tuntas pihak-pihak di balik produksi rokok ilegal tersebut.

BACA JUGA :  Satpol PP Pamekasan Amankan 17 Siswa Bolos Sekolah, Kedapatan Nongkrong di Kafe

Mengingat barang bukti yang disita berjenis SKM (Sigaret Kretek Mesin), massa menduga ada mesin produksi ilegal yang beroperasi secara sengaja di wilayah Kabupaten Pamekasan.

“Kami meminta Bea Cukai Madura tidak hanya menjerat tersangka kepemilikan, tetapi juga memproses hukum pemilik mesin produksi, menutup pabrik yang terlibat, serta menyelidiki dugaan keterlibatan oknum tertentu,” desaknya.

Iklal menyerahkan tolak angin dan minuman penambah imun kepada perwakilan Bea Cukai Madura. Simbol tersebut diberikan agar petugas Bea Cukai tidak masuk angin serta memiliki stamina dan ketegasan moral dalam mengawal penuntasan kasus 917 bal rokok ilegal tersebut. Iklal menegaskan bahwa aksi unjuk rasa ini baru merupakan langkah awal.

BACA JUGA :  Momentum Hakordia, Kejari Pamekasan Beberkan Hasil Penanganan Kasus Korupsi Sepanjang 2025

“Jika tidak ada kejelasan dan tindakan tegas dari Bea Cukai Madura untuk mengusut tuntas kasus ini hingga ke akar-akarnya, maka kami akan kembali turun jalan dengan mengerahkan jumlah massa yang jauh lebih besar,” pungkasnya.

Aksi demontrasi tersebut ditemui oleh pegawai Bea Cukai Madura, Andri. Namun, saat hendak diwawancarai, pihak Bea Cukai Madura tidak bersedia memberikan tanggapan. (znf/Aj).

Berita Terkait

9 Kasus Diungkap dalam Operasi Sikat Semeru 2026, Curanmor Mendominasi
Penolakan Gerai Indomaret di Pamekasan Berujung Perusakan, Polisi Mulai Periksa Saksi
DPO Kasus Narkoba Proppo Diciduk di Rumah Kos, Polisi Sita BB 0,27 Gram
Angin Kencang Terjang Wilayah Palengaan Pamekasan, Atap Halaman Masjid Ambruk
Lolos dari Penggerebekan di Proppo, Terduga Pengedar Narkoba Ditetapkan sebagai DPO
Jaka Jatim Batal Demo Polres Pamekasan, Pilih Audiensi Soal Dugaan Penjarahan dan Pengancaman
Aliansi BEM Pamekasan Demo Bea Cukai Madura, Soroti Kegaduhan Rokok Marbol di Desa Plakpak Pegantenan
Demo di Kantor Bea Cukai Madura, Massa Aksi Desak Selidiki 23 Bos Rokok

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Desak Bea Cukai Madura Transparan, Formasi Pertanyakan Pelimpahan BB 917 Bal Rokok Ilegal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:37 WIB

9 Kasus Diungkap dalam Operasi Sikat Semeru 2026, Curanmor Mendominasi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Penolakan Gerai Indomaret di Pamekasan Berujung Perusakan, Polisi Mulai Periksa Saksi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:27 WIB

DPO Kasus Narkoba Proppo Diciduk di Rumah Kos, Polisi Sita BB 0,27 Gram

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Angin Kencang Terjang Wilayah Palengaan Pamekasan, Atap Halaman Masjid Ambruk

Berita Terbaru

Konferensi Pers tentang ungkap kasus operasi Semeru 2026.

Hukum & Kriminal

9 Kasus Diungkap dalam Operasi Sikat Semeru 2026, Curanmor Mendominasi

Jumat, 23 Okt 2026 - 15:37 WIB