Kesadaran Finansial Meningkat, Gen Z Jadi Motor Utama Pertumbuhan Tabungan Emas Pegadaian

Avatar

- Reporter

Sabtu, 10 Januari 2026 - 10:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gen Z Jadi Motor Utama Pertumbuhan Tabungan Emas Pegadaian.

Gen Z Jadi Motor Utama Pertumbuhan Tabungan Emas Pegadaian.

PAMEKASAN, NOTICE – PT Pegadaian mencatat tren positif dalam lanskap investasi nasional sepanjang tahun 2025. Generasi Z (Gen Z) kini tampil sebagai penggerak utama pertumbuhan produk Tabungan Emas Pegadaian, menandai meningkatnya kesadaran finansial dan perencanaan keuangan sejak usia muda.

 

Berdasarkan data internal perusahaan, jumlah nasabah Tabungan Emas dari kelompok usia Gen Z (kelahiran 1997–2007) tumbuh signifikan sebesar 116% secara tahunan (Year-on-Year/YoY). Angka ini jauh melampaui pertumbuhan kelompok usia lainnya, yakni Milenial sebesar 49% (YoY), Gen X 34% (YoY), serta Baby Boomer 32% (YoY). Hingga akhir 2025, total pengguna Tabungan Emas Pegadaian secara nasional telah mencapai 4,85 juta nasabah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kepala Divisi Bisnis Bulion PT Pegadaian, Kadek Eva Suputra, menilai fenomena ini sebagai sinyal kuat perubahan pola pikir generasi muda terhadap investasi.

BACA JUGA :  DPRD Pamekasan Finalkan KUA-PPAS 2027, Anggaran Diarahkan Perkuat Ekonomi dan Program Prioritas

 

“Pertumbuhan luar biasa di kalangan Gen Z menunjukkan adanya pergeseran paradigma investasi di Indonesia. Anak muda saat ini tidak lagi menunda perencanaan keuangan. Mereka memilih emas sebagai aset safe haven yang stabil, namun tetap fleksibel karena dapat diakses secara digital,” ujar Kadek.

 

Sejalan dengan hal tersebut, Pemimpin Wilayah XII Surabaya PT Pegadaian, Beni Martina Maulan, mengungkapkan bahwa dominasi Gen Z menjadi indikator positif bagi keberlanjutan ekosistem emas Pegadaian.

 

“Gen Z kini semakin matang dalam mengambil keputusan finansial. Di wilayah Surabaya dan sekitarnya, antusiasme generasi muda terhadap Tabungan Emas sangat tinggi. Mereka melihat emas sebagai investasi jangka panjang yang aman, praktis, dan relevan dengan gaya hidup digital,” jelas Beni.

BACA JUGA :  Komisi II DPRD Pamekasan Warning Gudang Tembakau: Jangan Abaikan BPP dan Petani

 

Tren positif ini juga tercermin di tingkat daerah. Deputy Bisnis Area Pamekasan PT Pegadaian, Anwar Hidayat, menyampaikan bahwa wilayah Madura menunjukkan pertumbuhan nasabah Gen Z yang sangat progresif.

 

“Di Area Pamekasan, minat Gen Z terhadap Tabungan Emas terus meningkat. Kesadaran untuk menabung dan berinvestasi sejak dini semakin kuat, terutama karena emas dinilai stabil dan mudah diakses melalui aplikasi Tring!. Ini menjadi potensi besar untuk memperluas basis nasabah Pegadaian ke depan,” ungkap Anwar.

 

Sebagai generasi digital native, Gen Z memiliki preferensi tinggi terhadap layanan yang cepat, praktis, dan berbasis mobile. Hal ini sejalan dengan kemudahan yang ditawarkan aplikasi Tring! by Pegadaian, di mana pembukaan rekening hingga transaksi pembelian emas dapat dilakukan secara real-time hanya dalam hitungan menit. Gaya hidup serba cepat atau “sat-set” menjadi faktor pendorong konsistensi Gen Z dalam menabung emas tanpa proses yang rumit.

BACA JUGA :  DKPP Pamekasan Libatkan Petani dan Pengusaha Rokok Bahas Biaya Pokok Produksi Tembakau

 

Selain dukungan teknologi, maraknya edukasi finansial di media sosial seperti TikTok, Instagram, dan YouTube turut meningkatkan literasi keuangan generasi muda. Paparan informasi tersebut mendorong Gen Z untuk lebih proaktif menyiapkan dana darurat serta perencanaan keuangan jangka panjang di tengah dinamika dan ketidakpastian ekonomi global.

 

Melalui visinya sebagai The Leader in Gold Ecosystem, PT Pegadaian terus berkomitmen menghadirkan inovasi layanan investasi yang aman, likuid, dan mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. Transformasi digital yang berkelanjutan diharapkan mampu menjawab kebutuhan lintas generasi sekaligus memperkuat peran Pegadaian dalam mendorong kemandirian finansial masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda. (znf/Aj).

Berita Terkait

BRI Peduli Bantu Pembangunan Pagar Masjid Darus Salam di Pamekasan
Sempat Ditolak, Wacana Revitalisasi Terminal Kargo Jadi Pusat UMKM Baru Kembali Diajukan
Sempat Tertinggal, PAD Dishub Pamekasan Meroket 21 Persen dalam Dua Bulan
Hari Batik Nasional, Pengrajin Pamekasan Dorong Penguatan Budaya dan Pasar
Diluar Prediksi, Serapan Tembakau di Pamekasan Tembus 42 Ribu Ton
Anggaran Rp770 Juta DBHCHT Disperindag Pamekasan Belum Terealisasi
Serapan DBHCHT 2026 Baru 53 Persen, Program Fisik Terkendala
Terima BLT DBHCHT Buruh Pabrik Rokok, CV Jawara Internasional Dorong Kepatuhan BPJS

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:18 WIB

BRI Peduli Bantu Pembangunan Pagar Masjid Darus Salam di Pamekasan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Sempat Ditolak, Wacana Revitalisasi Terminal Kargo Jadi Pusat UMKM Baru Kembali Diajukan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:18 WIB

Sempat Tertinggal, PAD Dishub Pamekasan Meroket 21 Persen dalam Dua Bulan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:29 WIB

Hari Batik Nasional, Pengrajin Pamekasan Dorong Penguatan Budaya dan Pasar

Rabu, 30 September 2026 - 21:53 WIB

Diluar Prediksi, Serapan Tembakau di Pamekasan Tembus 42 Ribu Ton

Berita Terbaru