DKPP Pamekasan Libatkan Petani dan Pengusaha Rokok Bahas Biaya Pokok Produksi Tembakau

Avatar

- Reporter

Senin, 20 Juli 2026 - 18:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto: Kepala Bidang Produksi DKPP Pamekasan, Andi Ali Syahbana, saat diwawancarai usai pertemuan dengan perwakilan petani dan pengusaha rokok.

Keterangan foto: Kepala Bidang Produksi DKPP Pamekasan, Andi Ali Syahbana, saat diwawancarai usai pertemuan dengan perwakilan petani dan pengusaha rokok.

PAMEKASAN, NOTICENEWS.id – Kenaikan harga pupuk nonsubsidi dan membengkaknya biaya budidaya menjadi sinyal kuat bahwa Biaya Pokok Produksi (BPP) tembakau Kabupaten Pamekasan tahun 2026 akan mengalami penyesuaian.

 

Untuk memastikan besaran BPP sesuai kondisi riil di lapangan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pamekasan menggandeng petani hingga perwakilan perusahaan rokok dalam proses penyusunannya.

 

Pembahasan BPP kini memasuki tahap kedua. Dalam forum tersebut, pemerintah, Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI), dan pelaku industri rokok membahas seluruh komponen biaya produksi sebelum diputuskan dalam forum penetapan yang lebih luas.

BACA JUGA :  Rapat Paripurna LKPJ Bersama Bupati, DPRD Pamekasan Fokus Soroti Kemiskinan dan Pengangguran

 

Kepala Bidang Produksi DKPP Pamekasan, Andi Ali Syahbana, mengatakan penyusunan BPP dilakukan melalui tiga tahapan. Tahap pertama disusun secara internal oleh DKPP, kemudian dibahas bersama asosiasi petani dan perusahaan rokok sebelum dibawa ke forum final yang melibatkan pemerintah daerah, DPRD, serta seluruh pemangku kepentingan sektor pertembakauan.

 

“Kami sudah menghasilkan kesepakatan terkait komponen biaya pokok produksi. Namun, hasil pembahasan belum bisa disampaikan kepada publik karena masih akan dibahas lebih mendalam pada tahap ketiga,” ujarnya, Senin (20/7/2026).

 

Menurut Andi, pembahasan tahap kedua telah menghasilkan titik temu mengenai komponen penyusun BPP. Namun, besaran angka final masih menunggu pembahasan bersama seluruh stakeholder.

BACA JUGA :  Muktamar ke-35 NU Jadi Panggung Turots Ulama Nusantara, Ratusan Manuskrip Bakal Dipamerkan

 

“Hasil pembahasan tahap kedua masih belum bisa kita sampaikan. Intinya sudah menemukan kesepakatan,” katanya.

 

Sementara itu, Ketua APTI Kabupaten Pamekasan, Samukrah, mengungkapkan bahwa hasil pembahasan sementara mengarah pada penyesuaian BPP dibanding tahun sebelumnya. Kenaikan tersebut dipicu meningkatnya sejumlah komponen biaya produksi, terutama harga pupuk nonsubsidi.

 

“Penetapan BPP nantinya akan dipengaruhi oleh meningkatnya sejumlah komponen biaya produksi, terutama harga pupuk nonsubsidi,” ujarnya.

BACA JUGA :  YANMU Wakafkan Dua Ambulans dan 3.000 Mushaf Al-Qur’an untuk Dukung Muktamar ke-35 NU di Tambakberas

 

Selain harga pupuk, biaya tenaga kerja, pengolahan lahan, hingga kebutuhan budidaya lainnya juga menjadi faktor yang memengaruhi perhitungan BPP.

 

“Harga pupuk, biaya tenaga kerja, pengolahan lahan, dan kebutuhan budidaya tembakau juga menjadi faktor yang memengaruhi perhitungan BPP,” jelasnya.

 

Sebagai gambaran, BPP tembakau sawah tahun 2025 ditetapkan sebesar Rp47.685. Dengan meningkatnya biaya produksi pada musim tanam tahun ini, BPP 2026 diperkirakan ikut mengalami penyesuaian.

 

“Perhitungannya tetap naik, tapi untuk angkanya berapa itu bukan ranah saya menyampaikan,” pungkasnya. (Mad/Aj).

Berita Terkait

UHC Prioritas Kembali Aktif, Sekda Pamekasan: Berlaku untuk Semua Layanan Kesehatan
Lantik 9 Pejabat Administrator, Bupati Pamekasan Tekankan Profesionalisme dan Tanggung Jawab
Menu MBG Yayasan Bintang Cahaya Majungan Pamekasan Diprotes Warga
Bupati Pamekasan Dicatut dalam Dugaan Jual Beli Jabatan, BMM Tuntut Pengusutan
Momentum Hari Sumpah Pemuda, PUSKAT Nusantara Beri Penghargaan kepada Founder BIP
Kuota Solar Pamekasan Dipangkas 1.371 KL, Distribusi dan Surat Rekomendasi Disorot
Soroti Antrean BBM Mengular, PC PMII Pamekasan Desak Pemkab Turun Tangan
Kenang Jasa M. Tabrani, Pemprov Jatim Gelar Upacara Sumpah Pemuda di Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:31 WIB

UHC Prioritas Kembali Aktif, Sekda Pamekasan: Berlaku untuk Semua Layanan Kesehatan

Senin, 2 November 2026 - 12:17 WIB

Lantik 9 Pejabat Administrator, Bupati Pamekasan Tekankan Profesionalisme dan Tanggung Jawab

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Menu MBG Yayasan Bintang Cahaya Majungan Pamekasan Diprotes Warga

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Bupati Pamekasan Dicatut dalam Dugaan Jual Beli Jabatan, BMM Tuntut Pengusutan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Momentum Hari Sumpah Pemuda, PUSKAT Nusantara Beri Penghargaan kepada Founder BIP

Berita Terbaru

Kasat Reskrim Polres Pamekasan, AKP Yoyok Hardianto, saat menggelar konferensi pers ungkap kasus dugaan penistaan agama.

Hukum & Kriminal

Nenek 62 Tahun di Pamekasan Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penistaan Agama 

Sabtu, 31 Okt 2026 - 14:42 WIB