Malam Kemilau Madura Meriahkan Harjad ke-496 Pamekasan, Menteri hingga Bupati se-Madura Hadir

Avatar

- Reporter

Senin, 2 November 2026 - 23:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pamekasan Kholilurrahman didampingi Forkompinda membuka acara Kemilau Madura dengan memukul Gong secara simbolis.

Bupati Pamekasan Kholilurrahman didampingi Forkompinda membuka acara Kemilau Madura dengan memukul Gong secara simbolis.

PAMEKASAN, NOTICE – Perayaan Hari Jadi (Harjad) ke-496 Kabupaten Pamekasan berlangsung meriah melalui gelaran Malam Kemilau Madura di halaman Monumen Arek Lancor, Senin (2/11/2026) malam. Mengusung tema “Simfony Budaya Madura”, acara tersebut menjadi panggung untuk merayakan kekayaan budaya dan identitas masyarakat Madura.

Kemeriahan acara yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan melalui Panitia Harjad tahun 2026 itu turut dihadiri Menteri Kebudayaan RI, Menteri Hukum, para bupati se-Madura, Wakil Bupati Pamekasan, Ketua DPRD, jajaran Forkopimda, kepala OPD, serta sejumlah tokoh dan undangan.

BACA JUGA :  1.342 Calon Jamaah Haji Pamekasan Siap Berangkat 2026, Kemenhaj Pastikan Kuota Aman

Malam Kemilau Madura juga dimeriahkan penampilan Blasyik Musik dengan dukungan Bashra Bani Insan Peduli dan Bank Jatim. Perhelatan tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian peringatan hari jadi kabupaten berjuluk Gerbang Salam itu.

Dalam sambutannya, Bupati Pamekasan Kholilurrahman menegaskan pentingnya menjadikan momentum Harjad bukan sekadar seremoni, tetapi juga sebagai pengingat untuk menjaga dan menghidupkan kembali kekayaan budaya daerah.

BACA JUGA :  Pemkab Pamekasan dan BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Sinergi Tingkatkan Kepesertaan Jaminan Sosial

Ia secara khusus menyoroti pamor Pamekasan sebagai Kota Batik yang dinilainya mulai meredup. Pemerintah daerah, kata dia, berkomitmen membangkitkan kembali sektor batik meski masih harus mempertimbangkan prioritas pembangunan lainnya.

“Sampai saat ini, Kota Batik sudah mulai redup. Insyaallah akan kita hidupkan kembali,” kata Kholilurrahman.

Selain batik, Bupati mengingatkan masyarakat agar tidak kehilangan identitas Madura, terutama bahasa daerah, di tengah perkembangan zaman.

“Yang perlu dijaga adalah identitas, salah satunya adalah Bahasa Madura. Kita jangan sampai menjadi bangsa Babilonia, Madura tetap Madura,” tegasnya.

BACA JUGA :  Alumni Bahrul Ulum All Out Sukseskan Muktamar ke-35 NU, Siapkan 50 Transportasi hingga Ribuan Relawan

Dalam kesempatan tersebut, turut disinggung penyerahan penghargaan Warisan Budaya Tak Benda dari Kementerian Kebudayaan, sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dari Kanwil Kementerian Hukum Jawa Timur, serta penghargaan inovasi dari Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri. Penghargaan itu menjadi bentuk pengakuan terhadap kekayaan budaya dan kreativitas masyarakat Pamekasan. (znf/Aj).

Berita Terkait

UHC Prioritas Kembali Aktif, Sekda Pamekasan: Berlaku untuk Semua Layanan Kesehatan
Lantik 9 Pejabat Administrator, Bupati Pamekasan Tekankan Profesionalisme dan Tanggung Jawab
Bukan Sekadar Relawan, 12 Tahun FRPB Pamekasan Jadi Sahabat Masyarakat di Saat Paling Sulit
Menu MBG Yayasan Bintang Cahaya Majungan Pamekasan Diprotes Warga
Bupati Pamekasan Dicatut dalam Dugaan Jual Beli Jabatan, BMM Tuntut Pengusutan
Momentum Hari Sumpah Pemuda, PUSKAT Nusantara Beri Penghargaan kepada Founder BIP
Kuota Solar Pamekasan Dipangkas 1.371 KL, Distribusi dan Surat Rekomendasi Disorot
Soroti Antrean BBM Mengular, PC PMII Pamekasan Desak Pemkab Turun Tangan

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 23:15 WIB

Malam Kemilau Madura Meriahkan Harjad ke-496 Pamekasan, Menteri hingga Bupati se-Madura Hadir

Senin, 2 November 2026 - 19:31 WIB

UHC Prioritas Kembali Aktif, Sekda Pamekasan: Berlaku untuk Semua Layanan Kesehatan

Senin, 2 November 2026 - 12:17 WIB

Lantik 9 Pejabat Administrator, Bupati Pamekasan Tekankan Profesionalisme dan Tanggung Jawab

Minggu, 1 November 2026 - 14:54 WIB

Bukan Sekadar Relawan, 12 Tahun FRPB Pamekasan Jadi Sahabat Masyarakat di Saat Paling Sulit

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Bupati Pamekasan Dicatut dalam Dugaan Jual Beli Jabatan, BMM Tuntut Pengusutan

Berita Terbaru

Kasat Reskrim Polres Pamekasan, AKP Yoyok Hardianto, saat menggelar konferensi pers ungkap kasus dugaan penistaan agama.

Hukum & Kriminal

Nenek 62 Tahun di Pamekasan Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penistaan Agama 

Sabtu, 31 Okt 2026 - 14:42 WIB