Rian Gugur dalam Musibah KM Virgo, Founder Bashra BIP Bang Ali Bantu Rp100 Juta untuk Istri dan Anak

Avatar

- Reporter

Kamis, 17 September 2026 - 21:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Founder Bashra BIP Ali Zainal Abidin, saat taksiyah ke rumah duka, Rian.

Founder Bashra BIP Ali Zainal Abidin, saat taksiyah ke rumah duka, Rian.

PAMEKASAN, NOTICENEWS.ID — Kepergian Nurul Rian Hidayat (33), Anak Buah Kapal (ABK) bagian medis KM Virgo Transport 8, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Terlebih, almarhum meninggalkan seorang istri yang tengah mengandung enam bulan serta seorang putri berusia 18 bulan.

 

Di tengah suasana duka tersebut, Pendiri Bani Insan Peduli, Ali Zainal Abidin, mendatangi rumah duka di Dusun Sambung, Desa Teja Timur, Kabupaten Pamekasan, Kamis (17/9/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya menyampaikan belasungkawa, Ali juga menyerahkan bantuan tunai sebesar Rp100 juta untuk membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan almarhum.

Bantuan tersebut dibagi menjadi tiga peruntukan, yakni Rp50 juta untuk anak almarhum, Rp25 juta untuk orang tua korban, serta Rp25 juta untuk membantu biaya persalinan sang istri yang kini tengah mengandung enam bulan.

BACA JUGA :  Koperasi Induk Tembakau Pertama di Indonesia Lahir di Pamekasan, Menkop: Saatnya Petani Madura Naik Kelas

Kedatangan Ali juga diisi dengan doa bersama puluhan anak yatim dan ratusan warga untuk mendoakan almarhum Nurul Rian.

“Insyaallah almarhum syahid, karena beliau sedang berjuang menafkahi keluarga. Apalagi sebelum kejadian sempat video call menenangkan istri karena kebutuhan hidup satu bulan ke depan sudah disiapkan,” ujar Ali Zainal Abidin di rumah duka.

Menurut keterangan keluarga, Rian masih sempat melakukan video call dengan istrinya, Azimatul Munirah atau Nining, bersama anaknya pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 00.00 WIB.

Percakapan tersebut menjadi komunikasi terakhir sebelum kapal yang ditumpanginya mengalami musibah di perairan Masalembu.

Rian diketahui bekerja sebagai ABK medis KM Virgo Transport 8 yang berlayar dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, menuju Banjarmasin. Kapal tersebut dilaporkan mengalami musibah dan tenggelam di sekitar perairan Masalembu pada dini hari.

BACA JUGA :  Muktamar ke-35 NU Jadi Momentum Kebangkitan Manuskrip Ulama Nusantara

Data evakuasi sementara yang disampaikan keluarga mencatat 108 orang selamat, enam orang meninggal dunia, sementara puluhan lainnya masih dalam pencarian.

Bagi keluarga Rian, kehilangan tersebut terasa semakin berat karena sang istri sebenarnya tengah mempersiapkan tasyakuran tujuh bulanan kehamilannya.

Ali mengatakan, kedatangannya ke rumah duka merupakan bentuk kepedulian terhadap keluarga korban yang tengah menghadapi masa sulit.

“Ini ada doa keluarga korban yang diterima, sehingga di sini banyak yang merasa kehilangan. Sampai Bupati hadir, dari perwakilan Jawa Timur hadir dan saya pun hadir karena seperti sudah ada panggilan. Ternyata benar, sebentar lagi korban dan keluarganya lagi mempersiapkan acara tujuh bulanan untuk anaknya yang masih dalam kandungan,” katanya.

BACA JUGA :  Viral Penolakan Menu MBG, SMAN 2 Pamekasan Ungkap Tidak Layak Konsumsi

Ali berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan kebutuhan keluarga, terutama untuk keberlangsungan hidup anak dan persiapan persalinan Nining.

Sementara itu, Azimatul Munirah menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti karena setelah kepergian suaminya, dirinya sempat khawatir memikirkan kebutuhan medis dan biaya persalinan.

“Terima kasih kepada Bang Ali atas bantuan biaya persalinannya. Saya sempat bingung dan pikiran ke mana-mana, karena biasanya urusan medis atau BPJS diandalkan dari suami. Bantuan ini sangat meringankan beban kami,” pungkasnya. (Mad/Aj).

Berita Terkait

Industri dan Demonstrasi, Karang Taruna Pamekasan Buka Ruang Uji Gagasan
Malam Kemilau Madura Meriahkan Harjad ke-496 Pamekasan, Menteri hingga Bupati se-Madura Hadir
Bukan Sekadar Relawan, 12 Tahun FRPB Pamekasan Jadi Sahabat Masyarakat di Saat Paling Sulit
Desak Bea Cukai Madura Transparan, Formasi Pertanyakan Pelimpahan BB 917 Bal Rokok Ilegal
9 Kasus Diungkap dalam Operasi Sikat Semeru 2026, Curanmor Mendominasi
Penolakan Gerai Indomaret di Pamekasan Berujung Perusakan, Polisi Mulai Periksa Saksi
DPO Kasus Narkoba Proppo Diciduk di Rumah Kos, Polisi Sita BB 0,27 Gram
Angin Kencang Terjang Wilayah Palengaan Pamekasan, Atap Halaman Masjid Ambruk

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 06:13 WIB

Industri dan Demonstrasi, Karang Taruna Pamekasan Buka Ruang Uji Gagasan

Minggu, 1 November 2026 - 14:54 WIB

Bukan Sekadar Relawan, 12 Tahun FRPB Pamekasan Jadi Sahabat Masyarakat di Saat Paling Sulit

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Desak Bea Cukai Madura Transparan, Formasi Pertanyakan Pelimpahan BB 917 Bal Rokok Ilegal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:37 WIB

9 Kasus Diungkap dalam Operasi Sikat Semeru 2026, Curanmor Mendominasi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Penolakan Gerai Indomaret di Pamekasan Berujung Perusakan, Polisi Mulai Periksa Saksi

Berita Terbaru