Bupati Pamekasan Tegaskan Mutasi 103 Pejabat Bukan Sekadar Ganti Kursi: Harus Ada Perubahan Kinerja

Avatar

- Reporter

Sabtu, 19 September 2026 - 09:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman saat melantik dan mengambil sumpah pejabat di lingkungan Pemkab Pamekasan.

Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman saat melantik dan mengambil sumpah pejabat di lingkungan Pemkab Pamekasan.

PAMEKASAN, NOTICENEWS.ID — Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman menegaskan bahwa mutasi dan pengisian jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan tidak boleh berhenti pada pergantian posisi semata.

 

Pesan tersebut disampaikan Kholilurrahman saat melantik dan mengambil sumpah 103 pejabat di lingkungan Pemkab Pamekasan, Jum’at (18/9/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus upaya penyegaran untuk meningkatkan efektivitas kerja dan memastikan roda pemerintahan berjalan semakin baik.

“Mutasi bukan semata-mata tentang berpindah tempat atau berganti posisi, tetapi merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi, peningkatan efektivitas kerja, serta memastikan roda pemerintahan berjalan semakin baik,” tegas KH. Kholil.

Ia mengingatkan, setiap jabatan yang diberikan, baik melalui promosi maupun rotasi, harus dipandang sebagai kepercayaan sekaligus amanah. Di balik jabatan tersebut, kata dia, terdapat tanggung jawab yang lebih besar kepada organisasi, masyarakat, dan terutama kepada Allah SWT.

BACA JUGA :  BPP Tembakau 2026 Naik 6 Persen, Bupati Pamekasan: Jadi Referensi Transaksi Petani dan Gudang

“Jabatan adalah amanah, bukan fasilitas. Jabatan bukan tentang seberapa tinggi posisi kita, tetapi tentang seberapa besar manfaat yang dapat kita berikan,” ujarnya.

KH. Kholil juga meminta 103 pejabat yang baru dilantik tidak sekadar membawa pengalaman dari jabatan sebelumnya. Mereka diharapkan membawa semangat, gagasan, serta etos kerja baru di tempat tugas masing-masing.

“Jangan sampai mutasi hanya mengubah nama di papan jabatan, tetapi tidak mengubah cara kita bekerja,” katanya.

Menurutnya, perubahan harus terlihat dari semangat pelayanan, kecepatan merespons persoalan masyarakat, kualitas koordinasi hingga keberanian melakukan perbaikan.

Karena itu, seluruh pejabat yang dilantik diminta membangun komitmen untuk bekerja secara profesional, menjaga integritas, loyal terhadap tugas dan organisasi, serta menempatkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

BACA JUGA :  BRI Peduli Bantu Pembangunan Pagar Masjid Darus Salam di Pamekasan

Khusus kepada pejabat pimpinan tinggi pratama, Kholilurrahman meminta agar mereka menjadi motor penggerak di masing-masing perangkat daerah.

Ia mendorong para pimpinan untuk membangun tim yang solid, memberikan ruang kepada bawahan untuk berkembang, serta berani mengambil keputusan sepanjang tetap berada dalam koridor peraturan perundang-undangan.

“Bangun tim yang solid, berikan ruang bagi bawahan untuk berkembang, dan jangan ragu mengambil keputusan yang diperlukan sepanjang berada dalam koridor peraturan perundang-undangan,” pesannya.

Sementara kepada pejabat administrator dan pengawas, ia meminta agar kebijakan pemerintah tidak berhenti pada dokumen administratif, tetapi benar-benar diterjemahkan menjadi kerja nyata di lapangan.

“Pastikan program tidak berhenti pada dokumen, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Ia pun mengajak seluruh jajaran Pemkab Pamekasan menjadikan pelantikan tersebut sebagai momentum untuk meningkatkan etos kerja.

BACA JUGA :  Penyambutan Valen DA7 di Pamekasan Tak Dilarang, Asal Patuhi Kesepakatan Ulama

“Mari kita jadikan momentum hari ini sebagai awal untuk bekerja lebih keras, lebih cepat, lebih disiplin, dan lebih ikhlas,” ajaknya.

Kholilurrahman juga mendorong terciptanya budaya kerja yang saling mendukung, terbuka terhadap evaluasi, tidak saling menjatuhkan, serta berani melahirkan inovasi.

Menurutnya, ego jabatan harus ditinggalkan dan digantikan dengan semangat pelayanan kepada masyarakat.

“Mari kita tinggalkan ego jabatan dan kita kedepankan ego pelayanan,” katanya.

Ia menegaskan, masyarakat tidak membutuhkan pemerintah yang hanya terlihat sibuk. Masyarakat membutuhkan pemerintah yang benar-benar hadir, bekerja, memberikan solusi, dan memberikan pelayanan sebaik-baiknya.

“Kepada seluruh pejabat yang baru dilantik, sekali lagi saya ucapkan selamat menjalankan amanah. Buktikan bahwa kepercayaan yang diberikan hari ini dapat dijawab dengan kinerja, integritas, dan hasil nyata,” pungkasnya. (Znf/Aj).

Berita Terkait

Bantuan Budidaya Ikan Air Tawar KKP Rp1 Miliar Menyasar 32 Desa di Pamekasan
Serapan APBD Dinas Perikanan Pamekasan 64 Persen, 60 Persen Terkuras untuk Belanja Pegawai dan TPP
Rapat Paripurna Harjad ke-496 Pamekasan, Ketua DPRD: Kekompakan Kunci Pembangunan
Malam Kemilau Madura Meriahkan Harjad ke-496 Pamekasan, Menteri hingga Bupati se-Madura Hadir
UHC Prioritas Kembali Aktif, Sekda Pamekasan: Berlaku untuk Semua Layanan Kesehatan
Lantik 9 Pejabat Administrator, Bupati Pamekasan Tekankan Profesionalisme dan Tanggung Jawab
Menu MBG Yayasan Bintang Cahaya Majungan Pamekasan Diprotes Warga
Bupati Pamekasan Dicatut dalam Dugaan Jual Beli Jabatan, BMM Tuntut Pengusutan

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 19:54 WIB

Bantuan Budidaya Ikan Air Tawar KKP Rp1 Miliar Menyasar 32 Desa di Pamekasan

Rabu, 4 November 2026 - 20:54 WIB

Serapan APBD Dinas Perikanan Pamekasan 64 Persen, 60 Persen Terkuras untuk Belanja Pegawai dan TPP

Selasa, 3 November 2026 - 18:04 WIB

Rapat Paripurna Harjad ke-496 Pamekasan, Ketua DPRD: Kekompakan Kunci Pembangunan

Senin, 2 November 2026 - 19:31 WIB

UHC Prioritas Kembali Aktif, Sekda Pamekasan: Berlaku untuk Semua Layanan Kesehatan

Senin, 2 November 2026 - 12:17 WIB

Lantik 9 Pejabat Administrator, Bupati Pamekasan Tekankan Profesionalisme dan Tanggung Jawab

Berita Terbaru