PAMEKASAN, NOTICE – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Pamekasan memastikan keberangkatan jamaah haji tahun 2026 mulai menemui titik terang. Sebanyak 1.342 calon jamaah haji dipastikan siap diberangkatkan setelah memenuhi seluruh persyaratan administrasi, termasuk pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BIPIH).
Kepala Kemenhaj Pamekasan, Abdul Halim, menyampaikan bahwa jumlah tersebut merupakan akumulasi jamaah dari gelombang pertama dan kedua yang telah menyelesaikan pelunasan BIPIH.
“Total calon jamaah yang melunasi BIPIH dari gelombang pertama dan kedua mencapai sekitar 1.342 orang dan dinyatakan siap berangkat,” ujar Halim, Senin (19/1/2026).
Ia menjelaskan, calon jamaah yang tidak melakukan pelunasan hingga batas waktu yang ditentukan otomatis dinyatakan gagal berangkat pada tahun ini. Posisi mereka kemudian digantikan oleh jamaah cadangan yang telah memiliki nomor antrean dan menyelesaikan pelunasan BIPIH.
“Jamaah yang tidak melunasi BIPIH telah digantikan oleh jamaah cadangan. Namun, mereka tetap memiliki kesempatan untuk mendaftar kembali pada tahun berikutnya,” jelasnya.
Lebih lanjut, Halim menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pendampingan intensif kepada jamaah yang akan berangkat, baik dari sisi administrasi maupun pembekalan pengetahuan ibadah haji.
Menurutnya, proses pengurusan administrasi seperti paspor, visa, serta pemeriksaan kesehatan jamaah saat ini telah mencapai sekitar 80 persen.
“Kami terus memaksimalkan persiapan agar jamaah dapat berangkat dengan aman dan nyaman,” imbuhnya.
Di akhir keterangannya, Halim mengimbau seluruh calon jamaah untuk mempersiapkan diri secara fisik dan mental serta aktif mengikuti manasik haji dan arahan dari petugas pendamping. (znf/aj).






