Sebagian Insentif Guru Ngaji di Pamekasan Masih Diverifikasi

Avatar

- Reporter

Rabu, 27 Agustus 2025 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabag Kesra Sekda Pamekasan, Abrori Rois saat ditemui di kantornya.

Kabag Kesra Sekda Pamekasan, Abrori Rois saat ditemui di kantornya.

PAMEKASAN//NOTICE – Program kesejahteraan (Kesra) Pemkab Pamekasan terus berjalan, salah satunya melalui penyaluran insentif guru ngaji. Tahun 2025 ini, sebanyak 3.000 guru ngaji ditetapkan sebagai penerima, dengan masing-masing mendapat Rp500 ribu.

Namun, hingga akhir Agustus, pencairan belum sepenuhnya rampung. Sebagian insentif sudah ditransfer langsung ke rekening penerima, sementara sisanya masih dalam proses verifikasi administrasi.

Kabag Kesra Sekda Pamekasan, Abrori Asyari Rois menyebut penyaluran insentif ini merupakan bentuk nyata komitmen Pemkab Pamekasan dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga keagamaan.

BACA JUGA :  Wabup Pamekasan Sidak Dua Dapur SPPG, Soroti Menu Gizi hingga Pengolahan Limbah

“Untuk tahun 2025 ini, kita salurkan kepada 3.000 guru ngaji di seluruh Kabupaten Pamekasan. Mekanismenya melalui transfer langsung ke rekening masing-masing penerima,” jelas Abrori.

Ia menegaskan, program ini menjadi bagian penting dari visi-misi Bupati Pamekasan di bidang keagamaan. Tidak hanya menyentuh aspek kesejahteraan, tetapi juga memperkuat peran guru ngaji sebagai pendidik generasi muda.

BACA JUGA :  Resmi Dilantik, Begini Komitmen Ketua PWI Pamekasan

Dalam penentuan penerima, Kesra menerapkan dua mekanisme: Pertama, rotasi, guru ngaji yang sudah pernah menerima insentif digantikan oleh yang belum pernah mendapatkan. Kedua, kesesuaian regulasi, penerima disesuaikan dengan target dalam peraturan yang berlaku.

Abrori menambahkan, jika ke depan ada tambahan anggaran, maka jumlah penerima insentif akan ditambah. Untuk menjamin kelayakan penerima, Pemkab juga membentuk tim khusus di setiap kecamatan guna melakukan pendataan dan verifikasi.

BACA JUGA :  SPPG Biequeen dan Dinkes Pamekasan Tingkatkan Pemahaman Penjamah Pangan agar Sehat dan Higienis

“Pemkab Pamekasan akan terus berusaha memberikan pelayanan terbaik dan meng-cover semua yang berkaitan dengan keagamaan, terutama insentif bagi guru ngaji,” tegasnya.

Program ini diharapkan tidak hanya meringankan beban ekonomi guru ngaji, tetapi juga memperkuat peran mereka dalam membina generasi muda di bidang keagamaan. (Kur/Mad).

Berita Terkait

Sempat Ditolak, Wacana Revitalisasi Terminal Kargo Jadi Pusat UMKM Baru Kembali Diajukan
Pembaruan DTSEN Baru 30 Persen, Warga Pamekasan Terancam Kesulitan Akses Bantuan dan Layanan Kesehatan
Fraksi PKB Kritik Proyeksi APBD 2027, PAD Pamekasan Jadi Sorotan
Jalan, Air Bersih hingga Rumah Layak, Ini Sasaran TMMD ke-130 Kodim 0826 Pamekasan
Kasus Indomaret Panaan Babak Baru, Polres Pamekasan Bentuk Timsus Usut Pelaku
BIP Hadirkan Keceriaan untuk 500 Anak Yatim di Pasar Malam Pamekasan
Buntut Bangunan Indomaret Dirusak, DPRD Pamekasan Soroti Lonjakan Kuota Ritel Modern
Buntut Audiensi ke Bupati Pamekasan, Penolakan Indomaret Berujung Pembongkaran

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Sempat Ditolak, Wacana Revitalisasi Terminal Kargo Jadi Pusat UMKM Baru Kembali Diajukan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Pembaruan DTSEN Baru 30 Persen, Warga Pamekasan Terancam Kesulitan Akses Bantuan dan Layanan Kesehatan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:47 WIB

Fraksi PKB Kritik Proyeksi APBD 2027, PAD Pamekasan Jadi Sorotan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Jalan, Air Bersih hingga Rumah Layak, Ini Sasaran TMMD ke-130 Kodim 0826 Pamekasan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Kasus Indomaret Panaan Babak Baru, Polres Pamekasan Bentuk Timsus Usut Pelaku

Berita Terbaru

DPO Kasus Narkoba diamankan Polres Pamekasan.

Hukum & Kriminal

DPO Kasus Narkoba Proppo Diciduk di Rumah Kos, Polisi Sita BB 0,27 Gram

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:27 WIB