Ledakan Petasan di Pegantenan Lukai 5 Pemuda, Polisi Bergerak Cepat Sterilisasi Lokasi dan Libatkan Gegana

Avatar

- Reporter

Rabu, 18 Maret 2026 - 00:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Gegana Satbrimob Polda Jatim tengah melakukan Sterilisasi Lokasi.

Tim Gegana Satbrimob Polda Jatim tengah melakukan Sterilisasi Lokasi.

PAMEKASAN, NOTICENEWS.id Dentuman keras yang diduga berasal dari bahan pembuatan petasan menggegerkan warga Dusun Sajum, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Senin malam (16/3/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan lima pemuda mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Ledakan terjadi di rumah salah satu warga, Rofik (alias Rapik). Tak butuh waktu lama, aparat kepolisian langsung bergerak cepat. Kapolsek Pegantenan AKP Heri Siswanto bersama Kasat Reskrim Polres Pamekasan AKP Yoyok Hardianto turun langsung ke lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus melakukan identifikasi awal.

BACA JUGA :  Ramadan Penuh Empati, Polres Pamekasan Tebar 800 Paket Sembako untuk Pejuang Jalanan

Kelima korban yang merupakan warga setempat kini menjalani perawatan intensif di RSUD Pamekasan akibat luka yang diderita dari ledakan tersebut.

Guna mencegah potensi bahaya lanjutan, Polres Pamekasan segera berkoordinasi dengan Tim Gegana Satbrimob Polda Jatim. Pada Selasa siang (17/3/2026), tim khusus tersebut melakukan disposal atau pemusnahan sisa bahan peledak (handak) jenis mercon yang masih ditemukan di sekitar lokasi kejadian.

BACA JUGA :  Bangun Graha Pergerakan, IKA PMII Mojokerto Raya Siapkan Basis Konsolidasi Ide dan Perjuangan

Proses pemusnahan dilakukan di area persawahan Dusun Secang, Desa Plakpak, yang jauh dari permukiman warga. Langkah ini diambil sebagai upaya maksimal untuk memastikan keselamatan masyarakat sekitar dari risiko ledakan susulan.

“Kami bergerak cepat melakukan sterilisasi TKP, dan hari ini seluruh sisa bahan berbahaya telah dimusnahkan oleh Tim Gegana. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak bermain atau menyimpan bahan petasan karena sangat berisiko,” ujar Kasat Reskrim Polres Pamekasan.

BACA JUGA :  Pamekasan Raih Predikat Sangat Inovatif di IGA 2025, Buktikan Transformasi Birokrasi di Tengah Keterbatasan Anggaran

Selain itu, polisi juga telah melakukan serangkaian langkah lanjutan, mulai dari olah TKP bersama Unit Inafis, pendataan saksi dan korban, hingga penyisiran lokasi untuk memastikan tidak ada lagi bahan berbahaya yang tersisa.

Saat ini, situasi di lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif. Sementara itu, Satreskrim Polres Pamekasan masih terus melakukan pendalaman guna mengungkap penyebab pasti insiden tersebut. (znf/Aj).

Berita Terkait

Muktamar ke-35 NU Jadi Momentum Kebangkitan Manuskrip Ulama Nusantara
Viral Video Menu MBG Diduga Berulat, SPPG Batumarmar Bujur Tengah Minta Maaf dan Lakukan Evaluasi
Founder BIP Buka Suara Soal Polemik Bantuan 2 Miliar Griya Lansia
Di Hadapan Mahasiswa UIN Madura, Wakil Ketua DPRD Pamekasan Ingatkan Bahaya Ketergantungan pada AI
Hardiknas Jatim 2026 di Pamekasan Pecahkan Rekor MURI, 24 Ribu Siswa Ikuti Senam Kolosal
Dari Pelantikan ke Aksi: ORMAWA IDB Pamekasan Langsung Gaspol Bekal Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi
Santri Banyuanyar Kembali Harumkan Indonesia, Bupati Pamekasan Beri Restu Menuju Turki

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:48 WIB

Muktamar ke-35 NU Jadi Momentum Kebangkitan Manuskrip Ulama Nusantara

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:37 WIB

Viral Video Menu MBG Diduga Berulat, SPPG Batumarmar Bujur Tengah Minta Maaf dan Lakukan Evaluasi

Senin, 13 Juli 2026 - 00:22 WIB

Founder BIP Buka Suara Soal Polemik Bantuan 2 Miliar Griya Lansia

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:18 WIB

Di Hadapan Mahasiswa UIN Madura, Wakil Ketua DPRD Pamekasan Ingatkan Bahaya Ketergantungan pada AI

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Hardiknas Jatim 2026 di Pamekasan Pecahkan Rekor MURI, 24 Ribu Siswa Ikuti Senam Kolosal

Berita Terbaru