Kunjungi Pamekasan, Gubernur Khofifah Gelontorkan Bansos Rp13,7 Miliar

Avatar

- Reporter

Senin, 9 Maret 2026 - 00:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, didampingi Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, didampingi Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman.

PAMEKASAN, NOTICENEWS.id – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyalurkan bantuan sosial senilai Rp13,7 miliar untuk masyarakat Kabupaten Pamekasan dalam program Sapa Bansos Amaliyah Ramadan 1447 Hijriyah, yang digelar di Bakorwil Pamekasan, Minggu (8/3/2026).

 

Program ini merupakan Sapa Bansos ke-11 yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan secara khusus dirangkai dengan momentum Ramadan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

 

Khofifah menjelaskan bahwa program tersebut menjadi langkah strategis Pemprov Jatim dalam memperkuat sinergi antara kebijakan pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota dalam memperluas perlindungan sosial bagi kelompok rentan.

 

“Bagaimana kita membangun komplementaritas dengan intervensi kebijakan dari pusat dan kabupaten. Pemprov mengambil posisi pada bantuan untuk penyandang disabilitas berat melalui asistensi sosial,” ujar Khofifah.

 

BACA JUGA :  Pemkab Pamekasan Genjot Kampung Budidaya Ikan, Siapkan Bantuan Hingga Rp700 Juta untuk Kelompok Perikanan

Melalui program tersebut, penyandang disabilitas berat mendapatkan bantuan sosial sebesar Rp3,6 juta per tahun yang disalurkan dalam empat tahap. Sementara untuk kelompok lanjut usia, bantuan diberikan melalui Program Keluarga Harapan (PKH) Lansia sebesar Rp2 juta per tahun yang dicairkan secara berkala setiap triwulan.

 

Selain bantuan sosial, Pemprov Jatim juga menyalurkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Desa yang besarannya disesuaikan dengan hasil asesmen kebutuhan di masing-masing wilayah.

 

“Nilainya bervariasi, ada yang Rp90 ribu, Rp100 ribu hingga Rp200 ribu, sesuai hasil assessment,” jelasnya.

 

Tak hanya itu, terdapat pula program zakat produktif yang bersumber dari dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Program ini ditujukan untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

 

Di sektor infrastruktur, Khofifah juga menyoroti kondisi musim hujan yang cukup panjang di Jawa Timur yang berdampak pada kerusakan sejumlah ruas jalan.

BACA JUGA :  DPRD Pamekasan Mulai Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025, Bupati Paparkan Kinerja Keuangan Daerah

 

Menurutnya, jika jalan tersebut merupakan kewenangan provinsi, maka Pemprov Jatim akan langsung melakukan perbaikan. Namun jika berada di bawah kewenangan kabupaten atau desa, Pemprov akan memberikan dukungan berupa bantuan material.

 

“Kalau itu jalan provinsi tentu Pemprov yang memperbaiki. Tetapi kalau jalan kabupaten atau desa, kami memberikan support, misalnya bantuan aspal. Jadi kita urunan atau sharing,” katanya.

 

Dalam kesempatan itu, Pemprov Jatim juga menyalurkan 250 drum aspal untuk mendukung perbaikan jalan di daerah.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Restu Novi Widiani, melaporkan bahwa total bantuan sosial yang dikelola Dinas Sosial Jawa Timur mencapai Rp160.945.500.000.

BACA JUGA :  Polres Pamekasan Klarifikasi Isu Hoaks Razia dan STNK Mati

 

Khusus untuk Kabupaten Pamekasan, bantuan yang disalurkan pada kegiatan tersebut mencapai Rp13.760.750.000 yang berasal dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemprov Jatim.

 

Rinciannya meliputi bantuan dari Dinas Sosial sebesar Rp4.914.200.000, bantuan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) sekitar Rp521.500.000, serta bantuan BK Desa sebesar Rp8.175.000.

 

Selain itu, bantuan zakat produktif dari BUMD juga diberikan kepada 100 penerima manfaat, meningkat dari tahun sebelumnya yang biasanya sekitar 50 orang.

 

Pemprov Jatim juga menyalurkan bantuan satu truk logistik senilai Rp100 juta bagi warga yang terdampak angin kencang yang dikelola oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur.

 

“Sehingga total bantuan yang diterima Kabupaten Pamekasan hari ini mencapai Rp13.760.750.000,” ujar Restu. (znf/Aj).

Berita Terkait

P-APBD 2026 Pamekasan: Belanja Modal Diperkuat, Infrastruktur dan Pelayanan Publik Tetap Jadi Perhatian
Bupati Pamekasan Tegaskan Mutasi 103 Pejabat Bukan Sekadar Ganti Kursi: Harus Ada Perubahan Kinerja
Perkuat Sinergi dan Transparansi, Kejari Pamekasan Gelar Coffee Morning Bersama Insan Pers
Perubahan KUA-PPAS 2026 Disepakati, DPRD dan Pemkab Pamekasan Teken Nota Kesepakatan
Dinsos Pamekasan Tekankan Pemdes Tak Asal Usulkan Penerima BLT DBHCHT, 5.500 Buruh Tani Jadi Sasaran
Gugur Saat Bertugas, Bupati Pamekasan Takziah ke Rumah Duka Nurul Rian ABK KMP Virgo Transport 8
PWI Pamekasan dan Dinas Perpustakaan Ubah Pola Literasi: Dari Rak Buku ke Layar Gawai
Lapas Kelas IIA Pamekasan Bersama CV Ayunda Gelar Petik Hasil Panen Semangka Gold

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 17:03 WIB

P-APBD 2026 Pamekasan: Belanja Modal Diperkuat, Infrastruktur dan Pelayanan Publik Tetap Jadi Perhatian

Sabtu, 19 September 2026 - 09:49 WIB

Bupati Pamekasan Tegaskan Mutasi 103 Pejabat Bukan Sekadar Ganti Kursi: Harus Ada Perubahan Kinerja

Jumat, 18 September 2026 - 11:09 WIB

Perkuat Sinergi dan Transparansi, Kejari Pamekasan Gelar Coffee Morning Bersama Insan Pers

Kamis, 17 September 2026 - 20:52 WIB

Perubahan KUA-PPAS 2026 Disepakati, DPRD dan Pemkab Pamekasan Teken Nota Kesepakatan

Kamis, 17 September 2026 - 16:01 WIB

Dinsos Pamekasan Tekankan Pemdes Tak Asal Usulkan Penerima BLT DBHCHT, 5.500 Buruh Tani Jadi Sasaran

Berita Terbaru