Pagi Mencekam di Pasean Pamekasan, Lansia Ditemukan Tak Bernyawa di Sumur Belakang Rumah

Avatar

- Reporter

Senin, 19 Januari 2026 - 17:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses evakuasi korban di dalam sumur.

Proses evakuasi korban di dalam sumur.

PAMEKASAN, NOTICE – Suasana pagi di Dusun Duwe’ Pote, Desa Dempo Barat, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, mendadak mencekam. Warga dikejutkan oleh penemuan seorang perempuan lanjut usia yang ditemukan tak bernyawa di dalam sumur belakang rumahnya, Senin (19/01/2026).

Korban diketahui bernama Sutina (55). Ia ditemukan di dalam sumur sedalam sekitar 12 meter yang selama ini tidak digunakan sebagai sumber air utama, melainkan untuk keperluan menyiram tanaman.

BACA JUGA :  Pelantikan PC PMII Pamekasan 2026-2027, Fahril Anwar Usung Semangat “PMII Pamekasan Era Baru”

Peristiwa tersebut terungkap sekitar pukul 07.00 WIB, saat warga melihat kondisi mencurigakan di sekitar sumur dan segera menyampaikan informasi tersebut kepada keluarga korban.

Kapolsek Pasean, Iptu Gunarto, menjelaskan bahwa kabar awal diterima oleh suami korban dari tetangga yang menduga ada seseorang terjatuh ke dalam sumur.

“Setelah dicek, ternyata yang berada di dalam sumur adalah istrinya sendiri,” kata Gunarto.

BACA JUGA :  Polisi Gerebek Dua Rumah di Pamekasan, Puluhan Botol Miras Berbagai Jenis Diamankan

Evakuasi korban tidak dapat dilakukan secara cepat. Kedalaman sumur dan dugaan adanya gas berbahaya membuat aparat harus mengutamakan keselamatan.

“Kami langsung berkoordinasi dengan Polres Pamekasan, Satbrimob, dan BPBD untuk membantu proses evakuasi,” jelasnya.

Dari keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit lambung. Dalam satu bulan terakhir sebelum kejadian, korban juga disebut mengalami perubahan perilaku dan cenderung menyendiri.

BACA JUGA :  Warga Komis Sampang Bangun Jalan Sendiri Lewat Gotong Royong & Live TikTok

“Korban bukan ODGJ. Namun keluarga melihat ada perubahan sikap dalam beberapa waktu terakhir,” pungkasnya. (znf/Aj).

Berita Terkait

Mahasiswi UIN Madura Tewas Usai Motor Ditabrak Dump Truck
Sabu Puluhan Gram dan Uang Rp10,4 Juta Disita, Tiga Tersangka Diamankan
Dua Pemuda Tewas dalam Tabrakan Motor di Larangan Pamekasan
Peringati Hari Lahir Pancasila, Bupati Pamekasan Ajak Warga Wujudkan Nilai Pancasila dalam Kehidupan
Empat Sapi Jumbo dan Delapan Kambing Dikurbankan, Tangga Seribu Tebar Ribuan Paket Daging
Pemkab Pamekasan dan BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Sinergi Tingkatkan Kepesertaan Jaminan Sosial
Ribuan Anak Disabilitas Dipeluk dalam Satu Panggung, BIP Tebar Kepedulian Tanpa Sekat di Pamekasan
Terungkap Setelah 5 Tahun, Oknum Guru Ngaji di Pamekasan Diduga Perkosa Anak di Bawah Umur

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:39 WIB

Mahasiswi UIN Madura Tewas Usai Motor Ditabrak Dump Truck

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:01 WIB

Sabu Puluhan Gram dan Uang Rp10,4 Juta Disita, Tiga Tersangka Diamankan

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:04 WIB

Dua Pemuda Tewas dalam Tabrakan Motor di Larangan Pamekasan

Senin, 1 Juni 2026 - 19:57 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila, Bupati Pamekasan Ajak Warga Wujudkan Nilai Pancasila dalam Kehidupan

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:32 WIB

Empat Sapi Jumbo dan Delapan Kambing Dikurbankan, Tangga Seribu Tebar Ribuan Paket Daging

Berita Terbaru

PMII saat melakukan dialog dengan Bupati Pamekasan

Daerah

PMII Desak Penuntasan Tambang Galian C di Pamekasan

Rabu, 24 Jun 2026 - 23:38 WIB