Bos HR Dorong Komitmen Leadership Mitra Kerja Migas, Perkuat Budaya HSSE di Pertamina EP Zona 4 Palembang

Avatar

- Reporter

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CEO PT Oil Erdindo Contraction, Bos HR saat menghadiri Forum HSSE Mitra Kerja Pertamina EP Zona 4 Tahun 2026 di Palembang. Forum yang digelar PT Pertamina EP Zona 4 bersama SKK Migas.

CEO PT Oil Erdindo Contraction, Bos HR saat menghadiri Forum HSSE Mitra Kerja Pertamina EP Zona 4 Tahun 2026 di Palembang. Forum yang digelar PT Pertamina EP Zona 4 bersama SKK Migas.

PALEMBANG, NOTICENEWS.ID — Chief Executive Officer (CEO) PT Oil Erdindo Contraction, H. Mohammad Rudiyanto, yang akrab disapa Bos HR, mendorong penguatan komitmen leadership seluruh mitra kerja di sektor minyak dan gas bumi (migas) untuk membangun budaya Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) yang lebih kuat.

 

Pesan tersebut disampaikan Bos HR saat menghadiri Forum HSSE Mitra Kerja Pertamina EP Zona 4 Tahun 2026 di Palembang. Forum yang digelar PT Pertamina EP Zona 4 bersama SKK Migas tersebut mengusung tema “Penguatan Komitmen Leadership Dalam Penerapan HSSE Culture.”

Menurut Bos HR, kepemimpinan memiliki peran penting dalam memastikan budaya keselamatan tidak berhenti pada aturan dan prosedur, tetapi benar-benar menjadi kebiasaan dalam setiap aktivitas operasional.

BACA JUGA :  Perangi Narkoba, BNNP Jatim Musnahkan Hampir 18 Kg Narkotika di Pamekasan

“Keselamatan bukan hanya soal menjalankan prosedur. Yang paling penting adalah bagaimana keselamatan menjadi budaya dan kesadaran bersama dalam setiap pekerjaan,” ujar Bos HR, Rabu (12/8/2026).

Ia menegaskan, pimpinan perusahaan maupun mitra kerja harus menjadi contoh dalam penerapan standar keselamatan. Komitmen tersebut, kata dia, harus terlihat melalui pengawasan, kedisiplinan, komunikasi, hingga pengambilan keputusan di lapangan.

“Leadership harus hadir memberikan contoh. Kalau pimpinan memiliki komitmen kuat terhadap keselamatan, maka komitmen itu akan menjadi semangat yang diikuti seluruh tim di lapangan,” katanya.

Bos HR menilai, penguatan budaya HSSE menjadi semakin penting karena aktivitas industri migas memiliki tingkat risiko yang membutuhkan pengelolaan secara serius dan konsisten.

Karena itu, setiap pekerjaan harus tetap mengedepankan keselamatan pekerja, keamanan operasional, serta perlindungan terhadap lingkungan.

BACA JUGA :  Trans7 Minta Maaf ke Pondok Pesantren Lirboyo, Akui Ada Kelalaian dalam Proses Penayangan

“Setiap pekerjaan harus kita pastikan dilakukan dengan aman dan bertanggung jawab. Jangan sampai target pekerjaan justru mengesampingkan aspek keselamatan,” tegasnya.

Bos HR juga menyoroti target Zero LTI (Lost Time Injury) yang menjadi salah satu indikator penting dalam penerapan keselamatan kerja.

Menurutnya, pencapaian Zero LTI tidak cukup hanya mengandalkan regulasi atau dokumen keselamatan. Diperlukan komitmen bersama dari pimpinan hingga pekerja yang berada di lapangan.

“Target Zero LTI bukan sekadar angka. Ini merupakan tanggung jawab kita untuk memastikan setiap pekerja bisa berangkat bekerja dengan aman dan kembali ke rumah dalam kondisi selamat,” ungkapnya.

Ia mengapresiasi Forum HSSE Mitra Kerja Pertamina EP Zona 4 karena menjadi ruang untuk mempertemukan para pimpinan dan mitra kerja dalam menyamakan persepsi mengenai pentingnya keselamatan.

BACA JUGA :  CEO Bawang Mas Grup, H. Khairul Umam, Raih Penghargaan CNN Indonesia Awards 2025

“Forum seperti ini penting untuk saling belajar, bertukar pengalaman, dan memperkuat komitmen. Tantangan di lapangan bisa berbeda, tetapi prinsipnya sama, yaitu keselamatan harus menjadi prioritas,” tuturnya.

Bos HR berharap sinergi antara SKK Migas, Pertamina EP Zona 4, dan seluruh mitra kerja dapat terus diperkuat. Menurutnya, kepemimpinan yang konsisten akan menjadi fondasi dalam menciptakan budaya HSSE yang kuat dan berkelanjutan.

“Kami ingin memastikan setiap pekerjaan dilakukan dengan aman, profesional, dan bertanggung jawab. Keselamatan harus menjadi nilai utama dalam setiap langkah perusahaan,” pungkas. (Mad/Aj).

 

Berita Terkait

BIP Raih Dua Penghargaan Asia Award 2026, Ali Zainal Abidin Dorong Gerakan Kemanusiaan Menembus Asia
Di Penghujung HUT ke-81 RI, SeRaP Ajak Warga Jaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa
Presiden RI Prabowo Terima Kartanu Seumur Hidup dari PBNU, Momen Bersejarah di Penutupan Muktamar ke-35 NU
Usai Terpilih Ketum PBNU, Gus Kikin Teken Pakta Integritas: Siap Disanksi Jika Melanggar
Muktamar ke-35 NU Tetapkan Dua Pucuk Pimpinan, Miftachul Akhyar dan Gus Kikin Pimpin PBNU 2026–2031
Pameran Turots Warnai Muktamar ke-35 NU Hidupkan Jejak Keilmuan Ulama Nusantara
Jelang Muktamar NU ke-35, Tambakberas Disulap Jadi Kawasan Muktamar dan Pusat UMKM
HUT ke-81 RI, Bupati Pamekasan: PAD Digenjot, Kekeringan Ditangani hingga Pengeboran Air

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 14:37 WIB

BIP Raih Dua Penghargaan Asia Award 2026, Ali Zainal Abidin Dorong Gerakan Kemanusiaan Menembus Asia

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:56 WIB

Di Penghujung HUT ke-81 RI, SeRaP Ajak Warga Jaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:30 WIB

Presiden RI Prabowo Terima Kartanu Seumur Hidup dari PBNU, Momen Bersejarah di Penutupan Muktamar ke-35 NU

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:10 WIB

Usai Terpilih Ketum PBNU, Gus Kikin Teken Pakta Integritas: Siap Disanksi Jika Melanggar

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:53 WIB

Muktamar ke-35 NU Tetapkan Dua Pucuk Pimpinan, Miftachul Akhyar dan Gus Kikin Pimpin PBNU 2026–2031

Berita Terbaru