Modus Minta Diantar, Pelajar SMP di Pamekasan Jadi Korban Penipuan Motor: Pelaku Dibekuk Polisi

Avatar

- Reporter

Kamis, 23 April 2026 - 09:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terduga pelaku saat dibonceng oleh korban dengan modus minta diantar.

Terduga pelaku saat dibonceng oleh korban dengan modus minta diantar.

PAMEKASAN, NOTICENEWS.id – Aksi penipuan dengan modus sederhana namun licik kembali memakan korban. Seorang pelajar SMP di Pamekasan harus kehilangan sepeda motornya setelah dimanfaatkan oleh seorang perempuan yang berpura-pura meminta bantuan di jalan.

 

Namun, pelarian pelaku tak berlangsung lama. Satreskrim Polres Pamekasan bergerak cepat dan berhasil meringkus terduga pelaku kurang dari 24 jam sejak laporan diterima.

 

Kapolres Pamekasan melalui Kasi Humas, IPDA Yoni Evan Pratama, mengungkapkan bahwa pelaku berinisial SP (21), warga Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu, berhasil diamankan bersama barang bukti.

BACA JUGA :  Dua Ponsel Raib Saat Pemilik Terlelap, Pemilik Toko Kelontong di Pamekasan Lapor Polisi

 

Peristiwa bermula pada Senin (20/04/2026) siang di kawasan Desa Pademawu Barat. Pelaku menyasar korban yang masih di bawah umur dengan berpura-pura meminta diantar ke tempat kos.

 

“Di tengah perjalanan, pelaku meminta korban berhenti dan meminjam motor dengan alasan membeli sesuatu. Namun setelah itu, motor langsung dibawa kabur ke arah Sumenep,” jelas IPDA Yoni, Kamis (23/4).

BACA JUGA :  Bangun Graha Pergerakan, IKA PMII Mojokerto Raya Siapkan Basis Konsolidasi Ide dan Perjuangan

 

Mendapat laporan dari orang tua korban, Tim Opsnal Satreskrim langsung melakukan penyelidikan intensif. Hasilnya, pada Selasa (21/04/2026) malam sekitar pukul 21.00 WIB, pelaku berhasil dilacak dan ditangkap.

 

Barang bukti berupa satu unit sepeda motor Mio Soul GT bernopol M 2615 BC turut diamankan. Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengakui perbuatannya dan mengaku belum sempat menjual kendaraan tersebut.

BACA JUGA :  Istri ASN Ikut Terseret Kasus Penganiayaan Kurir JNT di Pamekasan

 

Kini, pelaku telah diamankan di Mapolres Pamekasan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut dan dijerat Pasal 492 KUHPidana tentang penipuan.

 

Polisi pun mengingatkan masyarakat agar lebih waspada, terutama kepada anak-anak yang rentan menjadi target kejahatan dengan modus serupa.

 

“Orang tua harus memberikan edukasi kepada anak agar tidak mudah percaya kepada orang asing, apalagi saat membawa kendaraan,” pungkasnya. (znf/Aj).

 

Berita Terkait

Terungkap Setelah 5 Tahun, Oknum Guru Ngaji di Pamekasan Diduga Perkosa Anak di Bawah Umur
Eks Anggota DPRD Sumenep Dijemput Paksa, Kasus Penipuan Alat Berat Rp 1 Miliar Berujung Penahanan
Diperiksa KPK, CEO Bawang Mas Group Haji Her Tegaskan Tak Kenal Tersangka Kasus DJBC
CEO Bawang Mas Group Haji Her Datangi Gedung Merah Putih KPK, Penuhi Pemeriksaan Kasus Suap Bea Cukai
Bocah 5 Tahun di Pasean Pamekasan Tewas Diserang Monyet Lepas Saat Bermain
Polisi Gerebek Dua Rumah di Pamekasan, Puluhan Botol Miras Berbagai Jenis Diamankan
Imigrasi Kelas II Non TPI Pamekasan Deportasi Tiga WNA Malaysia Penyalahguna Izin Tinggal
Musnahkan Ribuan Botol Miras, Bupati Pamekasan Warning Keras Pengusaha Nakal

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 09:19 WIB

Modus Minta Diantar, Pelajar SMP di Pamekasan Jadi Korban Penipuan Motor: Pelaku Dibekuk Polisi

Rabu, 22 April 2026 - 18:29 WIB

Terungkap Setelah 5 Tahun, Oknum Guru Ngaji di Pamekasan Diduga Perkosa Anak di Bawah Umur

Sabtu, 18 April 2026 - 13:42 WIB

Eks Anggota DPRD Sumenep Dijemput Paksa, Kasus Penipuan Alat Berat Rp 1 Miliar Berujung Penahanan

Kamis, 9 April 2026 - 18:47 WIB

Diperiksa KPK, CEO Bawang Mas Group Haji Her Tegaskan Tak Kenal Tersangka Kasus DJBC

Kamis, 9 April 2026 - 16:13 WIB

CEO Bawang Mas Group Haji Her Datangi Gedung Merah Putih KPK, Penuhi Pemeriksaan Kasus Suap Bea Cukai

Berita Terbaru