Warga Komis Sampang Bangun Jalan Sendiri Lewat Gotong Royong & Live TikTok

Avatar

- Reporter

Minggu, 12 April 2026 - 22:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga dan pemuda Desa Komis tengah melakukan perbaikan secara gotong royong 

Warga dan pemuda Desa Komis tengah melakukan perbaikan secara gotong royong 

SAMPANG, NOTICENEWS.id – Ketika pembangunan tak kunjung merata, warga Desa Komis, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang memilih tidak menunggu. Mereka bergerak melalui komunitas Masyarakat Komis Bergerak (MKB), warga dan pemuda setempat kembali menunjukkan aksi nyata dengan memperbaiki jalan rusak di Kampung Kaju Setenggih, Dusun Malakah, Sabtu (11/4/2026).

 

Perbaiki jalan Ini merupakan aksi jilid II, lanjutan dari gerakan swadaya yang kian membesar. Berangkat dari keprihatinan terhadap akses jalan yang menghambat aktivitas warga, MKB menjadikan gotong royong sebagai solusi. Slogan “Desa Kita, Tanggung Jawab Kita Bersama” bukan sekadar kata, tapi diwujudkan dalam kerja nyata.

 

Abdul Basid, salah seorang warga yang terlibat, menyebut progres pengerjaan terus menunjukkan hasil signifikan.

 

“Total sudah sekitar 51 meter. Malam pertama 18 meter, malam kedua 18 meter, dan tadi malam sekitar 15 meter,” ujarnya.

 

Perbaikan dilakukan bertahap setiap malam di titik-titik paling mendesak. Namun, tingginya antusiasme warga membuat target terus berkembang. Yang menarik, gerakan ini tidak hanya bertumpu pada tenaga, tapi juga kreativitas pendanaan. MKB menggabungkan cara konvensional dengan pendekatan digital.

BACA JUGA :  Momentum Hakordia, Kejari Pamekasan Beberkan Hasil Penanganan Kasus Korupsi Sepanjang 2025

 

“Dana dari swadaya. Ada yang patungan, ada juga yang lewat Live TikTok untuk mengajak donasi,” jelas Basid.

 

Dukungan bahkan datang dari perantau asal Komis yang tersebar di Jakarta, Malaysia, hingga Arab Saudi. Jarak tak menjadi penghalang untuk ikut membangun kampung halaman.

 

“Walaupun tidak di sini, mereka tetap peduli dan ikut berkontribusi,” tambahnya.

 

Gerakan ini menjadi bukti bahwa solidaritas warga bisa menjadi jawaban atas keterbatasan. Lebih dari sekadar memperbaiki jalan, aksi ini menegaskan kuatnya rasa memiliki terhadap desa.

BACA JUGA :  Dua Ponsel Raib Saat Pemilik Terlelap, Pemilik Toko Kelontong di Pamekasan Lapor Polisi

 

“Ini bukan hanya soal jalan, tapi tentang cinta kampung halaman,” tegas Basid.

 

Di sisi lain, Pemerintah Desa Komis mengapresiasi langkah warganya. Sekretaris Desa, Fathur Rosi, mengakui keterbatasan anggaran menjadi kendala utama pembangunan.

 

“Pemdes sangat terbantu. Tidak semua bisa dibangun sekaligus karena anggaran terbatas, apalagi sebagian dialokasikan untuk program pusat,” ungkapnya.

 

Kini, MKB bersiap melanjutkan aksi ke tahap berikutnya, menyasar titik jalan rusak lainnya. Semangat gotong royong yang menyala di Desa Komis pun diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain. (Ical/Aj).

Berita Terkait

Industri dan Demonstrasi, Karang Taruna Pamekasan Buka Ruang Uji Gagasan
Malam Kemilau Madura Meriahkan Harjad ke-496 Pamekasan, Menteri hingga Bupati se-Madura Hadir
Bukan Sekadar Relawan, 12 Tahun FRPB Pamekasan Jadi Sahabat Masyarakat di Saat Paling Sulit
Desak Bea Cukai Madura Transparan, Formasi Pertanyakan Pelimpahan BB 917 Bal Rokok Ilegal
9 Kasus Diungkap dalam Operasi Sikat Semeru 2026, Curanmor Mendominasi
Penolakan Gerai Indomaret di Pamekasan Berujung Perusakan, Polisi Mulai Periksa Saksi
DPO Kasus Narkoba Proppo Diciduk di Rumah Kos, Polisi Sita BB 0,27 Gram
Angin Kencang Terjang Wilayah Palengaan Pamekasan, Atap Halaman Masjid Ambruk

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 06:13 WIB

Industri dan Demonstrasi, Karang Taruna Pamekasan Buka Ruang Uji Gagasan

Minggu, 1 November 2026 - 14:54 WIB

Bukan Sekadar Relawan, 12 Tahun FRPB Pamekasan Jadi Sahabat Masyarakat di Saat Paling Sulit

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Desak Bea Cukai Madura Transparan, Formasi Pertanyakan Pelimpahan BB 917 Bal Rokok Ilegal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:37 WIB

9 Kasus Diungkap dalam Operasi Sikat Semeru 2026, Curanmor Mendominasi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Penolakan Gerai Indomaret di Pamekasan Berujung Perusakan, Polisi Mulai Periksa Saksi

Berita Terbaru