Bangun Graha Pergerakan, IKA PMII Mojokerto Raya Siapkan Basis Konsolidasi Ide dan Perjuangan

Avatar

- Reporter

Senin, 2 Februari 2026 - 12:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama PC IKA PMII Mojokerto Raya.

Foto bersama PC IKA PMII Mojokerto Raya.

MOJOKERTO, NOTICENEWS.ID – Pengurus Cabang Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC IKA PMII) Mojokerto Raya resmi memulai pembangunan Graha Pergerakan, Minggu (1/2/2026). Peletakan batu pertama ini menjadi penanda langkah strategis organisasi dalam menyiapkan pusat konsolidasi ide, gerakan, dan pengabdian para alumni di daerah.

 

Pembangunan Graha Pergerakan merupakan program prioritas IKA PMII Mojokerto Raya pada periode kepengurusan saat ini. Gedung tersebut diharapkan menjadi pusat aktivitas organisasi yang mampu mengintegrasikan potensi alumni PMII yang tersebar di berbagai sektor strategis.

 

Ketua IKA PMII Mojokerto Raya, Hidayat, menyampaikan bahwa Graha Pergerakan dirancang sebagai basis utama perjuangan dalam membangun Mojokerto sekaligus memperkuat nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja).

 

“Kita ingin kiprah IKA PMII semakin besar, terarah, dan efektif. Melalui Graha Pergerakan ini, seluruh potensi alumni dapat dikonsolidasikan di satu tempat, baik untuk kepentingan pembangunan Mojokerto maupun penguatan syiar Aswaja,” ujar Hidayat.

BACA JUGA :  419 Bencana Terjadi Sepanjang 2025, BPBD Pamekasan Soroti Ancaman Banjir dan Longsor

 

Menurutnya, Graha Pergerakan tidak hanya difungsikan sebagai kantor administratif, tetapi juga sebagai ruang kreatif dan inklusif bagi kader serta alumni PMII.

 

“Di tempat ini nantinya akan lahir banyak agenda dan forum diskusi. Walaupun dimulai dari sekadar ngopi, insya Allah akan melahirkan ide-ide besar untuk kepentingan perjuangan dan kemaslahatan bersama,” tambahnya.

 

Untuk mempercepat realisasi pembangunan, IKA PMII Mojokerto Raya mendorong partisipasi kolektif seluruh elemen alumni melalui semangat gotong royong. Gedung ini diharapkan segera rampung dan dapat difungsikan sebagai rumah besar pergerakan.

 

“Graha ini adalah rumah bersama. Mari kita bangun dan manfaatkan secara gotong royong untuk kepentingan bersama,” tegas Hidayat.

 

Sementara itu, Ketua Majelis Pertimbangan IKA PMII Mojokerto Raya, Prof. Dr. KH. Asep Syarifudin Chalim, M.A, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran alumni PMII dalam mewujudkan bangsa yang sejahtera dan berkeadilan melalui empat pilar utama.

BACA JUGA :  Kisruh Dugaan Keracunan Makanan Gratis di SDN Pasanggar 1, Data Berbeda-Beda

 

Empat pilar tersebut meliputi:

1. Melahirkan ulama dan ilmuwan besar yang mampu menerangi dunia, khususnya Indonesia.

2. Menjadi pemimpin bangsa dan negara yang berintegritas serta konsisten memperjuangkan kesejahteraan dan keadilan.

3. Melahirkan konglomerat besar yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan bangsa.

4. Menjadi profesional yang berkualitas, bertanggung jawab, dan berdaya saing.

 

“Empat pilar ini terus saya gaungkan di berbagai kesempatan. Jika targetnya tercapai pada 2045, bertepatan dengan Indonesia Emas dan usia satu abad Indonesia, itu adalah capaian besar. PMII harus ikut mengambil peran strategis dalam melahirkan empat pilar tersebut,” jelas KH. Asep.

 

Ia juga menegaskan bahwa untuk mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur, dibutuhkan miniatur daerah yang dapat dijadikan rujukan nasional. Menurutnya, Mojokerto memiliki posisi strategis untuk menjadi contoh tersebut.

 

“Pantang bagi saya mengembalikan modal dalam memenangkan bupati. Karena itu, pemimpin daerah harus jujur, antikorupsi, tidak boleh ada fee proyek maupun jual beli jabatan,” tegasnya.

BACA JUGA :  Buron Pembunuhan Sadis di Batumarmar Berhasil Ditangkap, Satu DPO Masih Diburu

 

Terkait pembangunan Graha Pergerakan, KH. Asep mendorong agar proses pembangunan dipercepat. Ia menilai waktu satu tahun terlalu lama dan optimistis gedung tersebut dapat selesai dalam waktu enam bulan.

 

“Setengah tahun harus jadi. Saya akan memberikan ijazah amalan, yakni Surah Az-Zumar ayat 67–75, dibaca sekali setelah salat Subuh dan Asar. Insya Allah dalam enam bulan pembangunan selesai,” tuturnya.

 

Tak hanya dukungan spiritual, KH. Asep juga menyatakan komitmennya memberikan bantuan material berupa uang tunai sebesar Rp10 juta, serta lima truk batu dan pasir, dan 100 sak semen.

 

“Kalau nanti masih kurang, akan saya datangkan lagi,” ujarnya, disambut riuh para hadirin.

 

Acara peletakan batu pertama tersebut ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama seluruh jajaran IKA PMII Mojokerto Raya. (cal/Aj).

Berita Terkait

Dari Pelantikan ke Aksi: ORMAWA IDB Pamekasan Langsung Gaspol Bekal Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi
Together We Move – Improve : Pelantikan PK IPNU-IPPNU UIN Madura Tegaskan Pentingnya Kesatuan Gerakan Kader
Wabup Pamekasan Halal Bihalal Bersama Forkopimda hingga Kepala Desa
Kecelakaan Tunggal di Pasean Pamekasan: Dua Remaja Asal Waru Tewas di Tanjakan Tagangser Daya
Gelar Perkara Rampung, Kasus Proyek Jalan PUPR Pamekasan Naik Penyidikan
Bang Ali Satukan Jurnalis dan Pegiat Sosial dalam Hangatnya Ramadan di Villa BIP
Ledakan Petasan di Pegantenan Lukai 5 Pemuda, Polisi Bergerak Cepat Sterilisasi Lokasi dan Libatkan Gegana
Shalawat Menggema, Ribuan Hati Disatukan: Tangga Seribu Hadirkan Ramadan Penuh Kepedulian di Pamekasan

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:01 WIB

Dari Pelantikan ke Aksi: ORMAWA IDB Pamekasan Langsung Gaspol Bekal Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi

Kamis, 2 April 2026 - 20:45 WIB

Together We Move – Improve : Pelantikan PK IPNU-IPPNU UIN Madura Tegaskan Pentingnya Kesatuan Gerakan Kader

Sabtu, 28 Maret 2026 - 16:39 WIB

Wabup Pamekasan Halal Bihalal Bersama Forkopimda hingga Kepala Desa

Kamis, 26 Maret 2026 - 16:07 WIB

Kecelakaan Tunggal di Pasean Pamekasan: Dua Remaja Asal Waru Tewas di Tanjakan Tagangser Daya

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:45 WIB

Gelar Perkara Rampung, Kasus Proyek Jalan PUPR Pamekasan Naik Penyidikan

Berita Terbaru