Dinsos Pamekasan Tekankan Pemdes Tak Asal Usulkan Penerima BLT DBHCHT, 5.500 Buruh Tani Jadi Sasaran

Avatar

- Reporter

Kamis, 17 September 2026 - 16:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi buruh tani tembakau.

Ilustrasi buruh tani tembakau.

PAMEKASAN, NOTICENEWS.ID – Pemerintah Desa (Pemdes) di Kabupaten Pamekasan diminta tidak sembarangan mengusulkan penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT DBHCHT) tahun 2026.

 

Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pamekasan menekankan agar usulan penerima benar-benar menyasar buruh tani tembakau yang prioritas dan layak menerima bantuan. Hal itu menjadi perhatian lantaran kuota BLT DBHCHT tahun ini hanya mencapai 5.500 penerima.

BACA JUGA :  Polisi Gerebek Dua Rumah di Pamekasan, Puluhan Botol Miras Berbagai Jenis Diamankan

Saat ini, Dinsos Pamekasan tengah melakukan penyaringan data calon penerima melalui koordinasi dengan seluruh Pemdes se-Kabupaten Pamekasan. Proses tersebut ditargetkan rampung pada akhir September 2026.

Kepala Dinsos Pamekasan, Herman Hidayat, mengatakan pihaknya akan memaksimalkan proses pengusulan dari masing-masing desa agar data penerima dapat ditetapkan sesuai ketentuan.

“Kita akan maksimalkan proses usulan dari Pemdes, insyaallah akhir September ini akan kami rampungkan hasilnya,” kata Herman, Kamis (17/9/2026).

BACA JUGA :  Polres Pamekasan Ringkus 4 Orang yang Diduga Pesta Narkoba

Menurut Herman, program BLT DBHCHT untuk buruh tani tembakau tersebut masih berada dalam proses Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2026. Meski demikian, Dinsos mulai menyiapkan administrasi dan melakukan penyaringan data sejak awal.

“Proses anggarannya masih masuk di PAK, tapi administrasinya kami siapkan di awal,” jelasnya.

Herman menegaskan, Dinsos juga telah mengimbau seluruh Pemdes agar mengedepankan calon penerima yang benar-benar memiliki prioritas kebutuhan dan memenuhi persyaratan program.

BACA JUGA :  KPU Pamekasan Akan Segera Tetapkan Calon Kepala Daerah Terpilih

“Secara teknis, kami tetap berpedoman terhadap regulasi yang ada. Hanya saja kami sudah imbau agar dapat mengusulkan penerima dengan status prioritas dan layak mendapatkan bantuan,” pungkasnya. (Znf/Aj)

Berita Terkait

UHC Prioritas Kembali Aktif, Sekda Pamekasan: Berlaku untuk Semua Layanan Kesehatan
Lantik 9 Pejabat Administrator, Bupati Pamekasan Tekankan Profesionalisme dan Tanggung Jawab
Menu MBG Yayasan Bintang Cahaya Majungan Pamekasan Diprotes Warga
Bupati Pamekasan Dicatut dalam Dugaan Jual Beli Jabatan, BMM Tuntut Pengusutan
Momentum Hari Sumpah Pemuda, PUSKAT Nusantara Beri Penghargaan kepada Founder BIP
Kuota Solar Pamekasan Dipangkas 1.371 KL, Distribusi dan Surat Rekomendasi Disorot
Soroti Antrean BBM Mengular, PC PMII Pamekasan Desak Pemkab Turun Tangan
Kenang Jasa M. Tabrani, Pemprov Jatim Gelar Upacara Sumpah Pemuda di Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:31 WIB

UHC Prioritas Kembali Aktif, Sekda Pamekasan: Berlaku untuk Semua Layanan Kesehatan

Senin, 2 November 2026 - 12:17 WIB

Lantik 9 Pejabat Administrator, Bupati Pamekasan Tekankan Profesionalisme dan Tanggung Jawab

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Menu MBG Yayasan Bintang Cahaya Majungan Pamekasan Diprotes Warga

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Bupati Pamekasan Dicatut dalam Dugaan Jual Beli Jabatan, BMM Tuntut Pengusutan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Momentum Hari Sumpah Pemuda, PUSKAT Nusantara Beri Penghargaan kepada Founder BIP

Berita Terbaru

Kasat Reskrim Polres Pamekasan, AKP Yoyok Hardianto, saat menggelar konferensi pers ungkap kasus dugaan penistaan agama.

Hukum & Kriminal

Nenek 62 Tahun di Pamekasan Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penistaan Agama 

Sabtu, 31 Okt 2026 - 14:42 WIB