PAMEKASAN, NOTICENEWS.id – Pengurus Jurnalis Muda Pamekasan (JMP) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, masa bakti 2025–2027, resmi dikukuhkan di Monumen Arek Lancor, Minggu (25/01/2026).
Pengukuhan ini menjadi tonggak sejarah lahirnya kekuatan pers lokal yang berorientasi pada profesionalisme, etika, dan kepentingan publik.
Momentum pengukuhan bertepatan dengan Hari Gizi Nasional, dengan mengusung tema “Hidup Sehat Bersama Jurnalis”. Acara tersebut dihadiri berbagai tokoh penting dari unsur pers, pemerintahan, dan aparat keamanan, menandakan kuatnya dukungan lintas sektor terhadap eksistensi dan peran strategis JMP.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Pj Sekda Pamekasan Taufikurrachman, Kepala Diskominfo Muttaqin, Dandim 0826/Pamekasan Letkol Kav Agus Wibowo Hendratmoko, Kapolres Pamekasan yang diwakili Kasi Humas IPDA Yoni Evan Pratama, Korwil Jatim BGN Harianto, jajaran Forkopimda, serta perwakilan lintas organisasi kewartawanan.
Rangkaian kegiatan JMP diawali sejak pagi hari dengan jalan sehat massal yang melibatkan ribuan warga Pamekasan, terdiri dari unsur SPPG, pelajar, tenaga kesehatan, dan masyarakat umum. Kegiatan ini menjadi simbol sinergi antara pers dan masyarakat dalam membangun kesadaran hidup sehat.
Tak hanya itu, JMP juga menggelar lomba dan pameran Menu Bergizi (MBG) yang diikuti ratusan SPPG se-Kabupaten Pamekasan, sebagai bentuk kontribusi nyata pers dalam mendukung agenda pembangunan sumber daya manusia.
Pada malam harinya, acara dilanjutkan dengan pengukuhan pengurus JMP, peluncuran kalender event JMP periode 2025–2027, penandatanganan MoU dengan 25 sponsor utama, serta pemberian penghargaan kepada 10 SPPG terbaik dan 5 SPPG terfavorit.
Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Ketetapan Pengukuhan Pengurus JMP Masa Bakti 2025–2027 oleh Penasehat Jenderal JMP Sasetya Wilutama, yang menandai legitimasi resmi kepengurusan baru.
Ketua JMP Luthfiadi menyebut pemilihan Monumen Arek Lancor sebagai lokasi pengukuhan memiliki makna simbolik yang kuat, mencerminkan dukungan pemerintah daerah terhadap kebebasan pers yang berakar pada nilai Pancasila, etika, dan kepentingan publik.
“Ini pertama kalinya pelantikan organisasi kewartawanan digelar di ruang terbuka, di hadapan tokoh-tokoh pers Jawa Timur. Pers harus berakar pada Pancasila, beretika, dan berpihak pada kepentingan publik,” tegas Luthfiadi.
Ia menambahkan, momentum ini menjadi titik awal konsolidasi pers muda di Pamekasan untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kompetensi wartawan.
“Kami berikhtiar mewujudkan pers yang bermartabat di Pamekasan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Pengukuhan JMP, Andy K, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh SPPG, sponsor utama, serta para tamu undangan yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.
Andy juga mengingatkan bahwa di tengah derasnya arus disrupsi informasi, JMP harus tetap menjadi insan pers yang berjuang menjaga kualitas dan dampak sosial dari setiap informasi yang diproduksi.
“Ke depan, kita akan menghadapi ancaman bencana informasi. Mutu organisasi ditentukan oleh kejernihan berpikir bersama, ketepatan cara, dan kebersihan niat,” tandasnya.
Ia menegaskan bahwa organisasi pers yang bermartabat tidak hanya diukur dari kecepatan, melainkan dari kedalaman dan ketepatan informasi.
“Bukan sekadar hadir lebih cepat, tetapi lebih dalam dan lebih bertanggung jawab,” pungkasnya. (Aj).







