Polemik Rumah Peninggalan di Pamekasan, Hasanah Sebut Dirusak – Utoyo Klaim Hanya Renovasi

Avatar

- Reporter

Selasa, 30 September 2025 - 11:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto kanan (Faridatul Hasanah) dan foto kiri (Utoyo Rahmat).

Foto kanan (Faridatul Hasanah) dan foto kiri (Utoyo Rahmat).

Pamekasan, notice – Konflik keluarga terkait rumah peninggalan almarhumah Kamariyah di Jalan Purba No. 96, Kelurahan Barurambat Kota, Pamekasan, makin memanas. Dua ahli waris, Faridatul Hasanah (64) dan Utoyo Rahmad, menyampaikan pernyataan yang saling bertolak belakang.

 

Hasanah menegaskan rumah yang ditempatinya telah dilakukan pengrusakan oleh pria berinisial “J” bersama sejumlah orang pada Senin (8/9/2025). Ia mengaku peristiwa itu bukan kali pertama terjadi, sebab sejak 2016 J disebutnya berusaha menguasai tanah peninggalan orang tua mereka.

BACA JUGA :  Solidaritas Korban Penembakan, DKI Beri Warna Bendera New Zealand di JPO GBK

“Sejak 2016 dia sudah berusaha merebut tanah itu dengan berbagai cara. Padahal sertifikat jelas atas nama orang tua saya, Kamariyah,” ungkap Hasanah, Selasa (30/9/2025).

Atas peristiwa itu, Hasanah melapor ke Polres Pamekasan dengan nomor laporan LP/B/344/IX/2025/SPKT/POLRES PAMEKASAN/POLDA JAWA TIMUR pada Kamis (11/9/2025).

”Saya berharap kepolisian segera menindaklanjuti kasus ini,” ujar Hasanah.

BACA JUGA :  Mengawal Bantuan Sosial agar Tak Salah Alamat : PMII Pamekasan Dorong Transparansi dan Akuntabilitas Dinas Sosial

Diberitakan sebelumnya, Utoyo Rahmat, saudara Hasanah, mengeklaim bahwa tuduhan pengerusakan itu tidak benar, melainkan hanya untuk merenovasi rumah yang sudah rapuh dan tidak layak ditempati.

“Rumah itu bukan untuk dirusak, tetapi untuk diperbaiki. Kayunya sudah lapuk, kondisinya tidak aman. Renovasi ini juga hasil musyawarah dengan saudara saya, Hasan di Sampang,” jelas Utoyo, Senin (29/9/2025).

BACA JUGA :  Nahas, Dua Bocah Kakak Beradik Terhanyut di Sungai Pamekasan, Satu Ditemukan Selamat

Ia juga menilai Hasanah baru menempati rumah itu pada 2023, berbeda dengan dirinya yang sudah tinggal puluhan tahun bersama almarhumah ibu. Karena itu, ia merasa memiliki tanggung jawab mengurus rumah tersebut.

Meski mengakui adanya ketegangan, Utoyo berharap masalah keluarga ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan demi menjaga keharmonisan antar saudara. (Mad).

Berita Terkait

Founder BIP Buka Suara Soal Polemik Bantuan 2 Miliar Griya Lansia
Ribuan Relawan SPPG Bela Program MBG, Pemkab dan DPRD Pamekasan Kompak Beri Dukungan
Bupati Kholilurrahman Turun Langsung Bersihkan Eks Stasiun PJKA, Gaungkan Gerakan Pamekasan Bersih
Mahasiswi UIN Madura Tewas Usai Motor Ditabrak Dump Truck
Wisata Pantai Jumiang Akan Bertransformasi, Pemkab Pamekasan Rancang Konsep Halal Tourism
Dua Pemuda Tewas dalam Tabrakan Motor di Larangan Pamekasan
Peringati Hari Lahir Pancasila, Bupati Pamekasan Ajak Warga Wujudkan Nilai Pancasila dalam Kehidupan
Empat Sapi Jumbo dan Delapan Kambing Dikurbankan, Tangga Seribu Tebar Ribuan Paket Daging

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 00:22 WIB

Founder BIP Buka Suara Soal Polemik Bantuan 2 Miliar Griya Lansia

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:31 WIB

Ribuan Relawan SPPG Bela Program MBG, Pemkab dan DPRD Pamekasan Kompak Beri Dukungan

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:21 WIB

Bupati Kholilurrahman Turun Langsung Bersihkan Eks Stasiun PJKA, Gaungkan Gerakan Pamekasan Bersih

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:39 WIB

Mahasiswi UIN Madura Tewas Usai Motor Ditabrak Dump Truck

Senin, 8 Juni 2026 - 15:30 WIB

Wisata Pantai Jumiang Akan Bertransformasi, Pemkab Pamekasan Rancang Konsep Halal Tourism

Berita Terbaru