Tak Penuhi Syarat, Lima Partai Harus Bangun Fraksi Koalisi di DPRD Pamekasan

Avatar

- Reporter

Selasa, 27 Agustus 2024 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung DPRD Kabupaten Pamekasan Tampak Depan.

Gedung DPRD Kabupaten Pamekasan Tampak Depan.

Pamekasan,Noticenews, Setelah pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pamekasan, partai politik mulai melakukan pembentukan fraksi. Namun, ada lima partai politik dipastikan tidak bisa membentuk fraksi secara mandiri.

Kelima partai politik tersebut meliputi Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) dengan perolehan 2 kursi, Partai Amanat Nasional (PAN) 1 kursi, Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) 2 kursi, Partai Golongan Karya (Golkar) 3 kursi, dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P) 2 kursi.

BACA JUGA :  DPRD Pamekasan Gelar Paripurna Penetapan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025

Ketua DPRD Pamekasan sementara, Halili mengatakan, bahwa ada 6 partai politik yang sudah memenuhi syarat untuk membentuk fraksi secara mandiri. Sedangkan partai politik lainnya diharuskan untuk membentuk fraksi gabungan atau koalisi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Lima Parpol itu maksimal membentuk dua fraksi gabungan tidak boleh lebih,” ucap Ketua DPRD Pamekasan sementara, Halili saat ditemui di Gedung DPRD Pamekasan, Selasa (27/08/2024).

BACA JUGA :  Wabup Sukriyanto Dorong Layanan Cathlab RSUD Pamekasan Tercover BPJS Kesehatan

Dikatakannya, pembentukan fraksi gabungan tersebut sepenuhnya dikembalikan kepada kebijakan Parpol masing-masing.

“Lah, ini terserah partai masing-masing. Jadi kami tidak bisa masuk di sana tinggal nanti Sekwan menerima hasilnya. Jadi dari 5 partai itu kira-kira mau gabung jadi satu atau dipecah menjadi dua, boleh, sama-sama boleh itu hasilnya kemarin,” tegasnya.

Bahkan, lanjut Halili, jika diantara 5 partai tersebut ingin bergabung dengan parpol yang sudah bisa membentuk fraksi mandiri juga diperbolehkan. Sayangnya, tidak bisa disebut fraksi gabungan.

BACA JUGA :  Usulan Pemakzulan Bupati Pamekasan Masuki Babak Krusial, Suhairi Klaim Miliki Bukti Baru

“Jika ingin bergabung ke partai yang mandiri itu boleh tapi nanti tidak disebut fraksi gabungan. Jadi yang disebut fraksi gabungan itu murni mereka yang membentuk fraksi gabungan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Rapat Paripurna Harjad ke-496 Pamekasan, Ketua DPRD: Kekompakan Kunci Pembangunan
Lantik 9 Pejabat Administrator, Bupati Pamekasan Tekankan Profesionalisme dan Tanggung Jawab
Bupati Pamekasan Dicatut dalam Dugaan Jual Beli Jabatan, BMM Tuntut Pengusutan
Kuota Solar Pamekasan Dipangkas 1.371 KL, Distribusi dan Surat Rekomendasi Disorot
Kenang Jasa M. Tabrani, Pemprov Jatim Gelar Upacara Sumpah Pemuda di Pamekasan
Sulit Dikonfirmasi, Bupati Pamekasan Minta Kepala DKPP tidak Abaikan Fungsi Pers
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pemuda Pamekasan Deklarasikan Dukungan dan Siap Kawal Asta Cita
Sempat Ditolak, Wacana Revitalisasi Terminal Kargo Jadi Pusat UMKM Baru Kembali Diajukan

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 18:04 WIB

Rapat Paripurna Harjad ke-496 Pamekasan, Ketua DPRD: Kekompakan Kunci Pembangunan

Senin, 2 November 2026 - 12:17 WIB

Lantik 9 Pejabat Administrator, Bupati Pamekasan Tekankan Profesionalisme dan Tanggung Jawab

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Bupati Pamekasan Dicatut dalam Dugaan Jual Beli Jabatan, BMM Tuntut Pengusutan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:05 WIB

Kuota Solar Pamekasan Dipangkas 1.371 KL, Distribusi dan Surat Rekomendasi Disorot

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Kenang Jasa M. Tabrani, Pemprov Jatim Gelar Upacara Sumpah Pemuda di Pamekasan

Berita Terbaru