Komisi IV DPRD Pamekasan Dalami Dugaan Malapraktik di RSIA Puri Bunda Madura

Avatar

- Reporter

Jumat, 26 Juni 2026 - 17:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPRD Pamekasan, Mustofa Afif, saat di Wawancarai di Gedung DPRD Pamekasan

Anggota Komisi IV DPRD Pamekasan, Mustofa Afif, saat di Wawancarai di Gedung DPRD Pamekasan

PAMEKASAN, NOTICENEWS.id – Komisi IV DPRD Pamekasan akan menindaklanjuti dugaan malapraktik yang dialami seorang pasien di RSIA Puri Bunda Madura. Kasus tersebut menjadi perhatian setelah seorang ibu berinisial QQ (29), warga Kecamatan Pakong, mengalami komplikasi pasca menjalani operasi sesar.

Berdasarkan informasi yang diterima, pasien diduga mengalami pendarahan setelah operasi sesar sehingga harus menjalani tindakan operasi lanjutan. Dalam penanganan tersebut, tim medis melakukan pengangkatan rahim demi menyelamatkan kondisi pasien.

BACA JUGA :  Bupati Pamekasan Cari Solusi Lintas Daerah untuk 27 Pasien Cuci Darah

Anggota Komisi IV DPRD Pamekasan, Mustofa Afif, menyatakan pihaknya akan melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut. Salah satu yang menjadi perhatian adalah belum diterimanya salinan rekam medis dari RSIA Puri Bunda Madura oleh pihak pasien.

“Rekam medis dari RSUD dr. Soetomo Surabaya sudah diberikan kepada pasien. Namun, rekam medis dari RSIA Puri Bunda Madura hingga saat ini belum diterima. Informasi yang kami peroleh, dokumen tersebut justru diserahkan ke Dinas Kesehatan Pamekasan. Ini tentu menjadi perhatian kami,” ujar politisi Partai NasDem itu, Jumat (26/6/2026).

BACA JUGA :  Pemkab Pamekasan Ikuti Panen Raya Padi Serentak di 14 Provinsi Bersama Presiden Prabowo

Menurutnya, Komisi IV akan meminta penjelasan dari seluruh pihak yang terkait guna mengetahui kronologi dan memastikan apakah penanganan medis telah dilakukan sesuai dengan standar pelayanan yang berlaku.

“Kami akan memanggil Dinas Kesehatan, manajemen RSIA Puri Bunda Madura, korban beserta pihak-pihak terkait lainnya. Tujuannya untuk mendapatkan gambaran yang utuh mengenai peristiwa ini sekaligus memastikan apakah seluruh prosedur telah dijalankan sebagaimana mestinya,” katanya.

BACA JUGA :  Pegadaian Area Pamekasan Tebar Berkah Ramadan, 1.000 Takjil dan 1.000 Paket Sahur Dibagikan untuk Masyarakat

Mustofa menilai, apabila benar pasien harus menjalani dua kali operasi hingga berujung pada pengangkatan rahim, maka persoalan tersebut perlu dikaji secara menyeluruh.

“Kasus ini harus ditangani secara serius. Kami ingin memastikan hak-hak pasien terpenuhi sekaligus memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa pelayanan kesehatan berjalan sesuai standar,” pungkasnya. (Mad)

Berita Terkait

Diduga Malapraktik, Aktivis Geruduk Dinkes Pamekasan Desak Cabut Izin RSIA Puri Bunda Madura
PMII Desak Penuntasan Tambang Galian C di Pamekasan
Korwil BGN Pamekasan Mangkir dari Aksi PMII, Ketua DPRD: Kalau Perlu Diganti, Ganti Saja!
PC PMII Pamekasan Siap Kerahkan 500 Massa, Serukan Evaluasi Total Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran
DKPP Pamekasan Siapkan Langkah Kongkrit untuk Petani Tembakau
Bupati Pamekasan Benahi Layanan Kesehatan, Seluruh Kepala Puskesmas Ditarget Definitif Tahun Ini
Sidak RSUD Smart Pamekasan, Bupati Kholilurrahman Pastikan Mutu Layanan Terjaga
BIP Gelontorkan Rp2 Miliar untuk Pembinaan WBP Lapas Kelas IIA Pamekasan

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 17:04 WIB

Komisi IV DPRD Pamekasan Dalami Dugaan Malapraktik di RSIA Puri Bunda Madura

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:27 WIB

Diduga Malapraktik, Aktivis Geruduk Dinkes Pamekasan Desak Cabut Izin RSIA Puri Bunda Madura

Rabu, 24 Juni 2026 - 23:38 WIB

PMII Desak Penuntasan Tambang Galian C di Pamekasan

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:14 WIB

Korwil BGN Pamekasan Mangkir dari Aksi PMII, Ketua DPRD: Kalau Perlu Diganti, Ganti Saja!

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:24 WIB

PC PMII Pamekasan Siap Kerahkan 500 Massa, Serukan Evaluasi Total Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran

Berita Terbaru

PMII saat melakukan dialog dengan Bupati Pamekasan

Daerah

PMII Desak Penuntasan Tambang Galian C di Pamekasan

Rabu, 24 Jun 2026 - 23:38 WIB