Peringati Hari Lahir Pancasila, Bupati Pamekasan Ajak Warga Wujudkan Nilai Pancasila dalam Kehidupan

Avatar

- Reporter

Senin, 1 Juni 2026 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana upacara memperingati Hari Lahir Pancasila 2026.

Suasana upacara memperingati Hari Lahir Pancasila 2026.

PAMEKASAN, NOTICENEWS.ID – Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Kabupaten Pamekasan menjadi momentum penguatan nilai-nilai kebangsaan. Bupati Pamekasan, Kholilurrahman, mengingatkan seluruh elemen masyarakat agar tidak menjadikan Pancasila sekadar hafalan atau simbol yang terpajang di dinding, melainkan pedoman hidup yang diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari.

Pesan tersebut disampaikan saat memimpin Upacara Hari Lahir Pancasila di Lapangan Nagara Bhakti, Senin (1/6/2026). Dalam kesempatan itu, Bupati membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia dengan tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.

Menurut Kholilurrahman, peringatan Hari Lahir Pancasila tidak boleh dimaknai hanya sebagai agenda seremonial tahunan. Lebih dari itu, momentum tersebut harus menjadi ruang refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup di tengah kehidupan masyarakat.

BACA JUGA : 

“Hari ini saatnya memastikan api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia,” tegasnya.

Ia menilai Pancasila telah terbukti menjadi fondasi yang menjaga keutuhan bangsa di tengah keberagaman suku, budaya, bahasa, dan agama. Di tengah dinamika global yang semakin kompleks, Pancasila tetap relevan sebagai kompas moral dan arah pembangunan bangsa.

“Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya. Indonesia berdiri kokoh sebagai contoh bagaimana keberagaman dapat disatukan dalam semangat persaudaraan,” ujarnya.

Bupati juga menyoroti peran Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia. Menurutnya, nilai musyawarah dan mufakat yang terkandung dalam Pancasila menjadi modal penting bagi Indonesia untuk berkontribusi dalam penyelesaian berbagai konflik internasional.

BACA JUGA :  Muktamar ke-35 NU Tetapkan Dua Pucuk Pimpinan, Miftachul Akhyar dan Gus Kikin Pimpin PBNU 2026–2031

“Pancasila adalah fondasi kebijakan luar negeri Indonesia yang bebas aktif,” katanya.

Secara khusus, Kholilurrahman mengajak generasi muda untuk menjadi pelopor dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila di era modern. Ia menegaskan bahwa nilai luhur bangsa tidak boleh berhenti sebagai teks dalam buku sejarah atau ornamen di ruang perkantoran.

“Jangan biarkan nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di kantor atau sekadar tulisan dalam buku sejarah. Pancasila harus hidup dalam perilaku, sikap, dan tindakan kita sehari-hari,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dengan menolak segala bentuk intoleransi, radikalisme, dan diskriminasi. Pemerintah, menurutnya, harus memastikan setiap kebijakan berpihak pada keadilan sosial dan memberikan perlindungan kepada seluruh lapisan masyarakat.

BACA JUGA :  Dihadapan Paslon Berbakti, Ketua DPC PPP Pamekasan Sebut Mesin Partai Solid

“Setiap kebijakan publik harus berlandaskan keadilan sosial, menjamin hak masyarakat yang paling kecil, dan tidak meninggalkan siapa pun,” tandasnya.

Mengakhiri amanatnya, Bupati mengajak seluruh masyarakat memperkuat semangat persatuan, gotong royong, dan nilai kemanusiaan sebagai kekuatan utama bangsa Indonesia.

“Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas, persatuan, dan kuat karena nilai-nilai kemanusiaannya,” pungkasnya.

Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 tersebut dihadiri Wakil Bupati Pamekasan, Forkopimda, Sekretaris Daerah, pimpinan OPD, ASN, TNI-Polri, pelajar, serta berbagai unsur masyarakat. (znf/aj).

Berita Terkait

Angin Kencang Terjang Wilayah Palengaan Pamekasan, Atap Halaman Masjid Ambruk
Lolos dari Penggerebekan di Proppo, Terduga Pengedar Narkoba Ditetapkan sebagai DPO
Sempat Ditolak, Wacana Revitalisasi Terminal Kargo Jadi Pusat UMKM Baru Kembali Diajukan
Jaka Jatim Batal Demo Polres Pamekasan, Pilih Audiensi Soal Dugaan Penjarahan dan Pengancaman
Fraksi PKB Kritik Proyeksi APBD 2027, PAD Pamekasan Jadi Sorotan
Aliansi BEM Pamekasan Demo Bea Cukai Madura, Soroti Kegaduhan Rokok Marbol di Desa Plakpak Pegantenan
Demo di Kantor Bea Cukai Madura, Massa Aksi Desak Selidiki 23 Bos Rokok
Pansus Desa DPRD Pamekasan Serap Aspirasi Kades, Pilkades hingga Keuangan Desa Jadi Sorotan

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Angin Kencang Terjang Wilayah Palengaan Pamekasan, Atap Halaman Masjid Ambruk

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Lolos dari Penggerebekan di Proppo, Terduga Pengedar Narkoba Ditetapkan sebagai DPO

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Sempat Ditolak, Wacana Revitalisasi Terminal Kargo Jadi Pusat UMKM Baru Kembali Diajukan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:34 WIB

Jaka Jatim Batal Demo Polres Pamekasan, Pilih Audiensi Soal Dugaan Penjarahan dan Pengancaman

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:47 WIB

Fraksi PKB Kritik Proyeksi APBD 2027, PAD Pamekasan Jadi Sorotan

Berita Terbaru