Perangi Narkoba, BNNP Jatim Musnahkan Hampir 18 Kg Narkotika di Pamekasan

Avatar

- Reporter

Rabu, 4 Juni 2025 - 09:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto: Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman bersama Plt Gubernur Jatim melakukan pendeteksian narkotika yang akan dimusnahkan.

Keterangan foto: Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman bersama Plt Gubernur Jatim melakukan pendeteksian narkotika yang akan dimusnahkan.

PAMEKASAN, notice – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur memusnahkan barang bukti narkotika sebanyak 6,8 kg sabu dan 10,6 kg ganja di Lapangan Nagara Bhakti, Pendopo Agung Ronggosukowati, Kabupaten Pamekasan, Rabu (4/6/).

Pemusnahan dilakukan secara terbuka menggunakan alat di hadapan publik dan pejabat tinggi, sebagai bagian dari upaya memperkuat transparansi dan komitmen pemberantasan narkoba.

Kepala BNN RI, Komjen Pol. Marthinus Hukom menekankan bahwa perang terhadap narkoba bukan sekadar upaya hukum, tetapi perjuangan moral untuk menyelamatkan masa depan bangsa. Ia menyebut bahwa narkoba adalah paradoks dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

BACA JUGA :  PWI Pamekasan Dorong Pembentukan KEK Tembakau dan Garam Madura

“Saat Presiden mencanangkan program besar dalam pembangunan SDM, kami di BNN menggelorakan semangat untuk menghancurkan sindikat narkotika. Narkoba adalah racun yang menghancurkan peradaban, bukan hanya individu,” ujar Marthinus.

BNNP Jatim memusnahkan barang bukti narkotika yang terdiri dari 6.869,095 gram sabu dan 10.608,417 gram ganja, hasil penyitaan dari lima tersangka. Sejumlah kecil barang bukti telah disisihkan untuk keperluan laboratorium dan proses persidangan.

Proses pemusnahan dilakukan secara terbuka dan disaksikan langsung oleh aparat serta tokoh masyarakat sebagai bentuk transparansi.

“Ini bukti bahwa yang kami musnahkan adalah barang yang sama dengan yang kami tangkap,” tegas Komjen Marthinus, sembari menyinggung banyaknya praktik penyimpangan oleh oknum aparat yang menyalahgunakan barang bukti untuk kepentingan pribadi.

BACA JUGA :  Dukung Asta Cita Presiden RI, Polres Pamekasan Kembali Tanam Jagung

Komjen Marthinus secara khusus menyampaikan kecintaannya terhadap Madura, dengan menyebut bahwa pulau ini memiliki sejarah panjang dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan kecintaan terhadap negara. Ia mengutip pesan ulama besar Madura, Syaikhona Kholil Bangkalan: “Hubbul Wathon minal Iman yang artinya cinta tanah air adalah bagian dari iman”.

“Ini bukan hanya tentang narkoba. Ini tentang melindungi fondasi moral bangsa. Madura telah memberikan teladan dalam hal itu,” tegasnya.

Terpisah, Kepala BNNP Jawa Timur, Brigjen Pol Awang Joko Rumitro, menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk keseriusan institusinya dalam memerangi peredaran gelap narkotika. Ia menyebutkan, perang melawan narkoba bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab bersama.

BACA JUGA :  Harlah ke-27 PMII Mojokerto, Bupati Al-Barra Dorong Kader Tetap Kritis dan Jadi Mitra Strategis Pemerintah

“Pemusnahan ini instruksi langsung Kepala BNN RI. Ini bukan sekadar prosedur, tapi pernyataan terbuka bahwa perang terhadap narkoba benar-benar nyata dan masif,” ujarnya.

Sebelum dimusnahkan, seluruh barang bukti terlebih dahulu diperiksa keasliannya di hadapan masyarakat dan tokoh publik yang hadir. Langkah ini dilakukan untuk menghindari keraguan terhadap proses hukum yang berjalan.

Brigjen Awang juga mengutip pernyataan Kepala BNN RI sebagai pengingat keras bagi seluruh pihak:

“Kejahatan narkoba adalah ancaman kemanusiaan dan peradaban,” pungkasnya.

Berita Terkait

Sulit Dikonfirmasi, Bupati Pamekasan Minta Kepala DKPP tidak Abaikan Fungsi Pers
Kekeringan Meluas ke 82 Desa, Kalaksa BPBD Pamekasan Beralasan Serapan BTT masih Direkap
Alokasi APBD Rp18 Miliar, PAD Sampah DLH Pamekasan Cuma Rp85 Juta
Serapan APBD Baru 60,42 Persen, DLH Pamekasan Berdalih Minim Kompetensi SDM
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pemuda Pamekasan Deklarasikan Dukungan dan Siap Kawal Asta Cita
Sempat Ditolak, Wacana Revitalisasi Terminal Kargo Jadi Pusat UMKM Baru Kembali Diajukan
Pembaruan DTSEN Baru 30 Persen, Warga Pamekasan Terancam Kesulitan Akses Bantuan dan Layanan Kesehatan
Fraksi PKB Kritik Proyeksi APBD 2027, PAD Pamekasan Jadi Sorotan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:10 WIB

Sulit Dikonfirmasi, Bupati Pamekasan Minta Kepala DKPP tidak Abaikan Fungsi Pers

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kekeringan Meluas ke 82 Desa, Kalaksa BPBD Pamekasan Beralasan Serapan BTT masih Direkap

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Alokasi APBD Rp18 Miliar, PAD Sampah DLH Pamekasan Cuma Rp85 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Serapan APBD Baru 60,42 Persen, DLH Pamekasan Berdalih Minim Kompetensi SDM

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pemuda Pamekasan Deklarasikan Dukungan dan Siap Kawal Asta Cita

Berita Terbaru