MOJOKERTO, NOTICENEWS.ID — Puncak Hari Lahir (Harlah) ke-27 Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Mojokerto menjadi momentum untuk memperkuat peran kader mahasiswa dalam pembangunan daerah. Pesan tersebut disampaikan Bupati Mojokerto Muhammad Al-Barra saat menghadiri puncak Harlah yang digelar di Desa Medali, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Senin (28/9/2026).
Mengusung agenda Sinau Bareng bersama Sabrang MDP, kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tokoh dan jajaran organisasi kemahasiswaan. Di antaranya Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur sekaligus Ketua IKA PMII Mojokerto H. Hidayat, Ketua KPU Kabupaten Mojokerto Afnan Hidayat, Ketua PKC PMII Jawa Timur Mohammad Ivan Akiedozawa, serta jajaran komisioner Bawaslu Kota Mojokerto.
Bupati Mojokerto Muhammad Al-Barra dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat atas Harlah ke-27 PMII Mojokerto. Ia berharap PMII tetap mempertahankan karakter kritisnya sekaligus mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong kemajuan daerah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Mojokerto, saya mengucapkan selamat Harlah yang ke-27 untuk PMII Mojokerto. Semoga PMII tetap jaya, tetap terjaga nalar kritisnya, tetap menjadi mitra strategis untuk Pemerintah Kabupaten Mojokerto,” ujar Muhammad Al-Barra.
Menurutnya, organisasi kemahasiswaan memiliki posisi penting dalam memberikan masukan terhadap jalannya pemerintahan. Karena itu, kritik dan saran dari mahasiswa diharapkan tetap menjadi bagian dari proses membangun pemerintahan yang lebih baik.
Al-Barra juga menilai kader PMII memiliki peluang besar untuk berkontribusi di berbagai sektor setelah menyelesaikan masa studinya. Ia mencontohkan sejumlah alumni PMII yang kini telah menduduki posisi strategis, baik di pemerintahan maupun lembaga publik.
“Kader-kader PMII kelak menjadi kader-kader yang berguna dan bermanfaat untuk agama, nusa dan bangsa. Seperti yang kita ketahui bersama, kader-kader PMII pada malam hari ini ada Pak Hidayat sekaligus Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, ada juga Ketua KPU dan ini juga PMII, Pak Lurah ini PMII,” katanya.
Ia menegaskan, perjalanan kader PMII tidak berhenti ketika seseorang menyelesaikan pendidikan sebagai mahasiswa. Sebaliknya, pengalaman berorganisasi dan proses kaderisasi selama menjadi mahasiswa menjadi bekal untuk melanjutkan pengabdian di tengah masyarakat.
“Mereka bertransformasi dari yang pertama sebagai mahasiswa, kemudian setelah perjalanan waktu mereka menjadi generasi-generasi yang berkhidmat untuk bangsa dan negara dan agama,” lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Al-Barra juga mengutip ungkapan Arab “Syubbanul yaum rijalul ghad”, yang bermakna pemuda hari ini merupakan pemimpin di masa mendatang.
“Pemuda sekarang adalah pemimpin di masa yang akan datang. Maka dari itu kami berharap, PMII sekarang adalah pemimpin di masa yang akan datang,” tuturnya.
Lebih lanjut, Bupati Mojokerto mengajak seluruh organisasi kemahasiswaan di Kabupaten Mojokerto untuk terus memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi juga memiliki peran sebagai bagian dari kontrol sosial.
Ia berharap organisasi kemahasiswaan dapat menyampaikan kritik, saran, serta masukan secara konstruktif kepada pemerintah.
“Kita berharap semua organisasi kemahasiswaan di Kabupaten Mojokerto ini memberikan dampak yang positif untuk pemerintahan Kabupaten Mojokerto dan menjadi mitra strategis dalam memberikan saran, kritik, masukan untuk pemerintahan Kabupaten Mojokerto agar ke depan Kabupaten Mojokerto bisa lebih maju lagi, lebih adil, dan lebih makmur,” ujarnya.
Al-Barra turut mengapresiasi peran PMII yang selama ini dinilai telah memberikan masukan kepada Pemerintah Kabupaten Mojokerto. Ia berharap komunikasi dan hubungan antara organisasi mahasiswa dengan pemerintah dapat terus diperkuat.
“Kami ucapkan terima kasih kepada PMII yang telah selalu memberikan masukan terhadap Pemerintah Kabupaten Mojokerto dan kami berharap PMII menjadi mitra strategis dalam membangun Kabupaten Mojokerto ke depan,” katanya.
Menutup sambutannya, Al-Barra kembali menyampaikan selamat atas Harlah ke-27 PC PMII Mojokerto. Ia berharap kader PMII mampu tumbuh menjadi generasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, negara, dan agama.
“Sekali lagi atas nama Pemerintah Kabupaten Mojokerto, saya mengucapkan selamat Harlah yang ke-27 untuk PC PMII Mojokerto. Semoga jaya selalu, semoga menjadi generasi-generasi yang diharapkan untuk bangsa dan negara dan agama,” pungkasnya.
Puncak Harlah ke-27 PMII Mojokerto selanjutnya diisi dengan agenda Sinau Bareng bersama Sabrang MDP. Kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian peringatan Harlah PMII Mojokerto tahun 2026. (Cal/Aj).






