Pameran Turots Warnai Muktamar ke-35 NU Hidupkan Jejak Keilmuan Ulama Nusantara

Avatar

- Reporter

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pameran Turots dan manuskrip ulama Nusantara.

Pameran Turots dan manuskrip ulama Nusantara.

JOMBANG, NOTICENEWS.ID — Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Tambakberas, Jombang, tak hanya menjadi forum organisasi, tetapi juga ruang untuk menghidupkan kembali khazanah keilmuan ulama Nusantara.

 

Hal itu terlihat dalam “Turots di Muktamar”, pameran karya dan manuskrip ulama Nusantara yang digelar Nahdlatut Turots. Pameran dibuka Wakil Rais Aam PBNU KH Afifuddin Muhajir bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kamis (27/8).

KH Afifuddin menegaskan, kebangkitan NU tidak dapat dilepaskan dari pelestarian turots atau warisan keilmuan ulama.

BACA JUGA :  Menjemput Keberkahan Malam Nuzulul Qur'an, BIP Gelar Santunan dan Buka Puasa Bersama 3.000 Anak Yatim

“Nahdlatul Ulama ini tidak bisa dipisahkan dengan Nahdlatut Turots. Tidak mungkin kebangkitan ulama itu bisa terwujud jika tidak diawali kebangkitan turots,” ujarnya.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa juga mendorong pengembangan turots sebagai bagian dari upaya menjadikan Asia Tenggara, khususnya Indonesia, sebagai pusat keislaman dunia.

“Pengembangan turots ini akan mempercepat Asia Tenggara, khususnya Indonesia, untuk menjadi pusat keislaman dunia. Oleh karena itulah kita terus mengembangkan turots ini,” terangnya.

BACA JUGA :  YANMU Wakafkan Dua Ambulans dan 3.000 Mushaf Al-Qur’an untuk Dukung Muktamar ke-35 NU di Tambakberas

Ketua Nahdlatut Turots Lora Ustman Hasan menyebut, dalam lima tahun terakhir pihaknya telah melibatkan sekitar 60 pesantren dalam pelestarian turots. Lebih dari 2.000 manuskrip juga telah berhasil di digitalisasi.

“Lebih dari 2.000 naskah yang telah kami digitalisasi. Dan, masih banyak lagi yang belum tersentuh,” paparnya.

Pameran tersebut menampilkan manuskrip kuno, kitab cetak lama, karya para muassis NU, timeline perjalanan NU hingga karya sejumlah pengurus PBNU yang masih aktif.

BACA JUGA :  Jaka Jatim Batal Demo Polres Pamekasan, Pilih Audiensi Soal Dugaan Penjarahan dan Pengancaman

Ketua Panitia Ayung Notonegoro mengatakan pameran berlangsung selama Muktamar NU ke-35, pukul 09.00–22.00 WIB, dan terbuka gratis untuk masyarakat. Lokasinya berada di depan Kampus IAI Bani Fatah (IAI BAFA).

“Pameran ini akan berlangsung selama muktamar. Dibuka mulai pukul 09.00 hingga 22.00 WIB. Gratis untuk umum. Tempatnya tepat di depan Kampus IAI Bani Fatah (IAI BAFA),” pungkasnya. (Mad/Aj).

Berita Terkait

Pembaruan DTSEN Baru 30 Persen, Warga Pamekasan Terancam Kesulitan Akses Bantuan dan Layanan Kesehatan
Jalan, Air Bersih hingga Rumah Layak, Ini Sasaran TMMD ke-130 Kodim 0826 Pamekasan
Momentum Hari Batik Nasional, DPRD Pamekasan Soroti Gedung Sentra Batik Klampar Belum Optimal
Sentra Batik Klampar Belum Jadi Ruang Produksi, Pengrajin Minta Pemerintah Turun Tangan
Hari Batik Nasional, Pengrajin Pamekasan Dorong Penguatan Budaya dan Pasar
Ketua Serikat Rakyat Pamekasan Bung Makruf Desak DPR RI Segera Sahkan RUU Perampasan Aset
BIP Raih Dua Penghargaan Asia Award 2026, Ali Zainal Abidin Dorong Gerakan Kemanusiaan Menembus Asia
Di Penghujung HUT ke-81 RI, SeRaP Ajak Warga Jaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Pembaruan DTSEN Baru 30 Persen, Warga Pamekasan Terancam Kesulitan Akses Bantuan dan Layanan Kesehatan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Momentum Hari Batik Nasional, DPRD Pamekasan Soroti Gedung Sentra Batik Klampar Belum Optimal

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Sentra Batik Klampar Belum Jadi Ruang Produksi, Pengrajin Minta Pemerintah Turun Tangan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:29 WIB

Hari Batik Nasional, Pengrajin Pamekasan Dorong Penguatan Budaya dan Pasar

Rabu, 30 September 2026 - 20:49 WIB

Ketua Serikat Rakyat Pamekasan Bung Makruf Desak DPR RI Segera Sahkan RUU Perampasan Aset

Berita Terbaru