Kolaborasi Kemensos-Pemkab Pamekasan Diperkuat, Sekolah Rakyat Segera Direalisasikan

Avatar

- Reporter

Senin, 11 Mei 2026 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto: Sesi foto bersama Kemensos RI bersama Bupati Pamekasan dan tokoh agama.

Keterangan foto: Sesi foto bersama Kemensos RI bersama Bupati Pamekasan dan tokoh agama.

PAMEKASAN, NOTICENEWS.id – Kolaborasi antara Kementerian Sosial RI dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan terus diperkuat untuk menyukseskan program prioritas Presiden di bidang pendidikan dan pengentasan kemiskinan.

Sinergi tersebut diwujudkan melalui pengembangan Sekolah Rakyat, yang diproyeksikan menjadi wadah bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar memperoleh akses pendidikan yang layak.

Komitmen itu ditegaskan saat Menteri Sosial RI, Syaifullah Yusuf, berkunjung ke Auditorium Universitas Islam Negeri (UIN) Madura, Senin (11/5/2026).

Dalam sambutannya, Syaifullah Yusuf menegaskan bahwa keberhasilan program di Pulau Madura membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah daerah, tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat.

BACA JUGA :  Rangkaian HPN 2025, PWI Jatim Gelar Jalan Sehat Hadiah Umrah

“Pulau Madura ini kita tidak boleh meninggalkan kiai. Karena itu, program ini harus dipahami secara utuh oleh para kiai, ulama, dan pemerintah daerah sebagai pemangku kebijakan,” ujarnya.

Menurut Mensos, Sekolah Rakyat merupakan wujud kehadiran negara dalam menjalankan amanat Undang-Undang Dasar 1945 untuk menjamin pendidikan bagi anak-anak miskin, anak terlantar, dan mereka yang berisiko putus sekolah.

Ia juga mengapresiasi langkah cepat Pemkab Pamekasan dalam menyambut program tersebut. Menurutnya, kesiapan pemerintah daerah menjadi modal penting agar pelaksanaan Sekolah Rakyat dapat berjalan optimal.

BACA JUGA :  Konsisten Raih WTP, Pamekasan Tegaskan Komitmen Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan

“Terima kasih kepada Bapak Bupati Pamekasan yang telah melakukan langkah-langkah nyata. Berkat kolaborasi ini, sekolah rintisan dapat mulai dilaksanakan di Kabupaten Pamekasan,” katanya.

Sementara itu, Bupati Pamekasan, Dr. KH. Kholilurrahman, menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan Kementerian Sosial demi menghadirkan layanan pendidikan yang menjangkau masyarakat kurang mampu.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah merupakan kunci keberhasilan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan.

BACA JUGA :  Kemenag Apresiasi Guru MAN 2 Pamekasan Raih Satyalencana dari Presiden Prabowo

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Pamekasan dan seluruh masyarakat mengucapkan terima kasih atas perhatian Kementerian Sosial kepada Pamekasan dan Madura. Kami siap berkolaborasi agar program Sekolah Rakyat berjalan maksimal dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Melalui sinergi tersebut, Pemkab Pamekasan berharap program Sekolah Rakyat tidak hanya membuka akses pendidikan bagi anak-anak yang rentan putus sekolah, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mencetak generasi yang mandiri dan mampu keluar dari lingkaran kemiskinan. (Mad/Aj).

Berita Terkait

Angin Kencang Terjang Wilayah Palengaan Pamekasan, Atap Halaman Masjid Ambruk
Lolos dari Penggerebekan di Proppo, Terduga Pengedar Narkoba Ditetapkan sebagai DPO
Sempat Ditolak, Wacana Revitalisasi Terminal Kargo Jadi Pusat UMKM Baru Kembali Diajukan
Jaka Jatim Batal Demo Polres Pamekasan, Pilih Audiensi Soal Dugaan Penjarahan dan Pengancaman
Pembaruan DTSEN Baru 30 Persen, Warga Pamekasan Terancam Kesulitan Akses Bantuan dan Layanan Kesehatan
Fraksi PKB Kritik Proyeksi APBD 2027, PAD Pamekasan Jadi Sorotan
Aliansi BEM Pamekasan Demo Bea Cukai Madura, Soroti Kegaduhan Rokok Marbol di Desa Plakpak Pegantenan
Jalan, Air Bersih hingga Rumah Layak, Ini Sasaran TMMD ke-130 Kodim 0826 Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Angin Kencang Terjang Wilayah Palengaan Pamekasan, Atap Halaman Masjid Ambruk

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Lolos dari Penggerebekan di Proppo, Terduga Pengedar Narkoba Ditetapkan sebagai DPO

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Sempat Ditolak, Wacana Revitalisasi Terminal Kargo Jadi Pusat UMKM Baru Kembali Diajukan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:34 WIB

Jaka Jatim Batal Demo Polres Pamekasan, Pilih Audiensi Soal Dugaan Penjarahan dan Pengancaman

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:47 WIB

Fraksi PKB Kritik Proyeksi APBD 2027, PAD Pamekasan Jadi Sorotan

Berita Terbaru