Pagelaran Budaya Batik Color 2025 : Harmoni Seni, Tradisi, dan Kreativitas Generasi Muda di SMA Maarif 1 Pamekasan

Avatar

- Reporter

Senin, 30 Juni 2025 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto: Sesi foto bersama setelah acara seremonial. 

Keterangan foto: Sesi foto bersama setelah acara seremonial. 

PAMEKASAN, notice – SMA Maarif 1 Pamekasan sukses menggelar kegiatan tahunan Pagelaran Budaya Batik Color 2025 pada Senin, 30 Juni 2025, di halaman sekolah. Mengangkat tema ”Menjaga Warisan, Merawat Identitas”, kegiatan ini menjadi panggung ekspresi seni, kreativitas, dan pelestarian budaya lokal yang melibatkan seluruh elemen siswa dan guru.

Pagelaran ini menghadirkan berbagai pertunjukan seni seperti tari tradisional Madura, teater budaya, musik etnik, serta fashion show batik hasil rancangan siswa. Tidak hanya itu, siswa juga memamerkan hasil karya kreatif dalam bentuk batik tulis, kerajinan tangan, dan kuliner lokal khas Madura dalam pameran terbuka untuk umum.

BACA JUGA :  PCNU dan IKABU Mojokerto Kirim 5.000 Karton AMDK hingga Ribuan Paket Logistik untuk Muktamar 

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala SMA Maarif 1 Pamekasan, Ainul Gurri, S.Sos., yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa pagelaran ini adalah bentuk nyata pendidikan berbasis budaya yang mendorong siswa untuk kreatif, berkarakter, dan berjiwa wirausaha.

“Pagelaran Budaya Batik Color adalah ruang bagi siswa untuk mencintai budaya sendiri sekaligus mengasah potensi mereka di bidang seni, kreativitas, dan kolaborasi,” ungkap Ainul Gurri.

Pagelaran turut dihadiri oleh Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrohman, M.Si., yang memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif sekolah dalam melestarikan budaya lokal melalui pendekatan pendidikan.

“Acara ini bukan hanya menampilkan kreativitas dan bakat para siswa, tapi juga menjadi langkah penting dalam melestarikan budaya lokal, khususnya batik sebagai warisan bangsa,” ujarnya.

BACA JUGA :  PLN UP3 Madura Pastikan Pelanggan dapat Tagihan Listrik Adil dengan Meteran Baru

Sementara itu, perwakilan dari Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XI Kementrian Kebudayaan, Eva menyampaikan apresiasi atas lahirnya Komunitas Batik Color yang digagas oleh kepala sekolah bersama para guru sebagai bentuk perhatian terhadap pengembangan potensi siswa berbasis budaya.

“Cerita Bapak Ainul bersama para guru dalam membentuk Komunitas Batik Color menunjukkan perhatian yang sangat luar biasa terhadap masa depan anak didiknya, dengan menjadikan kekuatan budaya yang diwariskan leluhur sebagai fondasi pembentukan karakter. Kami sangat mengapresiasi upaya beliau yang telah membentuk komunitas batik yang sangat inspiratif ini.” terangnya.

BACA JUGA :  Momentum Hakordia, Kejari Pamekasan Beberkan Hasil Penanganan Kasus Korupsi Sepanjang 2025

Salah satu puncak acara adalah Fashion Parade Batik Color , di mana para siswa menampilkan desain batik khas Madura yang sarat makna filosofis. Setiap busana dijelaskan langsung oleh perancang muda mengenai cerita dan nilai budaya di balik motif yang mereka angkat.

Acara ditutup dengan pertunjukan kolaborasi seni lintas kelas yang menggambarkan keberagaman budaya dalam harmoni kebersamaan.

Melalui pagelaran ini, SMA Maarif 1 Pamekasan terus membuktikan komitmennya dalam membina generasi muda yang kreatif, berbudaya, dan siap menghadapi tantangan masa depan dengan tetap berpijak pada kearifan lokal.

Berita Terkait

Pembaruan DTSEN Baru 30 Persen, Warga Pamekasan Terancam Kesulitan Akses Bantuan dan Layanan Kesehatan
Jalan, Air Bersih hingga Rumah Layak, Ini Sasaran TMMD ke-130 Kodim 0826 Pamekasan
Momentum Hari Batik Nasional, DPRD Pamekasan Soroti Gedung Sentra Batik Klampar Belum Optimal
Sentra Batik Klampar Belum Jadi Ruang Produksi, Pengrajin Minta Pemerintah Turun Tangan
Hari Batik Nasional, Pengrajin Pamekasan Dorong Penguatan Budaya dan Pasar
Ketua Serikat Rakyat Pamekasan Bung Makruf Desak DPR RI Segera Sahkan RUU Perampasan Aset
BIP Raih Dua Penghargaan Asia Award 2026, Ali Zainal Abidin Dorong Gerakan Kemanusiaan Menembus Asia
Di Penghujung HUT ke-81 RI, SeRaP Ajak Warga Jaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Pembaruan DTSEN Baru 30 Persen, Warga Pamekasan Terancam Kesulitan Akses Bantuan dan Layanan Kesehatan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Jalan, Air Bersih hingga Rumah Layak, Ini Sasaran TMMD ke-130 Kodim 0826 Pamekasan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Momentum Hari Batik Nasional, DPRD Pamekasan Soroti Gedung Sentra Batik Klampar Belum Optimal

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Sentra Batik Klampar Belum Jadi Ruang Produksi, Pengrajin Minta Pemerintah Turun Tangan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:29 WIB

Hari Batik Nasional, Pengrajin Pamekasan Dorong Penguatan Budaya dan Pasar

Berita Terbaru

DPO Kasus Narkoba diamankan Polres Pamekasan.

Hukum & Kriminal

DPO Kasus Narkoba Proppo Diciduk di Rumah Kos, Polisi Sita BB 0,27 Gram

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:27 WIB