Jaga Ribuan Muktamirin, Muktamar ke-35 NU Hadirkan Posko Medis 24 Jam dan Rekam Medik Digital

Avatar

- Reporter

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Momentum foto bersama Panitia Bidang Kesehatan Muktamar ke-35 NU.

Momentum foto bersama Panitia Bidang Kesehatan Muktamar ke-35 NU.

JOMBANG, NOTICENEWS.ID – Panitia Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) tidak hanya mematangkan akomodasi bagi ribuan muktamirin, tetapi juga memastikan layanan kesehatan beroperasi dengan sistem yang modern dan siaga penuh selama pelaksanaan muktamar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang.

 

Sebanyak tiga posko kesehatan utama akan beroperasi 24 jam nonstop, didukung dokter, perawat, ambulans siaga, ruang perawatan darurat, hingga penerapan rekam medik digital untuk mempercepat pelayanan kepada peserta maupun tamu penggembira.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tiga posko tersebut ditempatkan di Universitas Wahab Hasbullah (Unwaha), MAN 3 Jombang, dan MTsN Bahrul Ulum Tambakberas. Panitia memastikan seluruh posko beroperasi tanpa jeda dengan sistem piket tenaga medis yang telah disusun secara bergiliran.

BACA JUGA :  HUT ke-81 TNI, Kodim Pamekasan Tegaskan Kekuatan Prajurit Bertumpu pada Kemanunggalan dengan Rakyat

Koordinator Bidang Kesehatan Panitia Muktamar ke-35 NU, DR. dr. HM Zulfikar As’ad, MMR atau yang akrab disapa Gus Ufik, mengatakan seluruh layanan kesehatan dirancang agar peserta memperoleh penanganan medis secara cepat dan profesional selama muktamar berlangsung.

“Kami juga menjalin kerja sama dengan Lembaga Kesehatan PCNU Jombang dan PWNU Jawa Timur. Posko kesehatan ini untuk memberikan pelayanan terbaik bagi peserta muktamar dan para penggembira atau tamu umum,” ujarnya, Kamis (6/8/2026).

Menurut alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (FK UGM) tersebut, kesiapan layanan kesehatan telah dimatangkan melalui sejumlah rapat koordinasi bersama panitia lokal dan berbagai lembaga kesehatan di lingkungan Nahdlatul Ulama.

BACA JUGA :  Polisi Amankan Provokator Kericuhan di Laga MU vs Persis Solo di Pamekasan

Selain melibatkan Persatuan Dokter Nahdlatul Ulama (PDNU) dan Asosiasi Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (Arsinu), panitia juga menggandeng Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang serta Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.

Sebagai bagian dari sistem rujukan, Pemerintah Kabupaten Jombang menyiapkan RSUD Jombang dan RSUD Ploso sebagai rumah sakit utama apabila ditemukan peserta yang membutuhkan penanganan lanjutan. Sementara sejumlah rumah sakit swasta turut memperkuat layanan melalui penempatan tenaga medis di setiap posko.

Gus Ufik menjelaskan, fasilitas di posko kesehatan difokuskan untuk penanganan awal dan stabilisasi pasien sebelum dirujuk apabila diperlukan.

“Begitu ada peserta yang direkomendasikan untuk dirujuk, kami langsung membawa ke RSUD Jombang atau RSUD Ploso. Yang jelas di setiap posko tersedia dokter, perawat, dan ambulans siaga,” jelasnya.

BACA JUGA :  Konsisten Raih WTP, Pamekasan Tegaskan Komitmen Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan

Tak hanya itu, panitia juga menghadirkan inovasi berupa rekam medik digital hasil kolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Jombang. Melalui sistem tersebut, riwayat kesehatan, diagnosis, hingga perkembangan penanganan pasien dapat terdokumentasi secara cepat dan terintegrasi.

Penerapan layanan kesehatan berbasis digital ini diharapkan mampu meningkatkan kecepatan pelayanan sekaligus memastikan setiap peserta memperoleh penanganan medis yang tepat selama Muktamar ke-35 NU yang akan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026.

Dengan dukungan tenaga kesehatan, rumah sakit rujukan, ambulans, serta teknologi digital, panitia optimistis seluruh muktamirin dapat mengikuti agenda muktamar dengan rasa aman, nyaman, dan tenang. (Mad/Aj).

Berita Terkait

Bantuan Budidaya Ikan Air Tawar KKP Rp1 Miliar Menyasar 32 Desa di Pamekasan
Serapan APBD Dinas Perikanan Pamekasan 64 Persen, 60 Persen Terkuras untuk Belanja Pegawai dan TPP
Rapat Paripurna Harjad ke-496 Pamekasan, Ketua DPRD: Kekompakan Kunci Pembangunan
Malam Kemilau Madura Meriahkan Harjad ke-496 Pamekasan, Menteri hingga Bupati se-Madura Hadir
UHC Prioritas Kembali Aktif, Sekda Pamekasan: Berlaku untuk Semua Layanan Kesehatan
Lantik 9 Pejabat Administrator, Bupati Pamekasan Tekankan Profesionalisme dan Tanggung Jawab
Menu MBG Yayasan Bintang Cahaya Majungan Pamekasan Diprotes Warga
Bupati Pamekasan Dicatut dalam Dugaan Jual Beli Jabatan, BMM Tuntut Pengusutan

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 19:54 WIB

Bantuan Budidaya Ikan Air Tawar KKP Rp1 Miliar Menyasar 32 Desa di Pamekasan

Rabu, 4 November 2026 - 20:54 WIB

Serapan APBD Dinas Perikanan Pamekasan 64 Persen, 60 Persen Terkuras untuk Belanja Pegawai dan TPP

Selasa, 3 November 2026 - 18:04 WIB

Rapat Paripurna Harjad ke-496 Pamekasan, Ketua DPRD: Kekompakan Kunci Pembangunan

Senin, 2 November 2026 - 19:31 WIB

UHC Prioritas Kembali Aktif, Sekda Pamekasan: Berlaku untuk Semua Layanan Kesehatan

Senin, 2 November 2026 - 12:17 WIB

Lantik 9 Pejabat Administrator, Bupati Pamekasan Tekankan Profesionalisme dan Tanggung Jawab

Berita Terbaru