PAMEKASAN, NOTICE – Peringatan Hari Jadi ke-495 Kabupaten Pamekasan tahun ini bukan sekadar seremoni dan pesta budaya. Di momentum yang penuh makna ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan memberikan “kado istimewa” bagi para pejuang ekonomi tembakau, yakni penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) kepada ribuan buruh tani dan buruh pabrik rokok.
Penyaluran perdana dilakukan Senin (3/11/2025) di Pendopo Ronggosukowati, sesaat setelah upacara Hari Jadi dan Sidang Paripurna DPRD. Suasana haru dan antusias tampak menyelimuti ratusan warga Desa Bettet, Kecamatan Pamekasan, yang menjadi penerima awal bantuan tersebut.
“Untuk tahun ini total penerima BLT mencapai 23.064 orang. Hari ini dimulai dari Desa Bettet dan selanjutnya disalurkan bertahap ke seluruh penerima di pelosok Pamekasan,” ujar Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman saat menyerahkan bantuan secara simbolis.
Tidak hanya diserahkan, Pemkab Pamekasan juga menghadirkan inovasi agar BLT tepat sasaran dan mudah diakses. Penyaluran dilakukan melalui Bank Jatim menggunakan Virtual Account, sehingga penerima tidak perlu membuka rekening baru atau antre di bank.
“Teknis pencairan kita permudah agar warga tidak perlu repot ke bank. Cukup dengan Virtual Account, bantuan bisa langsung dicairkan,” tegas Bupati.
Ia menegaskan, BLT DBHCHT bukan hanya rutinitas tahunan, tetapi bentuk nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga petani tembakau yang menjadi tulang punggung ekonomi Madura.
“Kami ingin momentum Hari Jadi ini tidak hanya bersifat seremonial, tapi benar-benar memberi manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya petani tembakau yang telah berkontribusi besar bagi ekonomi daerah,” tambahnya.
Terpisah, Kepala Dinas Sosial Pamekasan, Herman Hidayat Santoso, menjelaskan bahwa penyaluran BLT kali ini merupakan launching awal khusus untuk satu desa sebagai simbol dimulainya penyaluran.
“Total penerima buruh tani tembakau 16 ribu lebih, dan buruh pabrik rokok 4 ribu lebih. Semuanya berjumlah 23.064 penerima. InsyaAllah pencairan bertahap dimulai pekan depan, setelah penjadwalan bersama Bank Jatim,” jelasnya.
Nominal bantuan yang diterima sebesar Rp600.000 per pencairan, dan ditargetkan selesai bulan ini.
“Semoga bantuan ini dapat mengurangi beban pengeluaran keluarga dan menjadi modal kecil bagi kebutuhan rumah tangga,” pungkasnya. (Znf/Aj).






