Pantura Pamekasan Masih Minim Layanan Damkar, Ketua DPRD Dorong Pos Baru Segera Dibangun

Avatar

- Reporter

Minggu, 28 Juni 2026 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto: Ketua DPRD Pamekasan, Ali Masykur, saat diwawancarai di Ruang Paripurna

Keterangan foto: Ketua DPRD Pamekasan, Ali Masykur, saat diwawancarai di Ruang Paripurna

PAMEKASAN, NOTICENEWS.id – Jauhnya jangkauan layanan pemadam kebakaran menuju wilayah Pantai Utara (Pantura) Pamekasan menjadi perhatian serius Ketua DPRD Pamekasan, Ali Masykur. Ia menegaskan komitmennya untuk mengawal pembangunan Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) di kawasan tersebut agar masuk dalam skala prioritas pemerintah daerah.

Saat ini, Kabupaten Pamekasan hanya memiliki satu unit armada pemadam kebakaran dan dua unit mobil penyuplai yang seluruhnya berada di kawasan perkotaan. Kondisi itu membuat petugas membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk menjangkau lokasi kebakaran di wilayah Pantura.

Menurut Ali Masykur, keberadaan Pos Damkar di Pantura bukan lagi sekadar wacana, melainkan kebutuhan mendesak demi mempercepat penanganan kebakaran dan meminimalkan kerugian masyarakat.

BACA JUGA :  Sidak Puskesmas Palengaan, Komisi 4 DPRD Pamekasan Minta Bidan Desa Difokuskan ke Layanan

“Rencana pembangunan Pos Damkar di wilayah Pantura sebenarnya sudah lama kami usulkan. Saat saya menjabat Ketua Komisi I sekitar empat tahun lalu, konsepnya sudah dibahas. Bahkan bukan hanya di Pantura, tetapi setiap daerah pemilihan direncanakan memiliki satu pos damkar yang melayani sekitar tiga kecamatan,” ujar Ali Masykur, Minggu (28/6/2026).

Namun, rencana tersebut belum dapat direalisasikan karena terdampak pandemi Covid-19 dan keterbatasan anggaran daerah. Akibatnya, pembangunan Pos Damkar harus tertunda hingga sekarang.

BACA JUGA :  Ribuan Anak Disabilitas Dipeluk dalam Satu Panggung, BIP Tebar Kepedulian Tanpa Sekat di Pamekasan

“Sejak awal kami sudah mengkaji bahwa jarak tempuh armada dari pusat kota menuju Pantura terlalu jauh. Padahal, kebutuhan masyarakat terhadap layanan pemadam kebakaran sangat tinggi,” katanya.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu juga mendorong agar pengadaan armada damkar tidak hanya bergantung pada APBD. Menurutnya, kolaborasi dengan dunia usaha melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) maupun para dermawan dapat menjadi solusi memperkuat layanan kebencanaan.

“Ke depan, armada damkar tidak harus seluruhnya dimiliki pemerintah daerah. Perusahaan melalui CSR maupun para dermawan juga bisa berkontribusi. Bantuan tidak hanya untuk pembangunan tempat ibadah atau fasilitas umum, tetapi juga untuk armada damkar yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” tegasnya.

BACA JUGA :  Pemuda Tewas Bersimbah Darah di Depan Masjid Asy-Syuhada Pamekasan, Dua Dirawat

Meski dihadapkan pada keterbatasan fiskal, Ali memastikan DPRD akan terus memperjuangkan anggaran pembangunan Pos Damkar dalam pembahasan APBD.

“Keterbatasan fiskal memang masih menjadi tantangan, tetapi kami akan terus mengawal agar pembangunan Pos Damkar, khususnya di wilayah Pantura, dapat menjadi prioritas. Ini menyangkut keselamatan masyarakat dan kebutuhan layanan darurat yang tidak bisa ditunda,” pungkasnya. (Mad/aj).

Berita Terkait

Komisi IV DPRD Pamekasan Dalami Dugaan Malapraktik di RSIA Puri Bunda Madura
Diduga Malapraktik, Aktivis Geruduk Dinkes Pamekasan Desak Cabut Izin RSIA Puri Bunda Madura
PMII Desak Penuntasan Tambang Galian C di Pamekasan
Korwil BGN Pamekasan Mangkir dari Aksi PMII, Ketua DPRD: Kalau Perlu Diganti, Ganti Saja!
PC PMII Pamekasan Siap Kerahkan 500 Massa, Serukan Evaluasi Total Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran
DKPP Pamekasan Siapkan Langkah Kongkrit untuk Petani Tembakau
Bupati Pamekasan Benahi Layanan Kesehatan, Seluruh Kepala Puskesmas Ditarget Definitif Tahun Ini
Sidak RSUD Smart Pamekasan, Bupati Kholilurrahman Pastikan Mutu Layanan Terjaga

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 13:18 WIB

Pantura Pamekasan Masih Minim Layanan Damkar, Ketua DPRD Dorong Pos Baru Segera Dibangun

Jumat, 26 Juni 2026 - 17:04 WIB

Komisi IV DPRD Pamekasan Dalami Dugaan Malapraktik di RSIA Puri Bunda Madura

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:27 WIB

Diduga Malapraktik, Aktivis Geruduk Dinkes Pamekasan Desak Cabut Izin RSIA Puri Bunda Madura

Rabu, 24 Juni 2026 - 23:38 WIB

PMII Desak Penuntasan Tambang Galian C di Pamekasan

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:14 WIB

Korwil BGN Pamekasan Mangkir dari Aksi PMII, Ketua DPRD: Kalau Perlu Diganti, Ganti Saja!

Berita Terbaru

PMII saat melakukan dialog dengan Bupati Pamekasan

Daerah

PMII Desak Penuntasan Tambang Galian C di Pamekasan

Rabu, 24 Jun 2026 - 23:38 WIB