PAMEKASAN | NOTICENEWS.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan terus memperkuat sektor perikanan sebagai salah satu penopang ketahanan pangan daerah. Melalui program pembangunan Kampung Budidaya Perikanan, pemerintah menyiapkan berbagai bentuk dukungan, termasuk peluang bantuan dari pemerintah pusat dengan nilai mencapai Rp700 juta.
Komitmen tersebut disampaikan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Diskan) Pamekasan, Abdul Fata, saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Budidaya Ikan Air Tawar yang diikuti para pembudidaya ikan.
Menurut Abdul Fata, pembangunan kampung budidaya merupakan salah satu program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan periode 2025–2030. Program tersebut selaras dengan kebijakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang juga mengembangkan konsep Kampung Budidaya Perikanan sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Program daerah dan program pemerintah pusat saling melengkapi. Karena itu kami ingin masyarakat, khususnya kelompok pembudidaya ikan, memanfaatkan peluang ini sebaik mungkin,” ujarnya, Selasa (30/6/2026).
Ia menjelaskan, pemerintah pusat saat ini membuka kesempatan bagi daerah untuk memperoleh bantuan pembangunan kawasan budidaya ikan dengan nilai anggaran hingga Rp700 juta. Bantuan tersebut meliputi pembangunan 20 unit kolam beton berukuran 3×5 meter, fasilitas pengolahan limbah, hingga pendampingan teknis bagi kelompok penerima.
“Kesempatan ini harus dimanfaatkan. Informasi yang kami terima, masa pengajuan proposal diperpanjang sehingga masih ada waktu bagi kelompok yang belum mengajukan untuk segera melengkapi persyaratan,” katanya.
Abdul Fata menegaskan, pendampingan kepada kelompok budidaya akan dilakukan secara intensif agar tingkat keberhasilan program semakin tinggi. Menurutnya, pembangunan kampung budidaya tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga menciptakan sistem budidaya yang terintegrasi mulai dari pembenihan, pembesaran, hingga pemasaran hasil panen.
Lebih lanjut, Fata mengatakan kegiatan Bimtek Budidaya Ikan Air Tawar menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas dan keterampilan para pembudidaya agar mampu mengelola usaha perikanan secara lebih profesional.
Pemkab Pamekasan juga tengah menyiapkan pola kerja sama pemasaran hasil budidaya dengan berbagai pihak. Langkah ini dilakukan agar para pembudidaya tidak mengalami kesulitan menjual hasil panennya setelah produksi meningkat.
“Dengan dukungan program daerah, bantuan pemerintah pusat, serta jaminan pendampingan dan pemasaran, kami berharap sektor perikanan di Pamekasan semakin berkembang dan mampu meningkatkan kesejahteraan para pembudidaya,” pungkasnya. (Mad/Aj).






