Economic Fest 2026 Dorong UMKM Pamekasan Naik Kelas, HIPMI Buka Peluang Ekspor dan Pendampingan Bisnis

Avatar

- Reporter

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sambutan Ketua Umum BPC HIPMI Pamekasan, Ach. Kusairi di acara pembukaan Economic Fest 2026.

Sambutan Ketua Umum BPC HIPMI Pamekasan, Ach. Kusairi di acara pembukaan Economic Fest 2026.

PAMEKASAN, NOTICENEWS.id – Economic Fest 2026 yang digelar Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Pamekasan menjadi momentum strategis untuk mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik kelas. Tak sekadar menghadirkan pameran produk, ajang ini juga disiapkan sebagai pintu pembuka kolaborasi bisnis, perluasan pasar hingga peluang ekspor bagi UMKM lokal.

 

Kegiatan yang berlangsung di kawasan Arek Lancor, Pamekasan, sejak 1 hingga 9 Juni 2026 tersebut diikuti sekitar 70 pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha.

 

Ketua Umum BPC HIPMI Pamekasan, Ach. Kusairi, mengatakan Economic Fest 2026 merupakan wujud komitmen HIPMI dalam menumbuhkan semangat kewirausahaan sekaligus memperkuat peran organisasi sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menggerakkan ekonomi masyarakat.

BACA JUGA :  Festival Musik Daul Meriahkan Desa Buddagan, Warga Pamekasan Senang Budaya Jadi Sumber Rezeki

 

“Kami ingin hadir bukan hanya sebagai pelaku usaha, tetapi juga menjadi mitra pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan,” ujarnya saat pembukaan acara, Senin (1/6/2026).

 

Menurutnya, Pamekasan memiliki potensi ekonomi yang besar dan perlu terus dikembangkan melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Salah satu fokus utama HIPMI adalah membantu UMKM lokal agar mampu meningkatkan kapasitas usaha dan memperluas jangkauan pasar.

 

“UMKM harus didorong untuk naik kelas. Karena itu, program-program HIPMI ke depan akan diarahkan pada penguatan kapasitas usaha, pendampingan bisnis, hingga membuka konektivitas yang lebih luas bagi para pelaku UMKM,” jelasnya.

BACA JUGA :  5.397 Buruh dari 64 Pabrik Rokok Legal di Pamekasan Ditarget Terima BLT DBHCHT September Ini

 

Ia berharap Economic Fest tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial tahunan, melainkan menjadi awal lahirnya wadah yang mampu mempercepat pertumbuhan UMKM di Pamekasan.

 

“Harapan kami, setelah kegiatan ini ada ruang yang dapat mewadahi teman-teman UMKM agar terus berkembang. Pamekasan tidak boleh hanya dikenal di tingkat daerah, tetapi harus mampu membangun jejaring dengan kabupaten lain di Jawa Timur, bahkan hingga pasar nasional dan internasional,” tegas Kusairi.

BACA JUGA :  Aksi Curanmor di Ruko Teja Berakhir Cepat, Lansia Asal Sampang Ditangkap Polisi

 

Sebagai bentuk komitmen tersebut, HIPMI Pamekasan juga berencana memperluas akses pasar bagi produk unggulan daerah, termasuk membuka peluang ekspor melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.

 

“Produk-produk unggulan Pamekasan memiliki potensi besar untuk menembus pasar yang lebih luas. Tugas kami adalah membantu membuka akses dan memperkuat daya saing para pelaku usaha,” tambahnya.

 

Melalui Economic Fest 2026, HIPMI berharap semakin banyak pelaku UMKM yang mampu tumbuh, berinovasi, dan menjadi penggerak ekonomi daerah di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif. (znf/Aj).

 

 

Berita Terkait

BRI Peduli Bantu Pembangunan Pagar Masjid Darus Salam di Pamekasan
Sempat Ditolak, Wacana Revitalisasi Terminal Kargo Jadi Pusat UMKM Baru Kembali Diajukan
Sempat Tertinggal, PAD Dishub Pamekasan Meroket 21 Persen dalam Dua Bulan
Hari Batik Nasional, Pengrajin Pamekasan Dorong Penguatan Budaya dan Pasar
Diluar Prediksi, Serapan Tembakau di Pamekasan Tembus 42 Ribu Ton
Anggaran Rp770 Juta DBHCHT Disperindag Pamekasan Belum Terealisasi
Serapan DBHCHT 2026 Baru 53 Persen, Program Fisik Terkendala
Terima BLT DBHCHT Buruh Pabrik Rokok, CV Jawara Internasional Dorong Kepatuhan BPJS

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:18 WIB

BRI Peduli Bantu Pembangunan Pagar Masjid Darus Salam di Pamekasan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Sempat Ditolak, Wacana Revitalisasi Terminal Kargo Jadi Pusat UMKM Baru Kembali Diajukan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:18 WIB

Sempat Tertinggal, PAD Dishub Pamekasan Meroket 21 Persen dalam Dua Bulan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:29 WIB

Hari Batik Nasional, Pengrajin Pamekasan Dorong Penguatan Budaya dan Pasar

Rabu, 30 September 2026 - 21:53 WIB

Diluar Prediksi, Serapan Tembakau di Pamekasan Tembus 42 Ribu Ton

Berita Terbaru

Kasat Reskrim Polres Pamekasan, AKP Yoyok Hardianto, saat menggelar konferensi pers ungkap kasus dugaan penistaan agama.

Hukum & Kriminal

Nenek 62 Tahun di Pamekasan Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penistaan Agama 

Sabtu, 31 Okt 2026 - 14:42 WIB