Bupati Pamekasan Salurkan BLT DBHCHT kepada Buruh CV Jawara Internasional

Avatar

- Reporter

Kamis, 24 September 2026 - 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sesi foto bersama Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman bersama Direktur CV Jawara Internasional, Alfian Masrsuto.

Sesi foto bersama Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman bersama Direktur CV Jawara Internasional, Alfian Masrsuto.

PAMEKASAN, NOTICENEWS.ID — Pemerintah Kabupaten Pamekasan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT DBHCHT) kepada buruh pabrik rokok CV Jawara Internasional.

Penyaluran bantuan tersebut berlangsung di gudang CV Jawara Internasional, Pamekasan, Kamis (24/9/2026), dan dihadiri langsung Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memberikan manfaat dari penerimaan DBHCHT kepada buruh yang memenuhi ketentuan sebagai penerima bantuan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan itu, Bupati Pamekasan juga mengapresiasi CV Jawara Internasional yang dinilai memberikan perhatian terhadap perlindungan sosial pekerja, khususnya melalui kepesertaan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

“Saya mengapresiasi langkah dari CV Jawara Internasional Jaya yang telah mengumpulkan penerima BLT DBHCHT pada hari ini. Karena pertama, ternyata CV Jawara Internasional Jaya adalah pembayar BPJS terbesar menurut informasi, yaitu sebanyak Rp56.800.000,” ujar KH Kholilurrahman.

BACA JUGA :  Pesan Wan Sehan Jadi Titik Balik, Relawan Bani Insan Peduli Siap Lanjutkan Pengabdian

Menurut Bupati KH Kholil, kepatuhan perusahaan dalam membayar BPJS menjadi salah satu bagian penting dalam memperluas cakupan perlindungan sosial masyarakat sekaligus mendukung percepatan Universal Health Coverage (UHC) di Pamekasan.

Karena itu, ia meminta perusahaan dan pelaku usaha lainnya di Pamekasan turut meningkatkan kepesertaan dan pembayaran BPJS bagi para pekerjanya.

“Saya mohon kepada owner dari beberapa mesin rokok, pabrik rokok, untuk lebih meningkatkan pembayaran BPJS, utamanya kepada pemerintah, sehingga dengan demikian mempercepat terealisasikannya BPJS UHC prioritas,” katanya.

Kh. Kholil menegaskan Pemkab Pamekasan juga terus mendorong para pengusaha untuk memenuhi kewajiban cukai dan jaminan sosial pekerja.

“Pemkab sudah berkirim surat kepada beberapa pengusaha agar supaya lebih aktif lagi membayar cukai, kemudian membayar BPJS sudah kami tekankan. Akan tetapi memang perlu kesadaran bersama,” ujarnya.

BACA JUGA :  Bupati Pamekasan Ajak Generasi Muda Tak Kehilangan Jejak Sejarah Lewat Festival Bonsai Arek Lancor 2025

Bupati KH Kholil menilai dunia usaha memiliki peran penting dalam perekonomian daerah, terutama melalui penyerapan tenaga kerja. Karena itu, kontribusi pengusaha dan pemerintah dinilai perlu berjalan bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, Bupati KH Kholil turut mengapresiasi program sosial yang dilakukan CV Jawara Internasional, termasuk pemberangkatan masyarakat untuk menjalankan ibadah umrah.

Kepada para penerima BLT DBHCHT, KH Kholilurrahman berpesan agar bantuan yang diterima dimanfaatkan secara bijak untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

“Pesan saya kepada penerima BLT, pertama bersyukur. Kemudian manfaatkan dana yang kecil itu secara maksimal. Artinya tidak dihambur-hamburkan,” pungkasnya.

Terpisah, Direktur CV Jawara Internasional, Alfian Masrsuto, menjelaskan bahwa buruh yang memenuhi persyaratan menerima BLT DBHCHT sebesar Rp600 ribu untuk satu tahap. Menurutnya, penyaluran BLT DBHCHT di Pamekasan umumnya dilakukan dalam dua tahap, sehingga total bantuan dalam satu tahun mencapai Rp1,2 juta sesuai ketentuan yang berlaku.

BACA JUGA :  Jalan, Air Bersih hingga Rumah Layak, Ini Sasaran TMMD ke-130 Kodim 0826 Pamekasan

“Untuk Kabupaten Pamekasan dibagi dua, biasanya awal tahun dan akhir tahun. Namun karena sekarang APBD baru diketok, maka ini sebetulnya harusnya bulan dua atau maksimal bulan tiga. Nah, ini baru dikasihkan sekarang,” ujar Alfian.

Ia menambahkan, penerima BLT DBHCHT tidak semata-mata ditentukan berdasarkan status sebagai buruh pabrik. Terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi, termasuk status pekerja dan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sesuai ketentuan.

“Yang penting kerja di CV Jawara, dalam satu tahun tidak pernah putus bekerja, kemudian didaftarkan oleh kita dan kita mampu untuk bayar BPJS Ketenagakerjaannya,” pungkasnya. (Mad/Aj).

Berita Terkait

Pengajian Akbar Harjad ke-496 Pamekasan, Bupati Kholil: Perkuat Karakter dan Spiritualitas Masyarakat
Serapan APBD Diskop, UKM dan Naker Pamekasan Baru 42,77 Persen, Empat Proyek Fisik tak Terealisasi
Fantastis, Anggaran Beli Pulsa Tembus Rp982,5 Juta, Kepala DP3APPKB Pamekasan Mengaku Belum Baca Data
Bantuan Budidaya Ikan Air Tawar KKP Rp1 Miliar Menyasar 32 Desa di Pamekasan
Serapan APBD Dinas Perikanan Pamekasan 64 Persen, 60 Persen Terkuras untuk Belanja Pegawai dan TPP
Rapat Paripurna Harjad ke-496 Pamekasan, Ketua DPRD: Kekompakan Kunci Pembangunan
Malam Kemilau Madura Meriahkan Harjad ke-496 Pamekasan, Menteri hingga Bupati se-Madura Hadir
UHC Prioritas Kembali Aktif, Sekda Pamekasan: Berlaku untuk Semua Layanan Kesehatan

Berita Terkait

Senin, 9 November 2026 - 01:05 WIB

Pengajian Akbar Harjad ke-496 Pamekasan, Bupati Kholil: Perkuat Karakter dan Spiritualitas Masyarakat

Minggu, 8 November 2026 - 18:57 WIB

Serapan APBD Diskop, UKM dan Naker Pamekasan Baru 42,77 Persen, Empat Proyek Fisik tak Terealisasi

Minggu, 8 November 2026 - 17:53 WIB

Fantastis, Anggaran Beli Pulsa Tembus Rp982,5 Juta, Kepala DP3APPKB Pamekasan Mengaku Belum Baca Data

Kamis, 5 November 2026 - 19:54 WIB

Bantuan Budidaya Ikan Air Tawar KKP Rp1 Miliar Menyasar 32 Desa di Pamekasan

Rabu, 4 November 2026 - 20:54 WIB

Serapan APBD Dinas Perikanan Pamekasan 64 Persen, 60 Persen Terkuras untuk Belanja Pegawai dan TPP

Berita Terbaru