Bupati Pamekasan Ajak Generasi Muda Tak Kehilangan Jejak Sejarah Lewat Festival Bonsai Arek Lancor 2025

Avatar

- Reporter

Minggu, 16 November 2025 - 16:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman didampingi Wakil Bupati, Sukriyanto dan Sekretaris Daerah, Masrukin bersama panitia pelaksana.

Foto bersama Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman didampingi Wakil Bupati, Sukriyanto dan Sekretaris Daerah, Masrukin bersama panitia pelaksana.

PAMEKASAN, NOTICE – Festival Bonsai Arek Lancor Bupati Cup 2025 menjadi panggung perayaan seni dan alam dalam rangka Hari Jadi ke-495 Pamekasan, Minggu (16/11).

 

Dalam sambutannya, Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman menekankan pentingnya menjaga jejak peradaban sebagai bagian dari identitas bangsa.

 

Menurutnya, kejayaan masa lalu hanya dapat dikenali apabila generasi saat ini mau belajar dan merawat warisan budaya yang masih tersisa.

BACA JUGA :  Viral di Media Sosial, Siswa SMAN 3 Pamekasan Laporkan Menu MBG Berbelatung ke Presiden 

 

“Jika generasi kita kehilangan jejak sejarah bangsanya, maka mereka akan mengalami ketercerabutan budaya dan kehilangan arah di masa depan,” tegasnya.

 

Festival bonsai ini, kata Bupati, bukan sekadar ajang kontes tanaman hias, tetapi juga ruang edukasi ekologis. Bonsai adalah simbol kesabaran, ketelatenan, serta kecintaan pada alam nilai yang perlu terus ditumbuhkan di tengah perkembangan zaman.

BACA JUGA :  Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Polres Pamekasan: Momentum Untuk Mengenang Jasa Pahlawan

 

Bupati juga mengapresiasi keluarga besar Rumah Bonsai Indonesia (RUBI) yang telah mengambil peran dalam memeriahkan Hari Jadi Pamekasan. Ia menilai festival ini memberi manfaat luas, mulai dari meningkatkan minat masyarakat terhadap seni bonsai, menjadi ruang silaturahmi para penghobi, hingga membuka peluang ekonomi kreatif yang bernilai tinggi.

 

“Festival ini tidak hanya berdimensi ekonomi dan estetika, tetapi juga menjadi bentuk kesadaran ekologis bagi para pecintanya,” ujarnya.

BACA JUGA :  Wabup Pamekasan Tekankan Peran Penghafal Al-Qur’an sebagai Pilar Moral dan Sosial Masyarakat

 

Bupati berharap kegiatan ini dapat menginspirasi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus merawat lingkungan dan mengembangkan bakat di bidang seni tanaman hias.

 

Di akhir sambutannya, Bupati secara resmi membuka Festival Bonsai Arek Lancor Bupati Cup 2025 yang mengusung tema “Berkarya Tanpa Batas, Berkreasi Tanpa Henti.” (znf/Aj).

Berita Terkait

Rakercab PMII Pamekasan Soroti Tambang Ilegal, Ekologi Madura Dipertanyakan
Komisi IV DPRD Pamekasan Soroti Keuangan RSUD Smart, Investasi Rp2,5 Miliar dan Piutang JKN Rp22 Miliar
Pesan Wan Sehan Jadi Titik Balik, Relawan Bani Insan Peduli Siap Lanjutkan Pengabdian
Founder BIP Buka Suara Soal Polemik Bantuan 2 Miliar Griya Lansia
Polres Pamekasan Fasilitasi Rehabilitasi Pengguna Sabu Atas Permohonan Orang Tua
Nelayan Sulit Dapat Solar, Komisi II DPRD Pamekasan Sidak SPBU Asem Manis
DPRD Pamekasan Mulai Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025, Bupati Paparkan Kinerja Keuangan Daerah
Pemkab Pamekasan Genjot Kampung Budidaya Ikan, Siapkan Bantuan Hingga Rp700 Juta untuk Kelompok Perikanan

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 23:56 WIB

Rakercab PMII Pamekasan Soroti Tambang Ilegal, Ekologi Madura Dipertanyakan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:43 WIB

Komisi IV DPRD Pamekasan Soroti Keuangan RSUD Smart, Investasi Rp2,5 Miliar dan Piutang JKN Rp22 Miliar

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:34 WIB

Pesan Wan Sehan Jadi Titik Balik, Relawan Bani Insan Peduli Siap Lanjutkan Pengabdian

Senin, 13 Juli 2026 - 00:22 WIB

Founder BIP Buka Suara Soal Polemik Bantuan 2 Miliar Griya Lansia

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:05 WIB

Polres Pamekasan Fasilitasi Rehabilitasi Pengguna Sabu Atas Permohonan Orang Tua

Berita Terbaru