2 Kasus Pembunuhan Sepekan di Pamekasan, Akademisi Hukum Desak Polisi Perketat Razia Sajam

Avatar

- Reporter

Minggu, 9 November 2025 - 10:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akademisi dan pengacara spesialis hukum pidana, Ribut Baidi.

Akademisi dan pengacara spesialis hukum pidana, Ribut Baidi.

PAMEKASAN, NOTICE – Dua kasus pembunuhan dalam waktu berdekatan kembali mengguncang Kabupaten Pamekasan. Setelah insiden sadis di Batumarmar, masyarakat kini dikejutkan lagi oleh peristiwa serupa di wilayah kota. Kondisi ini memicu keprihatinan publik, termasuk dari kalangan akademisi dan praktisi hukum.

 

Akademisi dan pengacara spesialis hukum pidana, Ribut Baidi, angkat bicara dan menilai situasi ini harus menjadi alarm serius bagi aparat penegak hukum dan masyarakat.

BACA JUGA :  Jokowi Minta ASEAN Tangani Masalah Muslim Rohingya di Rakhine State

 

“Dalam dua hari saja terjadi dua kasus pembunuhan. Ini sangat memprihatinkan dan harus menjadi perhatian serius semua pihak, terutama Polres Pamekasan untuk lebih sigap memperkuat program Kamtibmas,” tegasnya, Minggu (9/11/2025).

 

Ribut Baidi menekankan pentingnya kolaborasi erat antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan. Menurutnya, keamanan bukan hanya tugas aparat, namun tanggung jawab bersama.

 

“Kerja sama sinergis antara polisi dan masyarakat adalah kunci utama mencegah tindak kriminal. Pamekasan harus tetap aman, damai, dan kondusif,” ujarnya.

BACA JUGA :  Partai NasDem Serahkan B1-KWK kepada Kiai Kholil-Sukri Maju Pilkada Pamekasan 

 

Ia juga mendorong Polres Pamekasan meningkatkan operasi senjata tajam (sajam) dan senjata api (senpi) sebagai langkah preventif untuk menekan potensi tindak kejahatan.

 

Tak hanya pendekatan hukum, Ribut Baidi mendorong adanya gerakan moral dan spiritual yang melibatkan masyarakat luas.

 

“Ke depan, penting ada gerakan doa dan shalawat bersama untuk Bumi Gerbang Salam, disertai imbauan kepatuhan hukum dan penguatan hubungan sosial antarwarga,” tambah Dosen Hukum Pidana Universitas Islam Madura (UIM) tersebut.

BACA JUGA :  Polisi Gerebek Dua Rumah di Pamekasan, Puluhan Botol Miras Berbagai Jenis Diamankan

 

Ia menegaskan, upaya menciptakan rasa aman harus dilakukan secara komprehensif dan berkelanjutan.

 

“Intinya, masyarakat dan kepolisian harus berjalan bersama mencegah munculnya kejahatan dan tindakan yang merugikan,” tutupnya. (znf/Aj).

Berita Terkait

Peringati Hari Lahir Pancasila, Bupati Pamekasan Ajak Warga Wujudkan Nilai Pancasila dalam Kehidupan
Empat Sapi Jumbo dan Delapan Kambing Dikurbankan, Tangga Seribu Tebar Ribuan Paket Daging
Polres Pamekasan Ungkap Dugaan Penipuan Travel Umrah Ilegal, Kerugian Ditaksir Capai Rp10 Miliar
Kabur hingga NTB, Terduga Komplotan Pencuri Emas Spesialis Antar Pulau Akhirnya Dibekuk 
Ratusan Motor Balap Liar Diamankan, Polres Pamekasan Sita 582 Kendaraan
Polres Pamekasan Amankan 9 Pelaku Kejahatan Jalanan, Ungkap Kasus Curanmor hingga Penipuan dalam Sepekan
Pemkab Pamekasan dan BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Sinergi Tingkatkan Kepesertaan Jaminan Sosial
Ribuan Anak Disabilitas Dipeluk dalam Satu Panggung, BIP Tebar Kepedulian Tanpa Sekat di Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 19:57 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila, Bupati Pamekasan Ajak Warga Wujudkan Nilai Pancasila dalam Kehidupan

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:32 WIB

Empat Sapi Jumbo dan Delapan Kambing Dikurbankan, Tangga Seribu Tebar Ribuan Paket Daging

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:27 WIB

Polres Pamekasan Ungkap Dugaan Penipuan Travel Umrah Ilegal, Kerugian Ditaksir Capai Rp10 Miliar

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:38 WIB

Kabur hingga NTB, Terduga Komplotan Pencuri Emas Spesialis Antar Pulau Akhirnya Dibekuk 

Senin, 11 Mei 2026 - 09:12 WIB

Ratusan Motor Balap Liar Diamankan, Polres Pamekasan Sita 582 Kendaraan

Berita Terbaru

Ilustrasi Budidaya Ikan lele.

Daerah

Program Kampung Lele di Pamekasan Masih Tertahan

Rabu, 3 Jun 2026 - 23:15 WIB