Sekolah Rakyat Pamekasan Siap Launching 15 Agustus: Peserta Didik Tetap Bertahan di Tengah Tantangan

Avatar

- Reporter

Jumat, 8 Agustus 2025 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto: Ilustrasi kegiatan belajar mengajar sekolah rakyat.

Keterangan foto: Ilustrasi kegiatan belajar mengajar sekolah rakyat.

PAMEKASAN, notice – Pemerintah Kabupaten Pamekasan melalui Dinas Sosial memastikan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat akan dimulai pada 15 Agustus 2025. Meski secara nasional beberapa daerah mengalami penurunan jumlah peserta, namun Pamekasan justru menunjukkan tren positif: seluruh peserta tetap bertahan.

Kepala Dinas Sosial Pamekasan, Herman Hidayat Santoso, mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan penguatan komunikasi dan sosialisasi kepada calon peserta didik serta orang tua mereka. Hal ini menjadi kunci keberhasilan mempertahankan jumlah peserta didik sebanyak 50 orang, yang terbagi ke dalam dua rombongan belajar (rombel) dengan formasi ideal 25 siswa per kelas.

BACA JUGA :  Dialog Terbuka Warnai Aksi Petani Tembakau di Pamekasan, Bupati Kholil Janji Kawal Aspirasi hingga Pusat

“Kami membangun komunikasi intensif dengan calon siswa dan orang tuanya. Edukasi dan silaturahmi terus kami lakukan karena program ini adalah prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto dalam rangka mengentaskan kemiskinan melalui pendidikan,” ungkap Herman, Jum’at (8/8).

Menurut Herman, pihaknya hanya berperan mendampingi dan memastikan program Sekolah Rakyat berjalan sesuai arahan pusat. Urusan teknis sepenuhnya menjadi kewenangan pihak sekolah.

Di balik keberhasilan itu, Herman mengakui adanya sejumlah tantangan di lapangan, terutama keraguan dari sebagian orang tua calon peserta didik. Keraguan tersebut muncul karena Sekolah Rakyat merupakan model pendidikan baru yang belum memiliki rekam jejak kuat. Selain itu, budaya lokal di Madura yang cenderung lebih memilih pondok pesantren menjadi tantangan tersendiri.

BACA JUGA :  Pembaruan DTSEN Baru 30 Persen, Warga Pamekasan Terancam Kesulitan Akses Bantuan dan Layanan Kesehatan

“Kalau tidak ada penguatan, saya khawatir banyak yang mundur seperti di daerah lain. Tantangan terberat adalah persepsi masyarakat dan tradisi memasukkan anak ke pesantren. Ini butuh pendekatan kultural yang kuat,” tegasnya.

Sementara itu, progres renovasi gedung Sekolah Rakyat juga menunjukkan perkembangan signifikan. Herman menyebut, berdasarkan kunjungan terbaru Bupati Pamekasan, proses renovasi telah mencapai 90 persen.

BACA JUGA :  Muktamar ke-35 NU Siapkan Layanan Premium, 9 Tower Penginapan dan 3.000 Kasur Baru Sambut Muktamirin

“Target kami, sebelum MPLS dimulai, renovasi sudah tuntas. Maksimal H-1, gedung siap digunakan,” tambahnya.

Sekolah Rakyat digagas sebagai program unggulan pemerintah pusat dalam mengentaskan kemiskinan struktural melalui akses pendidikan yang inklusif dan berkualitas. Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya pembangunan manusia sebagai fondasi utama kemajuan bangsa.

“Kami yakin, jika pendidikan yang kuat dibangun sejak dini, maka anak-anak ini kelak bisa memperbaiki kondisi ekonomi keluarga mereka,” tutupnya.

 

Berita Terkait

Sempat Ditolak, Wacana Revitalisasi Terminal Kargo Jadi Pusat UMKM Baru Kembali Diajukan
Pembaruan DTSEN Baru 30 Persen, Warga Pamekasan Terancam Kesulitan Akses Bantuan dan Layanan Kesehatan
Fraksi PKB Kritik Proyeksi APBD 2027, PAD Pamekasan Jadi Sorotan
Jalan, Air Bersih hingga Rumah Layak, Ini Sasaran TMMD ke-130 Kodim 0826 Pamekasan
Kasus Indomaret Panaan Babak Baru, Polres Pamekasan Bentuk Timsus Usut Pelaku
BIP Hadirkan Keceriaan untuk 500 Anak Yatim di Pasar Malam Pamekasan
Buntut Bangunan Indomaret Dirusak, DPRD Pamekasan Soroti Lonjakan Kuota Ritel Modern
Buntut Audiensi ke Bupati Pamekasan, Penolakan Indomaret Berujung Pembongkaran

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Sempat Ditolak, Wacana Revitalisasi Terminal Kargo Jadi Pusat UMKM Baru Kembali Diajukan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Pembaruan DTSEN Baru 30 Persen, Warga Pamekasan Terancam Kesulitan Akses Bantuan dan Layanan Kesehatan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:47 WIB

Fraksi PKB Kritik Proyeksi APBD 2027, PAD Pamekasan Jadi Sorotan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Jalan, Air Bersih hingga Rumah Layak, Ini Sasaran TMMD ke-130 Kodim 0826 Pamekasan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Kasus Indomaret Panaan Babak Baru, Polres Pamekasan Bentuk Timsus Usut Pelaku

Berita Terbaru

DPO Kasus Narkoba diamankan Polres Pamekasan.

Hukum & Kriminal

DPO Kasus Narkoba Proppo Diciduk di Rumah Kos, Polisi Sita BB 0,27 Gram

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:27 WIB