Sekolah Rakyat Menengah Pertama 29 Pamekasan Resmi Dibuka

Avatar

- Reporter

Jumat, 15 Agustus 2025 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto: Pemotongan tumpeng sebagai tanda diresmikannya Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 29 Pamekasan.

Keterangan foto: Pemotongan tumpeng sebagai tanda diresmikannya Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 29 Pamekasan.

PAMEKASAN//NOTICE – Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 29 yang berlokasi di Jalan Raya Jokotole, Kabupaten Pamekasan, resmi dibuka, Jum’at (15/8/2025). Peresmian ini sekaligus menandai dimulainya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama dua pekan, yang dibuka langsung oleh Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman.

Sebanyak 50 siswa, terdiri dari 26 laki-laki dan 24 perempuan akan dibagi menjadi dua rombongan belajar. Sistem pembelajaran di SRMP 29 menggunakan model boarding school, yang diyakini Bupati mampu menjaga anak dari pengaruh negatif dan membentuk karakter kuat.

“Saya yakin semua anak akan sukses, insyaallah, karena ada dua hal. Pertama, sistem boarding school yang membuat siswa lebih terjaga, seperti di pesantren. Kedua, program makanan bergizi gratis yang menunjang kecerdasan dan kesehatan mereka,” ujarnya.

BACA JUGA :  Bupati Pamekasan Mutasi 21 Pejabat Eselon II; Meningkatkan Efektivitas Kerja dan Memperkuat Koordinasi

Bupati menegaskan, Pemkab Pamekasan mendukung penuh program ini, apalagi Sekolah Rakyat merupakan program prioritas Presiden. Ia menjelaskan alasan dimulainya dari jenjang SMP.

“Siswa SMP lebih mudah beradaptasi dan bersosialisasi. Kalau dari SD, keterikatannya dengan orang tua lebih besar,” jelasnya.

Kepala SRMP 29, Aisyah Minarni Mukti, menyampaikan seluruh fasilitas mulai dari asrama, peralatan mandi, kebersihan, hingga sarana belajar telah siap digunakan. Setiap siswa akan mendapat pendampingan tiga wali asuh dan satu wali asrama, yang akan bersinergi dengan tenaga pendidik.

BACA JUGA :  Usai Tampilkan DJ Aqinn x Yezzy, Teman Jhuang Cafe Pamekasan Ditutup Paksa

Selama MPLS, siswa mengikuti berbagai program khusus, mulai dari talent mapping berbasis aplikasi, pelatihan baris-berbaris bersama TNI, hingga pembekalan anti-bullying.

“Pesan dari Gus Menteri jelas, tidak boleh ada bullying di Sekolah Rakyat. Kami akan mendampingi siswa secara intensif,” tegas Aisyah.

Selain itu, siswa akan dipinjamkan laptop untuk menunjang pembelajaran. Dalam keadaan tertentu, mereka diperbolehkan meminjam ponsel untuk sementara waktu. Di bidang kesehatan, UKS telah dilengkapi obat-obatan, dan pihak sekolah berencana menambah tenaga medis bekerja sama dengan Pemkab.

BACA JUGA :  Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Pamekasan Ajak Masyarakat Jaga Kesatuan dan Persatuan

Untuk membuat siswa betah, sekolah menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Orang tua siswa pun diberdayakan melalui program bantuan sosial dan koperasi Merah Putih.

“Kalau anaknya aman dan kebutuhan orang tua terpenuhi, insyaallah semua tenang,” kata Aisyah.

Wali siswa diperbolehkan menjenguk setiap Minggu. Untuk pulang, aturan tetap belum ditetapkan, namun diperbolehkan pada momen hari besar seperti Maulid Nabi.

Dengan sistem pendidikan ini, Bupati Pamekasan berharap SRMP 29 menjadi langkah nyata mengentaskan kemiskinan.

 “Melalui pendidikan yang baik, insyaallah ke depan kita wujudkan cita-cita tahun 2045 Indonesia bebas kemiskinan,” pungkasnya. (Mad/Zn).

Berita Terkait

Sempat Ditolak, Wacana Revitalisasi Terminal Kargo Jadi Pusat UMKM Baru Kembali Diajukan
Pembaruan DTSEN Baru 30 Persen, Warga Pamekasan Terancam Kesulitan Akses Bantuan dan Layanan Kesehatan
Fraksi PKB Kritik Proyeksi APBD 2027, PAD Pamekasan Jadi Sorotan
Jalan, Air Bersih hingga Rumah Layak, Ini Sasaran TMMD ke-130 Kodim 0826 Pamekasan
Kasus Indomaret Panaan Babak Baru, Polres Pamekasan Bentuk Timsus Usut Pelaku
BIP Hadirkan Keceriaan untuk 500 Anak Yatim di Pasar Malam Pamekasan
Buntut Bangunan Indomaret Dirusak, DPRD Pamekasan Soroti Lonjakan Kuota Ritel Modern
Buntut Audiensi ke Bupati Pamekasan, Penolakan Indomaret Berujung Pembongkaran

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Sempat Ditolak, Wacana Revitalisasi Terminal Kargo Jadi Pusat UMKM Baru Kembali Diajukan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Pembaruan DTSEN Baru 30 Persen, Warga Pamekasan Terancam Kesulitan Akses Bantuan dan Layanan Kesehatan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:47 WIB

Fraksi PKB Kritik Proyeksi APBD 2027, PAD Pamekasan Jadi Sorotan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Jalan, Air Bersih hingga Rumah Layak, Ini Sasaran TMMD ke-130 Kodim 0826 Pamekasan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Kasus Indomaret Panaan Babak Baru, Polres Pamekasan Bentuk Timsus Usut Pelaku

Berita Terbaru

DPO Kasus Narkoba diamankan Polres Pamekasan.

Hukum & Kriminal

DPO Kasus Narkoba Proppo Diciduk di Rumah Kos, Polisi Sita BB 0,27 Gram

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:27 WIB