Pamekasan Raih Predikat Sangat Inovatif di IGA 2025, Buktikan Transformasi Birokrasi di Tengah Keterbatasan Anggaran

Avatar

- Reporter

Rabu, 10 Desember 2025 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman saat menerima penghargaan pada ajang Innovative Government Award (IGA) 2025.

Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman saat menerima penghargaan pada ajang Innovative Government Award (IGA) 2025.

PAMEKASAN, NOTICE – Kabupaten Pamekasan kembali mencatatkan torehan bergengsi di tingkat nasional. Pada ajang Innovative Government Award (IGA) 2025 yang digelar Kementerian Dalam Negeri, Pamekasan resmi meraih predikat Sangat Inovatif, menegaskan bahwa budaya inovasi telah mengakar kuat dalam tata kelola pemerintahan daerah.

 

Penghargaan ini menjadi bukti bahwa Pamekasan berada pada jalur transformasi yang tepat-membangun birokrasi yang modern, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

 

Capaian tersebut tidak hanya mencerminkan kemampuan Pemkab menghadirkan terobosan kreatif, tetapi juga menunjukkan keseriusan perangkat daerah dalam bekerja lebih efektif dan akuntabel.

BACA JUGA :  Bupati-Wabup Pamekasan Gerak Cepat Temui Korban Puting Beliung

 

“Predikat ini bukan prestasi pribadi saya, tetapi prestasi pemerintah daerah dan seluruh rakyat Pamekasan,” tegasnya.

 

Predikat Sangat Inovatif tak lepas dari hadirnya sejumlah inovasi unggulan. Salah satu yang paling menonjol adalah SIGANTENG TENAN, sistem yang menyederhanakan tata kelola kepegawaian secara lebih transparan, terintegrasi, dan efisien.

 

“SIGANTENG TENAN membuat tata kelola kepegawaian jauh lebih efektif dan akuntabel,” ujarnya.

 

Sementara itu, inovasi Pelita Biogas turut menarik perhatian nasional. Program ini berhasil mengolah limbah tahu menjadi energi terbarukan yang bermanfaat langsung bagi masyarakat, menjadi contoh bagaimana inovasi bisa berdiri di atas nilai keberlanjutan dan kebutuhan sosial warga.

BACA JUGA :  Rapat Paripurna Harjad ke-495 Pamekasan Hadirkan Nuansa Budaya dengan Batik dan Odheng

 

“Pelita Biogas membuktikan limbah dapat diolah menjadi energi terbarukan yang bermanfaat bagi warga,” tuturnya.

 

Pemerintah Kabupaten Pamekasan terus memperkuat budaya inovasi dengan melakukan pendampingan, monitoring, dan evaluasi pada setiap perangkat daerah. Tujuannya jelas: memastikan setiap inovasi memberikan manfaat nyata dan memiliki indikator keberhasilan yang terukur.

 

“Kami terus memonitor agar inovasi benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

 

Di tengah tekanan anggaran, Pemkab menegaskan bahwa kreativitas tidak boleh padam. Justru, keterbatasan menjadi pemicu munculnya inovasi baru.

BACA JUGA :  PWI Jatim Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Aceh

 

“Anggaran boleh terbatas, tapi kreativitas dan inovasi tidak boleh ikut terbatas,” tegasnya.

 

Berbekal prestasi nasional ini, Pamekasan bertekad melangkah lebih jauh. Tahun mendatang, Pemkab menargetkan predikat yang lebih tinggi dengan memperluas digitalisasi layanan, memperkuat kolaborasi lintas sektor, dan mendorong inovasi yang semakin berdampak pada masyarakat.

 

“Kami menargetkan predikat Kabupaten Terinovatif pada tahun mendatang,” pungkasnya.

 

Dengan semangat menghadirkan pelayanan publik yang responsif dan berdaya saing, Pamekasan menegaskan komitmennya untuk terus memacu transformasi pemerintahan menuju daerah yang modern dan kompetitif. (znf/Aj).

Berita Terkait

Kunjungi Pamekasan, Gubernur Khofifah Gelontorkan Bansos Rp13,7 Miliar
Mengawal Bantuan Sosial agar Tak Salah Alamat : PMII Pamekasan Dorong Transparansi dan Akuntabilitas Dinas Sosial
PMII Mojokerto Demo Polres, Desak Penertiban Tambang Galian C Ilegal
Penuh Harap dan Amanah, Kiai Kholil Lantik Taufikurrachman sebagai Sekda Pamekasan
Bukan Sekadar Oknum: Membaca Kekerasan Aparat sebagai Problem Struktural
Imigrasi Kelas II Non TPI Pamekasan Deportasi Tiga WNA Malaysia Penyalahguna Izin Tinggal
LSM Pamekasan Angkat Bicara Usai Dituding Provokator, Tegaskan Bukan Penghambat Investasi
Tanggapi Tuntutan Penertiban Oknum LSM, Moh Faridi: Tugas LSM Adalah Mengawal Lembaga Publik

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 00:06 WIB

Kunjungi Pamekasan, Gubernur Khofifah Gelontorkan Bansos Rp13,7 Miliar

Rabu, 4 Maret 2026 - 15:58 WIB

Mengawal Bantuan Sosial agar Tak Salah Alamat : PMII Pamekasan Dorong Transparansi dan Akuntabilitas Dinas Sosial

Sabtu, 28 Februari 2026 - 16:21 WIB

PMII Mojokerto Demo Polres, Desak Penertiban Tambang Galian C Ilegal

Kamis, 26 Februari 2026 - 20:58 WIB

Penuh Harap dan Amanah, Kiai Kholil Lantik Taufikurrachman sebagai Sekda Pamekasan

Selasa, 24 Februari 2026 - 12:02 WIB

Bukan Sekadar Oknum: Membaca Kekerasan Aparat sebagai Problem Struktural

Berita Terbaru