Owner PR Cahaya Pro Dorong Pemkab Pamekasan Tambahan Kelas Cukai

Avatar

- Reporter

Sabtu, 24 Januari 2026 - 09:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Owner PR Cahaya Pro Dorong Pemkab Pamekasan Tambahan Kelas Cukai

Owner PR Cahaya Pro Dorong Pemkab Pamekasan Tambahan Kelas Cukai

PAMEKASAN, NOTICENEWS.id – Industri tembakau di Pulau Madura, khususnya Kabupaten Pamekasan, masih menjadi tantangan serius yang membutuhkan terobosan kebijakan dari pemerintah daerah. Persaingan tidak seimbang antara perusahaan rokok lokal dan perusahaan besar dinilai menjadi hambatan utama berkembangnya industri tembakau berbasis kearifan lokal.

 

Hal tersebut mengemuka dalam agenda silaturahmi antara Bupati Pamekasan, Kholilurrahman, dengan para pengusaha rokok lokal di Pamekasan, Kamis (22/01/2026).

 

Dalam pertemuan itu, dibahas berbagai langkah strategis untuk menjamin keberlangsungan dan kesejahteraan perusahaan rokok (PR) lokal agar mampu bertahan dan berkembang.

 

Bupati Kholilurrahman menyampaikan, Pemkab Pamekasan telah menyiapkan sejumlah strategi awal, salah satunya mendorong seluruh perusahaan rokok lokal agar mendaftarkan para buruhnya ke BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. Langkah tersebut dinilai penting sebagai bentuk perlindungan pekerja sekaligus penguatan industri secara berkelanjutan.

BACA JUGA :  Pasca Pelantikan PPPK Paruh Waktu, Disdikbud Pamekasan Akui Distribusi Guru Belum Merata

 

Tak hanya itu, Pemkab juga berkomitmen memperjuangkan penambahan kelas cukai khusus bagi perusahaan rokok lokal, agar mereka memiliki ruang bersaing yang lebih adil dengan perusahaan besar.

 

“Saya sudah mengajak para pengusaha rokok untuk mendaftarkan karyawannya ke BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan, dan alhamdulillah disambut baik. Soal penambahan kelas cukai, itu juga akan kami upayakan agar perusahaan lokal bisa terbantu dan mampu bersaing,” ujar Kholilurrahman.

BACA JUGA :  Pelaku Kekerasan Kurir Divonis 1 Tahun 2 Bulan, JPU Masih Pikir-Pikir

 

Sementara itu, Owner PR Cahaya Pro, H. Fathor Rosi, yang turut hadir dalam pertemuan tersebut, secara tegas mendesak pemerintah daerah agar lebih berpihak kepada perusahaan rokok lokal yang masih dalam tahap awal pengembangan usaha.

 

Menurutnya, skema kelas cukai yang berlaku saat ini belum relevan dengan kondisi perusahaan lokal yang baru tumbuh dan memiliki keterbatasan modal.

 

“Kami tidak hanya menuntut, tapi juga siap memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Pamekasan. Namun kelas cukai yang diberlakukan saat ini jelas memberatkan. Harus ada perbedaan perlakuan antara perusahaan besar dan perusahaan lokal yang baru memulai,” tegasnya.

BACA JUGA :  Kapolda Jatim Ajak PWI Rutin Gelar Pertemuan Nonformal

 

H. Fathor Rosi juga menilai, tanpa adanya kebijakan khusus terkait kelas cukai, persoalan peredaran rokok ilegal tidak akan pernah tuntas. Justru, kata dia, penyesuaian kebijakan cukai akan mendorong kepatuhan pengusaha lokal.

 

“Sederhana saja, kalau kelas cukai disesuaikan dengan kemampuan perusahaan lokal, kami pasti tertib. Tapi kalau kebijakannya tidak berubah, penindakan saja tidak akan menyelesaikan masalah. Industri tembakau ini sangat potensial bagi pembangunan daerah, asalkan dikelola dengan bijak dan adil,” pungkasnya. (znf/Aj).

Berita Terkait

Mahasiswi UIN Madura Tewas Usai Motor Ditabrak Dump Truck
Sabu Puluhan Gram dan Uang Rp10,4 Juta Disita, Tiga Tersangka Diamankan
Dua Pemuda Tewas dalam Tabrakan Motor di Larangan Pamekasan
Economic Fest 2026 Dorong UMKM Pamekasan Naik Kelas, HIPMI Buka Peluang Ekspor dan Pendampingan Bisnis
Peringati Hari Lahir Pancasila, Bupati Pamekasan Ajak Warga Wujudkan Nilai Pancasila dalam Kehidupan
Empat Sapi Jumbo dan Delapan Kambing Dikurbankan, Tangga Seribu Tebar Ribuan Paket Daging
Pemkab Pamekasan dan BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Sinergi Tingkatkan Kepesertaan Jaminan Sosial
Ribuan Anak Disabilitas Dipeluk dalam Satu Panggung, BIP Tebar Kepedulian Tanpa Sekat di Pamekasan

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:39 WIB

Mahasiswi UIN Madura Tewas Usai Motor Ditabrak Dump Truck

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:01 WIB

Sabu Puluhan Gram dan Uang Rp10,4 Juta Disita, Tiga Tersangka Diamankan

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:04 WIB

Dua Pemuda Tewas dalam Tabrakan Motor di Larangan Pamekasan

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:14 WIB

Economic Fest 2026 Dorong UMKM Pamekasan Naik Kelas, HIPMI Buka Peluang Ekspor dan Pendampingan Bisnis

Senin, 1 Juni 2026 - 19:57 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila, Bupati Pamekasan Ajak Warga Wujudkan Nilai Pancasila dalam Kehidupan

Berita Terbaru

Penampakan mobil dump truck yang terlibat laka lantas.

Peristiwa

Mahasiswi UIN Madura Tewas Usai Motor Ditabrak Dump Truck

Selasa, 23 Jun 2026 - 15:39 WIB