Pamekasan Perkuat Komitmen Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Modern Berbasis Ekonomi Sirkuler

Avatar

- Reporter

Rabu, 8 April 2026 - 16:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, NOTICE – Pemerintah Kabupaten Pamekasan terus menunjukkan keseriusannya dalam menghadirkan sistem pengelolaan sampah yang modern dan berkelanjutan. Hal ini ditandai dengan audiensi Bupati Pamekasan, Kholilurrahman, bersama sejumlah kepala OPD dengan Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Selasa (7/4/2026).

Pertemuan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan Misi ke-3 RPJMD, terutama pada aspek penguatan rekayasa lingkungan dan mitigasi bencana. Dalam kesempatan itu, Pamekasan juga tengah menjalani tahapan assessment program Local Service Delivery Improvement Project (LSDP), di mana daerah ini berhasil masuk sebagai salah satu dari 45 nominasi kabupaten/kota di Indonesia.

BACA JUGA :  Bekali Warga Binaan dengan Keterampilan, Kalapas Pamekasan Buka Pelatihan Kemandirian 2025

Bupati Kholilurrahman menyampaikan bahwa keterlibatan Pamekasan dalam program LSDP merupakan langkah strategis untuk mengembangkan sistem pengelolaan sampah terpadu berbasis ekonomi sirkuler, sekaligus menjawab tantangan fiskal daerah yang kian dinamis.

“Ini adalah upaya adaptif dalam menyikapi keterbatasan fiskal, khususnya akibat tren penurunan TKDD. Kami mendorong skema pembiayaan alternatif agar pembangunan tetap berjalan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pendekatan creative financing menjadi solusi untuk tetap menghadirkan proyek-proyek infrastruktur prioritas tanpa ketergantungan penuh pada APBD. Melalui dukungan pemerintah pusat dan kerja sama dengan lembaga internasional seperti World Bank, Pamekasan optimistis mampu meningkatkan kualitas layanan publik secara berkelanjutan.

BACA JUGA :  Hari Batik Nasional, Pengrajin Pamekasan Dorong Penguatan Budaya dan Pasar

Selain isu persampahan, audiensi juga membahas penguatan program Water Energy Food Security for Regional Integrated Development (Wefsrid). Program ini diarahkan untuk membangun ketahanan air, energi, dan pangan melalui pengembangan infrastruktur irigasi yang terintegrasi.

Menurutnya, kolaborasi antara LSDP dan Wefsrid menjadi langkah konkret dalam menyiapkan fondasi pembangunan jangka panjang. Mulai dari penyediaan lahan TPST, penguatan regulasi, hingga pemberdayaan masyarakat menjadi bagian penting dalam memastikan keberlanjutan program.

BACA JUGA :  Dihadapan Paslon Berbakti, Ketua DPC PPP Pamekasan Sebut Mesin Partai Solid

“Ini bukan hanya soal pengelolaan sampah, tetapi bagaimana kita membangun sistem yang tangguh dan berkelanjutan, termasuk dalam mengurangi risiko bencana seperti banjir dan pencemaran lingkungan,” tambahnya.

Pemkab Pamekasan menargetkan transformasi tata kelola lingkungan yang lebih efektif dan efisien melalui program ini. Upaya tersebut diharapkan mampu menghadirkan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada fisik, tetapi juga kuat secara finansial dan berkelanjutan.

“Ini adalah komitmen kami untuk menghadirkan masa depan Pamekasan yang lebih tangguh, adaptif, dan berdaya saing,” pungkasnya. (Mad/Aj)

Berita Terkait

BRI Peduli Bantu Pembangunan Pagar Masjid Darus Salam di Pamekasan
Sempat Ditolak, Wacana Revitalisasi Terminal Kargo Jadi Pusat UMKM Baru Kembali Diajukan
Sempat Tertinggal, PAD Dishub Pamekasan Meroket 21 Persen dalam Dua Bulan
Hari Batik Nasional, Pengrajin Pamekasan Dorong Penguatan Budaya dan Pasar
Diluar Prediksi, Serapan Tembakau di Pamekasan Tembus 42 Ribu Ton
Anggaran Rp770 Juta DBHCHT Disperindag Pamekasan Belum Terealisasi
Serapan DBHCHT 2026 Baru 53 Persen, Program Fisik Terkendala
Terima BLT DBHCHT Buruh Pabrik Rokok, CV Jawara Internasional Dorong Kepatuhan BPJS

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:18 WIB

BRI Peduli Bantu Pembangunan Pagar Masjid Darus Salam di Pamekasan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Sempat Ditolak, Wacana Revitalisasi Terminal Kargo Jadi Pusat UMKM Baru Kembali Diajukan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:18 WIB

Sempat Tertinggal, PAD Dishub Pamekasan Meroket 21 Persen dalam Dua Bulan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:29 WIB

Hari Batik Nasional, Pengrajin Pamekasan Dorong Penguatan Budaya dan Pasar

Rabu, 30 September 2026 - 21:53 WIB

Diluar Prediksi, Serapan Tembakau di Pamekasan Tembus 42 Ribu Ton

Berita Terbaru

DPO Kasus Narkoba diamankan Polres Pamekasan.

Hukum & Kriminal

DPO Kasus Narkoba Proppo Diciduk di Rumah Kos, Polisi Sita BB 0,27 Gram

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:27 WIB