PAMEKASAN, NOTICENEWS.id – Bupati Pamekasan, Dr. Drs. K.H. Kholilurrahman, S.H., M.Si. menegaskan pentingnya peran organisasi kemahasiswaan dalam menopang pembangunan daerah saat menghadiri pelantikan Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Pamekasan masa khidmat 2026–2027 di Gedung Bakorwil Pamekasan, Minggu. (03/05/2026)
Di hadapan pengurus yang baru dilantik, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta kalangan akademisi, Kholil menyampaikan bahwa pemerintah daerah membuka ruang seluas-luasnya bagi PMII untuk berkembang dan berkontribusi.
“Tidak perlu khawatir. Dengan hadirnya pemerintah daerah bersama Forkopimda dan seluruh stakeholder, Insya Allah PMII ke depan akan terus bisa kita kembangkan,” kata Kholil.
Ia menilai, keberadaan PMII bukan sekadar organisasi kader, melainkan bagian penting dari dinamika sosial kebangsaan. Karena itu, menurut dia, pemuda harus didorong lebih aktif dalam berbagai program pembangunan.
“Kita harus memacu pemuda agar lebih aktif mengikuti program-program pembangunan di berbagai sektor,” ujarnya.
Kholil juga memastikan bahwa ke depan PMII akan mendapatkan ruang yang layak bersama organisasi kemahasiswaan lainnya. Pemerintah daerah, kata dia, telah menyiapkan sejumlah langkah konkret untuk melibatkan mahasiswa dalam perumusan kebijakan.
Salah satunya melalui forum diskusi kelompok terarah atau Focus Group Discussion (FGD) lintas sektor. Forum ini akan mencakup bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga infrastruktur, dengan melibatkan organisasi kemahasiswaan dan akademisi.
“Kita akan membikin FGD di berbagai sektor. Organisasi kemahasiswaan seperti PMII harus dilibatkan untuk bersama-sama mencari format dan mengawal akselerasi pembangunan,” kata dia.
Menurut Kholil, kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan organisasi mahasiswa menjadi kunci dalam merumuskan kebijakan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Pelantikan PC PMII Pamekasan kali ini, menurut dia, bukan sekadar seremoni, melainkan momentum memperkuat komitmen bersama dalam menjaga eksistensi organisasi kemahasiswaan sebagai mitra strategis pemerintah.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran berbagai pihak, termasuk alumni PMII, yang dinilai tetap memiliki peran penting dalam mengawal arah gerak organisasi ke depan.
Dengan kepengurusan baru ini, pemerintah berharap PMII tidak hanya aktif dalam ruang organisasi, tetapi juga terlibat langsung dalam menjawab persoalan-persoalan riil di tengah masyarakat. (Zn/Mad)




