Kuota RTLH 2026 Diprediksi Berkurang, DPRKP Pamekasan Konsisten Targetkan Penyelesaian 22 Unit Rumah Kategori Bencana

Avatar

- Reporter

Senin, 25 Mei 2026 - 16:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Staf Fungsional Penata Kelola Perumahan DPRKP Pamekasan, Dwi Budayana Eka, saat diwawancarai

Staf Fungsional Penata Kelola Perumahan DPRKP Pamekasan, Dwi Budayana Eka, saat diwawancarai

PAMEKASAN, NOTICENEWS – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Pamekasan memprediksi adanya pengurangan kuota bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada tahun 2026. Salah satu penyebabnya adalah dampak efisiensi anggaran yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan.

Hingga saat ini, penetapan jumlah kuota RTLH tahun 2026 masih belum dapat dipastikan. DPRKP Pamekasan terus melakukan koordinasi dan komunikasi intensif dengan berbagai pihak terkait, seperti Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), DPRKP Provinsi Jawa Timur, serta Corporate Social Responsibility (CSR) di Kabupaten Pamekasan guna mencari solusi dan kepastian terkait realisasi program RTLH tahun 2026.

BACA JUGA :  Pemkab Pamekasan Genjot Kampung Budidaya Ikan, Siapkan Bantuan Hingga Rp700 Juta untuk Kelompok Perikanan

“Sampai saat ini, kami tetap intens melakukan berbagai upaya untuk menemukan solusi alternatif agar realisasi program bantuan RTLH tahun 2026 bisa segera dipastikan. Hanya saja, kemungkinan jumlahnya tidak akan sebanyak tahun sebelumnya karena beberapa faktor, termasuk dampak efisiensi anggaran,” ujar Staf Fungsional Penata Kelola Perumahan DPRKP Pamekasan, Dwi Budayana Eka, saat diwawancarai pada Senin (25/05/2026).

BACA JUGA :  Kapolres Pamekasan Kerahkan Ratusan Personel Amankan Rekapitulasi Suara Pilkada

Dwi juga menuturkan bahwa DPRKP Pamekasan saat ini tengah menargetkan penyelesaian 22 unit rumah kategori bencana bagi masyarakat yang terdampak musibah sejak akhir tahun 2025 lalu. Dari jumlah tersebut, dua unit rumah telah selesai dibangun.

“Untuk kategori bencana, tahun ini ada 22 unit rumah yang kami upayakan selesai. Dua unit sudah kami selesaikan di Desa Dasok dan Bugih. Sisanya akan terus kami maksimalkan penyelesaiannya,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Eks Anggota DPRD Sumenep Dijemput Paksa, Kasus Penipuan Alat Berat Rp 1 Miliar Berujung Penahanan

Ia juga menegaskan bahwa langkah strategis bersama berbagai pihak, baik pemerintah maupun swasta, akan terus digencarkan dengan pendampingan langsung dari Bupati Pamekasan yang memiliki komitmen dan prioritas dalam merealisasikan program tersebut.

“Kami berharap seluruh elemen terkait tetap menjunjung semangat kegotongroyongan dan kebersamaan demi memaksimalkan program ini,” pungkasnya. (Znf/Mad)

Berita Terkait

Founder BIP Buka Suara Soal Polemik Bantuan 2 Miliar Griya Lansia
Polres Pamekasan Fasilitasi Rehabilitasi Pengguna Sabu Atas Permohonan Orang Tua
Nelayan Sulit Dapat Solar, Komisi II DPRD Pamekasan Sidak SPBU Asem Manis
Pemkab Pamekasan Genjot Kampung Budidaya Ikan, Siapkan Bantuan Hingga Rp700 Juta untuk Kelompok Perikanan
Dugaan Malapraktik RSIA Puri Bunda Madura Masuk Tahap Penyelidikan, Polres Pamekasan Kumpulkan Bukti
Pantura Pamekasan Masih Minim Layanan Damkar, Ketua DPRD Dorong Pos Baru Segera Dibangun
Komisi IV DPRD Pamekasan Dalami Dugaan Malapraktik di RSIA Puri Bunda Madura
Bupati Kholilurrahman Turun Langsung Bersihkan Eks Stasiun PJKA, Gaungkan Gerakan Pamekasan Bersih

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 00:22 WIB

Founder BIP Buka Suara Soal Polemik Bantuan 2 Miliar Griya Lansia

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:05 WIB

Polres Pamekasan Fasilitasi Rehabilitasi Pengguna Sabu Atas Permohonan Orang Tua

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:11 WIB

Nelayan Sulit Dapat Solar, Komisi II DPRD Pamekasan Sidak SPBU Asem Manis

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:22 WIB

Pemkab Pamekasan Genjot Kampung Budidaya Ikan, Siapkan Bantuan Hingga Rp700 Juta untuk Kelompok Perikanan

Senin, 29 Juni 2026 - 17:31 WIB

Dugaan Malapraktik RSIA Puri Bunda Madura Masuk Tahap Penyelidikan, Polres Pamekasan Kumpulkan Bukti

Berita Terbaru