Haji Sugik dan Haji Her Bantah Disebut dalam Video Viral Razia Rokok Ilegal di Pamekasan

Avatar

- Reporter

Jumat, 10 Oktober 2025 - 06:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto tangkapan layar dari sebuah video razia rokok ilegal oleh Bea Cukai Madura.

Foto tangkapan layar dari sebuah video razia rokok ilegal oleh Bea Cukai Madura.

PAMEKASAN, NOTICE — Dua tokoh masyarakat, Haji Sugik dan Haji Khairul Umam atau Haji Her, angkat bicara terkait video viral razia rokok ilegal yang dilakukan oleh petugas Bea Cukai Madura di Kabupaten Pamekasan.

Keduanya membantah keras tudingan yang menyebut nama mereka terlibat dalam peredaran rokok tanpa pita cukai sebagaimana disebut oleh seorang perempuan dalam video berdurasi sekitar satu setengah menit yang beredar di media sosial.

Dalam video tersebut, perempuan yang diduga pemilik toko sempat menyebut nama Haji Sugik dan Haji Her saat berdebat dengan petugas. Ia menuding bahwa rokok tanpa cukai yang dijualnya merupakan milik mereka.

Menanggapi hal itu, Haji Sugik menegaskan dirinya tidak memiliki hubungan apa pun dengan peredaran rokok ilegal. Ia menduga pernyataan perempuan tersebut muncul karena situasi panik saat razia berlangsung.

BACA JUGA :  Paripurna DPRD Pamekasan Batal, Wabup Sukriyanto: Baru Kali Ini

“Mungkin ibu itu lagi panik sampai bicara begitu. Tapi yang pasti, tidak mungkin saya menyuap Bea Cukai agar membebaskan rokok ilegal dijual bebas,” tegas H. Sugik saat ditemui di Pamekasan, Jumat (10/10/2025).

Haji Sugik juga meminta masyarakat untuk tidak langsung percaya terhadap video yang beredar di media sosial tanpa ada klarifikasi resmi dari pihak terkait.

“Sekarang banyak potongan video yang menyesatkan. Jangan mudah termakan isu, apalagi kalau belum jelas sumbernya,” ujarnya.

Sementara itu, Haji Her, yang juga disebut dalam video tersebut, turut membantah tudingan bahwa dirinya memiliki keterlibatan dengan rokok ilegal. Ia menilai penyebutan namanya dalam video itu tidak berdasar dan menyesatkan.

BACA JUGA :  Warga Batumarmar Pamekasan Digegerkan Penemuan Mayat Terbakar dan Penuh Luka

“Saya tidak tahu-menahu soal kejadian itu. Nama saya disebut tanpa dasar, dan itu sangat merugikan. Saya tegaskan, saya tidak ada urusan dengan rokok ilegal,” kata Haji Her saat dihubungi secara terpisah.

Sebagai Ketua Persatuan Pengusaha Produk Tembakau Madura (P4TM), Haji Her menyatakan bahwa dirinya selalu mendukung langkah Bea Cukai dalam menindak pelanggaran cukai.

“Kami di P4TM justru mengimbau semua pengusaha tembakau agar taat aturan. Tidak ada toleransi terhadap produk tanpa cukai,” tegasnya.

Pengamat sosial dari Universitas Madura, Dr. Farid Mahfudz, menilai bahwa penyebutan nama tokoh dalam kasus semacam ini kerap terjadi akibat minimnya literasi hukum dan informasi di kalangan masyarakat kecil.

BACA JUGA :  2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

“Publik sebaiknya menunggu klarifikasi resmi agar tidak menimbulkan fitnah dan kegaduhan. Dalam kasus seperti ini, nama orang bisa terseret hanya karena salah ucap,” ujarnya.

Sebelumnya, pihak Bea Cukai Madura telah membenarkan bahwa operasi tersebut merupakan bagian dari kegiatan rutin penegakan hukum terhadap peredaran rokok ilegal di wilayah Madura. Hingga kini, tidak ada bukti ataupun pernyataan resmi yang menyebut keterlibatan Haji Sugik maupun Haji Her dalam operasi tersebut.

“Kami percaya aparat bekerja profesional. Kami juga berharap masyarakat tidak mudah menyebarkan video tanpa memastikan kebenarannya,” pungkas Haji Her.

Berita Terkait

Paripurna DPRD Pamekasan Batal, Wabup Sukriyanto: Baru Kali Ini
Tak Kuorum, Rapat Paripurna DPRD Pamekasan Batal, Ali Masykur Soroti Anggota yang Mangkir
Muktamar ke-35 NU Tetapkan Dua Pucuk Pimpinan, Miftachul Akhyar dan Gus Kikin Pimpin PBNU 2026–2031
Jelang Istighotsah Akbar Pra-Muktamar NU, Polres Jombang Matangkan Pengamanan 5.000 Jamaah
Muktamar ke-35 NU Jadi Panggung Turots Ulama Nusantara, Ratusan Manuskrip Bakal Dipamerkan
Usai Geledah Setda, Kejari Pamekasan Siapkan Pemanggilan Sejumlah Pihak dalam Kasus Proyek Jalan Telaga Bulangan Barat
Motor Bermuatan BBM Terbakar Usai Bertabrakan dengan Pick up Pengangkut Tembakau di Palengaan, Satu Orang Tewas
Ketua Ansor Jatim Hadiri Resepsi Kapal Perang Tiongkok Qi Jiguang

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 17:24 WIB

Paripurna DPRD Pamekasan Batal, Wabup Sukriyanto: Baru Kali Ini

Rabu, 2 September 2026 - 16:27 WIB

Tak Kuorum, Rapat Paripurna DPRD Pamekasan Batal, Ali Masykur Soroti Anggota yang Mangkir

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:53 WIB

Muktamar ke-35 NU Tetapkan Dua Pucuk Pimpinan, Miftachul Akhyar dan Gus Kikin Pimpin PBNU 2026–2031

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Jelang Istighotsah Akbar Pra-Muktamar NU, Polres Jombang Matangkan Pengamanan 5.000 Jamaah

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:17 WIB

Muktamar ke-35 NU Jadi Panggung Turots Ulama Nusantara, Ratusan Manuskrip Bakal Dipamerkan

Berita Terbaru