Dugaan Gunakan Aset Desa untuk Dapur SPPG, Polres Pamekasan Naikkan Kasus ke Tahap Penyidikan

Avatar

- Reporter

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Balai Desa Pasanggar yang disulap menjadi Dapur SPPG.

Balai Desa Pasanggar yang disulap menjadi Dapur SPPG.

PAMEKASAN, NOTICE NEWS.ID — Dugaan penggunaan aset milik Desa Pasangger, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, untuk pembangunan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mulai memasuki babak serius. Laporan masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan wewenang tersebut kini tengah didalami aparat kepolisian.

 

Kasus yang menyeret dugaan pemanfaatan lahan sekaligus bangunan milik desa itu bermula dari pengaduan masyarakat (dumas) yang dilayangkan ke Polres Pamekasan. Polisi telah memeriksa sejumlah pihak untuk mengungkap dugaan pelanggaran dalam pembangunan dan pengelolaan dapur SPPG tersebut.

Kapolres Pamekasan melalui Kasi Humas Ipda Yoni Evan Pratama membenarkan adanya laporan tersebut. Menurutnya, penyidik telah melakukan klarifikasi terhadap sejumlah saksi sebagai bagian dari proses pendalaman perkara.

“Aduan masyarakat masuk pada tanggal 16 Mei bulan lalu. Saat ini penyidik sudah melakukan pemeriksaan klarifikasi terhadap tiga orang saksi,” ujar Ipda Yoni, Rabu (26/8).

BACA JUGA :  Anggaran Rp770 Juta DBHCHT Disperindag Pamekasan Belum Terealisasi

Tak hanya memeriksa saksi, polisi juga telah melayangkan surat pemanggilan klarifikasi kepada pihak atau mitra pengelola SPPG. Namun, pihak yang bersangkutan disebut tidak memenuhi panggilan tersebut.

“Dalam hal ini yang bersangkutan mangkir dalam pemanggilan klarifikasi,” tegasnya.

Polres Pamekasan memastikan proses penanganan perkara masih terus berjalan. Penyidik selanjutnya akan menjadwalkan pemanggilan ulang terhadap mitra pengelola SPPG sekaligus meminta keterangan tambahan dari saksi-saksi lainnya.

BACA JUGA :  Dumas Masuk Polres, Aset Balai Desa Pesangger Disebut Disewakan: DPMD dan Camat Klaim Ada Musdes

“Mohon menunggu informasi pengembangan selanjutnya,” tambah Ipda Yoni.

Di sisi lain, Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Pamekasan menyatakan bahwa penggunaan aset desa untuk dapur SPPG tidak dapat dibiarkan apabila nantinya terbukti melanggar ketentuan.

Bahkan, operasional dapur SPPG tersebut berpotensi dihentikan apabila hasil pemeriksaan membuktikan adanya pelanggaran terkait penggunaan aset desa.

“Jika sudah terbukti, kami pastikan berhenti operasional,” pungkasnya. (Mad/Aj).

 

Berita Terkait

Bantuan Budidaya Ikan Air Tawar KKP Rp1 Miliar Menyasar 32 Desa di Pamekasan
Serapan APBD Dinas Perikanan Pamekasan 64 Persen, 60 Persen Terkuras untuk Belanja Pegawai dan TPP
Rapat Paripurna Harjad ke-496 Pamekasan, Ketua DPRD: Kekompakan Kunci Pembangunan
Malam Kemilau Madura Meriahkan Harjad ke-496 Pamekasan, Menteri hingga Bupati se-Madura Hadir
UHC Prioritas Kembali Aktif, Sekda Pamekasan: Berlaku untuk Semua Layanan Kesehatan
Lantik 9 Pejabat Administrator, Bupati Pamekasan Tekankan Profesionalisme dan Tanggung Jawab
Menu MBG Yayasan Bintang Cahaya Majungan Pamekasan Diprotes Warga
Bupati Pamekasan Dicatut dalam Dugaan Jual Beli Jabatan, BMM Tuntut Pengusutan

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 19:54 WIB

Bantuan Budidaya Ikan Air Tawar KKP Rp1 Miliar Menyasar 32 Desa di Pamekasan

Rabu, 4 November 2026 - 20:54 WIB

Serapan APBD Dinas Perikanan Pamekasan 64 Persen, 60 Persen Terkuras untuk Belanja Pegawai dan TPP

Selasa, 3 November 2026 - 18:04 WIB

Rapat Paripurna Harjad ke-496 Pamekasan, Ketua DPRD: Kekompakan Kunci Pembangunan

Senin, 2 November 2026 - 19:31 WIB

UHC Prioritas Kembali Aktif, Sekda Pamekasan: Berlaku untuk Semua Layanan Kesehatan

Senin, 2 November 2026 - 12:17 WIB

Lantik 9 Pejabat Administrator, Bupati Pamekasan Tekankan Profesionalisme dan Tanggung Jawab

Berita Terbaru