JJS Central 88 Diserbu 36 Ribu Peserta, Ali Zainal Abidin Resmi Gerakkan Membeli Berarti Berbagi

Avatar

- Reporter

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelepasan peserta JJS Central 88 di Selatan Monumen Arek Lancor.

Pelepasan peserta JJS Central 88 di Selatan Monumen Arek Lancor.

PAMEKASAN, NOTICENEWS.ID — Jalan-Jalan Sehat (JJS) Central 88 Gold Jewelry Pamekasan bukan sekadar perayaan kemerdekaan dan soft opening toko emas. Di tengah lautan 36 ribu peserta dari berbagai daerah di Madura, Direktur Central 88 Gold Jewelry, Ali Zainal Abidin, resmi meluncurkan gerakan sosial “MBG (Membeli Berarti Berbagi)”.

JJS yang digelar di Pamekasan, Minggu (30/8/2026), menjadi momentum bagi Central 88 untuk memperkenalkan konsep bisnis yang menggabungkan perdagangan dengan kepedulian sosial. Melalui konsep tersebut, keuntungan bersih dari penjualan emas akan dialokasikan untuk membantu anak yatim dan kaum dhuafa.

“Filosofi Central 88 yang kami usung ialah MBG, Membeli Berarti Berbagi. Kalau antum bisa membeli di toko kami, otomatis antum juga berbagi untuk masyarakat. Karena 100 persen dari hasil bersihnya untuk dhuafa dan yatim,” tegas Ali Zainal Abidin di hadapan puluhan ribu peserta.

BACA JUGA :  DBHCHT Rp6 Miliar untuk Perbaikan Jalan Pamekasan Belum Terealisasi, PUPR Kejar Target Desember

Menurut Ali, konsep tersebut bukan gagasan yang muncul secara tiba-tiba. Program itu merupakan janji yang telah dirancang sejak dua tahun lalu dan baru dapat direalisasikan pada bulan ini.

“Ini janji saya dua tahun silam dan alhamdulillah bulan ini bisa terealisasi. Dengan konsep ini, keuntungan bersih Central 88 akan kami wakafkan untuk yatim dan dhuafa,” ungkapnya.

Komitmen tersebut bahkan langsung mendapat respons positif pada momentum soft opening. Dalam kegiatan tersebut, tercatat 6,7 kilogram emas terjual.

Salah satu pembelian terbesar dilakukan sahabat Central 88, H. Khairul Umam, yang membeli sebanyak 2 kilogram emas. Selain itu, terdapat pembelian masing-masing 1 kilogram, 5 ons, dan 3 ons dari sejumlah kolega lainnya.

Ali menyebut transaksi tersebut menjadi sinyal positif bahwa kehadiran Central 88 dapat menjadi bagian dari gerakan bersama untuk meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

BACA JUGA :  Bansos PKH Tahap II di Pamekasan dalam Proses Penyaluran

“Ini pertanda. Beliau inspirasi buat saya. Dengan adanya Central 88, kita bisa bersama-sama memakmurkan yatim dan dhuafa,” tambah Ali.

Tak berhenti pada konsep berbagi melalui transaksi, kepedulian juga ditunjukkan panitia JJS dengan memberikan ruang secara gratis bagi 150 pelaku UMKM. Panitia juga menyiapkan sekitar 40 ribu paket snack dan minuman untuk peserta.

Menurut Ali, penyediaan konsumsi tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman dan tetap menjaga kondisi kesehatan selama JJS berlangsung.

“Karena kalau JJS umumnya banyak yang roboh, banyak yang pingsan. Dari itu kami gratiskan semuanya agar masyarakat pertama sehat, kedua juga bisa sarapan,” jelasnya.

Kemeriahan JJS semakin terasa dengan pembagian hadiah utama berupa enam paket umrah. Empat paket diberikan kepada peserta umum, sedangkan dua paket lainnya diperuntukkan khusus bagi petugas keamanan TNI-Polri sebagai bentuk apresiasi atas pengamanan kegiatan.

BACA JUGA :  SeRaP Ajak Masyarakat Pamekasan Bersatu Dukung Asta Cita dan Hilirisasi Industri Presiden Prabowo

Sementara itu, Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman yang hadir dan melepas peserta JJS mengapresiasi antusiasme masyarakat sekaligus konsep sosial yang dibawa Central 88.

“Dengan silaturahmi saya berharap kekuatan Pamekasan akan bertambah. Mari kita niatkan JJS ini untuk silaturahmi, menjaga kesehatan, dan menunjukkan kekompakan kita membangun Pamekasan,” ujar Bupati.

JJS Central 88 kemudian ditutup dengan yel-yel “Merdeka” yang menggema dari puluhan ribu peserta dan tamu undangan.

Dengan jumlah peserta yang mencapai sekitar 36 ribu orang, kegiatan tersebut sekaligus menjadi penanda bahwa kehadiran Central 88 di Pamekasan tidak hanya membawa aktivitas bisnis baru, tetapi juga membawa misi sosial melalui prinsip “Membeli Berarti Berbagi.” (Mad/Aj).

Berita Terkait

Sempat Ditolak, Wacana Revitalisasi Terminal Kargo Jadi Pusat UMKM Baru Kembali Diajukan
Pembaruan DTSEN Baru 30 Persen, Warga Pamekasan Terancam Kesulitan Akses Bantuan dan Layanan Kesehatan
Fraksi PKB Kritik Proyeksi APBD 2027, PAD Pamekasan Jadi Sorotan
Jalan, Air Bersih hingga Rumah Layak, Ini Sasaran TMMD ke-130 Kodim 0826 Pamekasan
Kasus Indomaret Panaan Babak Baru, Polres Pamekasan Bentuk Timsus Usut Pelaku
BIP Hadirkan Keceriaan untuk 500 Anak Yatim di Pasar Malam Pamekasan
Buntut Bangunan Indomaret Dirusak, DPRD Pamekasan Soroti Lonjakan Kuota Ritel Modern
Buntut Audiensi ke Bupati Pamekasan, Penolakan Indomaret Berujung Pembongkaran

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Sempat Ditolak, Wacana Revitalisasi Terminal Kargo Jadi Pusat UMKM Baru Kembali Diajukan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:47 WIB

Fraksi PKB Kritik Proyeksi APBD 2027, PAD Pamekasan Jadi Sorotan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Jalan, Air Bersih hingga Rumah Layak, Ini Sasaran TMMD ke-130 Kodim 0826 Pamekasan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Kasus Indomaret Panaan Babak Baru, Polres Pamekasan Bentuk Timsus Usut Pelaku

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:58 WIB

BIP Hadirkan Keceriaan untuk 500 Anak Yatim di Pasar Malam Pamekasan

Berita Terbaru