Soroti Dugaan Keracunan MBG di SDN Pasanggar 1, Komisi 4 Akan Panggil Yayasan SPPG Al-Bukhari

Avatar

- Reporter

Jumat, 19 September 2025 - 09:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi 4 DPRD, Halili, saat diwawancarai di Gedung DPRD Pamekasan.

Ketua Komisi 4 DPRD, Halili, saat diwawancarai di Gedung DPRD Pamekasan.

PAMEKASAN//NOTICE – Kasus dugaan keracunan makanan bergizi gratis (MBG) di SDN Pasanggar 1, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan, kini mendapat perhatian serius dari DPRD Pamekasan, Jum’at (19/9/2025).

 

Ketua Komisi 4 DPRD, Halili, menegaskan pihaknya akan segera memanggil Yayasan SPPG Al-Bukhari selaku penyedia untuk dimintai keterangan.

 

Menurut Halili, ada sejumlah hal yang perlu diklarifikasi, termasuk soal kelengkapan persyaratan resmi.

BACA JUGA :  Bahasa Madura dan Busana Bangsawan Warnai Upacara Sakral Hari Jadi ke-495 Pamekasan

 

“Kami belum mengetahui apakah semua persyaratan sudah dilengkapi, baik sertifikat maupun syarat penting lainnya. Termasuk tenaga juru masak, yang seharusnya melalui pelatihan sesuai ketentuan Dinas Kesehatan. Nanti akan kami panggil pihak yayasan untuk memastikan,” tegasnya.

 

Selain itu, perbedaan data jumlah siswa yang mengalami muntah-muntah juga menjadi perhatian. Informasi yang beredar simpang siur, mulai dari 4, 6, hingga 8 siswa.

BACA JUGA :  Bupati Pamekasan Ungkap Potensi Migas di Madura Sangat Menjanjikan

 

“Keterangan pihak sekolah menyebut hanya 4 siswa dari kelas 3. Namun kepolisian mencatat 8 siswa, sementara informasi luar menyebut 6 siswa, bahkan ada yang bilang dari kelas lain. Data ini berbeda-beda,” ujarnya.

 

Halili menambahkan, pihaknya sudah melakukan konfirmasi ke sekolah. Hasilnya, pihak sekolah tetap menyebut hanya 4 siswa dari satu kelas.

 

BACA JUGA :  Tanggapi Tuntutan Penertiban Oknum LSM, Moh Faridi: Tugas LSM Adalah Mengawal Lembaga Publik

“Karena kami tidak memiliki data pembanding, sementara ini kami hanya bisa mengacu pada keterangan sekolah,” jelasnya.

 

Ia menekankan bahwa Komisi 4 DPRD Pamekasan akan mengawal kasus ini agar tidak berhenti di tengah jalan.

 

“Program MBG ini menyangkut kesehatan anak-anak. Jangan sampai niat baik pemerintah dan yayasan justru menimbulkan masalah baru,” pungkasnya. (Mad).

 

Berita Terkait

Peringati Harkitnas 2026, Bupati Pamekasan Gaungkan PP Tunas Bentengi Generasi Muda dari Ancaman Digital
Rapat Paripurna LKPJ Bersama Bupati, DPRD Pamekasan Fokus Soroti Kemiskinan dan Pengangguran
Diterpa Isu Rangkap Jabatan, Korwil BGN Pamekasan Hariyanto Tegas Membantah
Bupati Pamekasan: PMII Harus Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah
Pelantikan PC PMII Pamekasan 2026-2027, Fahril Anwar Usung Semangat “PMII Pamekasan Era Baru”
Pemkab Pamekasan dan BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Sinergi Tingkatkan Kepesertaan Jaminan Sosial
30 Tahun Otonomi Daerah, Bupati Pamekasan Tekankan Sinergi dan Pelayanan Nyata untuk Rakyat
BIP Siapkan Lautan Senyum: 2.000 Anak Disabilitas Akan Dirangkul dalam Aksi Kepedulian Akbar

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:21 WIB

Peringati Harkitnas 2026, Bupati Pamekasan Gaungkan PP Tunas Bentengi Generasi Muda dari Ancaman Digital

Senin, 18 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rapat Paripurna LKPJ Bersama Bupati, DPRD Pamekasan Fokus Soroti Kemiskinan dan Pengangguran

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:44 WIB

Diterpa Isu Rangkap Jabatan, Korwil BGN Pamekasan Hariyanto Tegas Membantah

Senin, 4 Mei 2026 - 18:37 WIB

Pelantikan PC PMII Pamekasan 2026-2027, Fahril Anwar Usung Semangat “PMII Pamekasan Era Baru”

Senin, 27 April 2026 - 23:50 WIB

Pemkab Pamekasan dan BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Sinergi Tingkatkan Kepesertaan Jaminan Sosial

Berita Terbaru

Suasana Konferensi Pers yang dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Pamekasan.

Hukum & Kriminal

Ratusan Motor Balap Liar Diamankan, Polres Pamekasan Sita 582 Kendaraan

Senin, 11 Mei 2026 - 09:12 WIB